Detail Katalog

ID: 29645
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KOLABORASI PEMBINAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT / Dhita Marlinda Dwi Heryati

Pengarang:
Dhita Marlinda Dwi Heryati ; Gede Bhayu Dananjaya
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Masyarakat Sosial Bawah
Deskripsi Fisik:
12 : Ilus
Nomor Panggil:
305.565 982 432 DHI k
Control Number:
INLIS000000001192874
BIB ID:
0010-0126001319
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian in berangkat dari permasalahan sosial yang terus berkembang di kota besar seperti Bandung, termasuk meningkatnya jumlah gepeng yang berdampak pada ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, dan citra kota sebagai destinasi wisata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kolaborasi kedua instansi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menelusuri upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan pembinaan gepeng. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari berbagai informan kunci di lingkungan Dinas Sosial, Satpol PP, serta tokoh Masyarakat. Hasil/ Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi telah terjalin dalam bentuk kegiatan penertiban bersama, penjangkauan, rehabilitasi sosial, dan pelatihan keterampilan. Namun, kolaborasi ini masih menghadapi hambatan seperti kurangnya koordinasi teknis, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum optimalnya pendataan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kolaborasi antarlembaga dalam pembinaan gepeng di Kota Bandung memiliki kerangka yang kuat namun belum berjalan optimal. Penguatan aspek kelembagaan, kepemimpinan kolaboratif, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan penanganan gepeng yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan sosial.
Kata Kunci : Kolaborasi, Satpol PP, Dinas Sosial, Gelandangan, Pengemis, Kota Bandung.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07251/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192874 1
005 _ _ 20260130021333 2
035 # # $a 0010-0126001319 3
245 1 # $a KOLABORASI PEMBINAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /$c Dhita Marlinda Dwi Heryati 4
100 _ # $a Dhita Marlinda Dwi Heryati 5
300 # # $a 12 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21938 7
700 _ # $a Gede Bhayu Dananjaya 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 305.565 982 432 10
084 # # $a 305.565 982 432 DHI k 11
600 # 4 $a Masyarakat Sosial Bawah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian in berangkat dari permasalahan sosial yang terus berkembang di kota besar seperti Bandung, termasuk meningkatnya jumlah gepeng yang berdampak pada ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, dan citra kota sebagai destinasi wisata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kolaborasi kedua instansi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menelusuri upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan pembinaan gepeng. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari berbagai informan kunci di lingkungan Dinas Sosial, Satpol PP, serta tokoh Masyarakat. Hasil/ Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi telah terjalin dalam bentuk kegiatan penertiban bersama, penjangkauan, rehabilitasi sosial, dan pelatihan keterampilan. Namun, kolaborasi ini masih menghadapi hambatan seperti kurangnya koordinasi teknis, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum optimalnya pendataan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kolaborasi antarlembaga dalam pembinaan gepeng di Kota Bandung memiliki kerangka yang kuat namun belum berjalan optimal. Penguatan aspek kelembagaan, kepemimpinan kolaboratif, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan penanganan gepeng yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan sosial. Kata Kunci : Kolaborasi, Satpol PP, Dinas Sosial, Gelandangan, Pengemis, Kota Bandung. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name