Detail Katalog
ID: 29807Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
ANALISIS KINERJA ANGGARAN BELANJA PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN MOROWALI : - / Ainul Haq
Edisi: -
Pengarang:
Ainul Haq ; Decky Dwi Utomo
Ainul Haq ; Decky Dwi Utomo
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Properti dan Topik yang Berkaitan
Deskripsi Fisik:
15 : - ; - -
15 : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.5 AIN a
352.5 AIN a
Control Number:
INLIS000000001193036
INLIS000000001193036
BIB ID:
0010-0226000120
0010-0226000120
Catatan
Penelitian ini didasari dari permasalahan Badan
Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali dimana Kinerja Anggaran
Belanjanya masih tergolong kurang efektif dan efisien. Hal tersebut memberikan pandangan
bahwa Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Morowali belum dikelola secara maksimal
terutama dibidang perencanaan dan penyusunan anggaran yang belum efektif dan efisien.
Selain itu juga diperlukan Analisis terhadap Kinerja Anggaran Belanja tiap tahunnya yang
terdiri dari perhitungan Varians Belanja, Pertumbuhan Belanja, Keserasian Belanja, dan
Efisiensi Belanja. Tujuan: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penyebab
kurang maksimalnya kinerja anggaran belanja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Kabupaten Morowali tahun 2018-2022. Data yang digunakan adalah Laporan Realisasi
Anggaran Belanja (LRA) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali
Tahun 2018-2022. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dan
cara berpikir induktif. Dengan Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dengan 4 orang dari
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali serta dokumentasi
dengan dokumen terkait. Hasil/Temuan: Temuan dari penelitian ini didapati bahwa persentasi
dari tiap analisis menunjukkan bahwa Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Kabupaten Morowali dari tahun 2018-2022 tergolong kurang baik. Kesimpulan: Persentasi
dari hasil analisis Kinerja Anggaran Belanja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Kabupaten Morowali dari tahun 2018-2022 masih tergolong kurang baik hal ini dikarenakan
Anggaran Belanja yang sudah dialokasikan tidak dapat dikelola dengan baik dalam proses
perencanaan sehingga menyebabkan terdapat program/kegiatan yang tidak terlaksana, dan
realisasi belanja lebih rendah daripada anggaran yang telah di tetapkan. Upaya Mengatasinya
yaitu Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah perlu melakukan evaluasi kinerja
terhadap pengeluaran tiap tahunnya untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan kinerja
anggaran belanja tergolong kurang baik, kemudian memperkuat pengawasan dan pengendalian
anggaran belanja agar lebih efektif dan efisien, termasuk pada tahap perencanaan dan
penyusunan anggaran belanja.
Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali dimana Kinerja Anggaran
Belanjanya masih tergolong kurang efektif dan efisien. Hal tersebut memberikan pandangan
bahwa Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Morowali belum dikelola secara maksimal
terutama dibidang perencanaan dan penyusunan anggaran yang belum efektif dan efisien.
Selain itu juga diperlukan Analisis terhadap Kinerja Anggaran Belanja tiap tahunnya yang
terdiri dari perhitungan Varians Belanja, Pertumbuhan Belanja, Keserasian Belanja, dan
Efisiensi Belanja. Tujuan: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penyebab
kurang maksimalnya kinerja anggaran belanja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Kabupaten Morowali tahun 2018-2022. Data yang digunakan adalah Laporan Realisasi
Anggaran Belanja (LRA) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali
Tahun 2018-2022. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dan
cara berpikir induktif. Dengan Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dengan 4 orang dari
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali serta dokumentasi
dengan dokumen terkait. Hasil/Temuan: Temuan dari penelitian ini didapati bahwa persentasi
dari tiap analisis menunjukkan bahwa Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Kabupaten Morowali dari tahun 2018-2022 tergolong kurang baik. Kesimpulan: Persentasi
dari hasil analisis Kinerja Anggaran Belanja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Kabupaten Morowali dari tahun 2018-2022 masih tergolong kurang baik hal ini dikarenakan
Anggaran Belanja yang sudah dialokasikan tidak dapat dikelola dengan baik dalam proses
perencanaan sehingga menyebabkan terdapat program/kegiatan yang tidak terlaksana, dan
realisasi belanja lebih rendah daripada anggaran yang telah di tetapkan. Upaya Mengatasinya
yaitu Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah perlu melakukan evaluasi kinerja
terhadap pengeluaran tiap tahunnya untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan kinerja
anggaran belanja tergolong kurang baik, kemudian memperkuat pengawasan dan pengendalian
anggaran belanja agar lebih efektif dan efisien, termasuk pada tahap perencanaan dan
penyusunan anggaran belanja.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00224/IPDN/2026 |
352.5 AIN a |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193036 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260203020449 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000120 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a ANALISIS KINERJA ANGGARAN BELANJA PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN MOROWALI : $b - /$c Ainul Haq | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Ainul Haq | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 15 : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18052 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Decky Dwi Utomo | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.5 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.5 AIN a | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Properti dan Topik yang Berkaitan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penelitian ini didasari dari permasalahan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali dimana Kinerja Anggaran Belanjanya masih tergolong kurang efektif dan efisien. Hal tersebut memberikan pandangan bahwa Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Morowali belum dikelola secara maksimal terutama dibidang perencanaan dan penyusunan anggaran yang belum efektif dan efisien. Selain itu juga diperlukan Analisis terhadap Kinerja Anggaran Belanja tiap tahunnya yang terdiri dari perhitungan Varians Belanja, Pertumbuhan Belanja, Keserasian Belanja, dan Efisiensi Belanja. Tujuan: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penyebab kurang maksimalnya kinerja anggaran belanja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali tahun 2018-2022. Data yang digunakan adalah Laporan Realisasi Anggaran Belanja (LRA) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali Tahun 2018-2022. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dan cara berpikir induktif. Dengan Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dengan 4 orang dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali serta dokumentasi dengan dokumen terkait. Hasil/Temuan: Temuan dari penelitian ini didapati bahwa persentasi dari tiap analisis menunjukkan bahwa Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali dari tahun 2018-2022 tergolong kurang baik. Kesimpulan: Persentasi dari hasil analisis Kinerja Anggaran Belanja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Morowali dari tahun 2018-2022 masih tergolong kurang baik hal ini dikarenakan Anggaran Belanja yang sudah dialokasikan tidak dapat dikelola dengan baik dalam proses perencanaan sehingga menyebabkan terdapat program/kegiatan yang tidak terlaksana, dan realisasi belanja lebih rendah daripada anggaran yang telah di tetapkan. Upaya Mengatasinya yaitu Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah perlu melakukan evaluasi kinerja terhadap pengeluaran tiap tahunnya untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan kinerja anggaran belanja tergolong kurang baik, kemudian memperkuat pengawasan dan pengendalian anggaran belanja agar lebih efektif dan efisien, termasuk pada tahap perencanaan dan penyusunan anggaran belanja. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 03 Feb 2026