Detail Katalog
ID: 29850Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IndonesianClear Cookie - decide language by browser settings ANALISIS KINERJA KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN : - / Farhan Najib Maddarangang
Edisi: -
Pengarang:
Farhan Najib Maddarangang ; Eko Budi Lestari
Farhan Najib Maddarangang ; Eko Budi Lestari
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Keuangan Pemerintah Daerah
Deskripsi Fisik:
11 : Ilust. ; - -
11 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
342.485 984 773 FAR
342.485 984 773 FAR
Control Number:
INLIS000000001193079
INLIS000000001193079
BIB ID:
0010-0226000163
0010-0226000163
Catatan
Penyelenggaraan pemerintah daerah kabupaten Gowa
pada tahapannya masih mengalami masalah seperti kontribusi pendapatan asli daerah belum efektif
dan efisien sehingga hal tersebut mempengaruhi tingkat kinerja keuangan daerah. Tujuan: Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Gowa
2
selama tahun anggaran 2018–2022, untuk menentukan faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan
kinerja tersebut, dan untuk menjelaskan upaya yang dilakukan untuk mencapainya. Metode:
Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data
mengunakan metode deskriptif dengan pendekatan induktif. Teori analisis rasio keuangan mahmudi
digunakan dalam penelitian ini. Rasio tersebut terdiri dari derajat desentralisasi fiskal, rasio
kemandirian ketergantungan daerah, rasio kemandirian daerah, dan rasio efektivitas penerimaan
Pendapatan Asli Daerah. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio desentralisasi
fiskal Kabupaten Gowa adalah rendah, dengan rasio desentralisasi kurang dari 15% dikategorikan
rendah, dan rasio ketergantungan daerah sebesar 80% dikategorikan sebagai presentase yang lebih
dari 50. Menurut perhitungan kontribusi pendapatan transfer yang besar terhadap pendapatan
daerah, ketergantungan daerah Kabupaten Gowa sangat besar. Rasio kemandirian daerah berkisar
antara 0-25%, yang berarti kemandirian daerah Pemerintah Kabupaten Gowa dikategorikan rendah
sekali dengan pola hubungan instruktif selama lima tahun. Analisis rasio efektivitas penerimaan
Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa rata-rata angkanya adalah lebih dari
100%, yang menunjukkan bahwa kriterianya sangat efektif dalam pengelolaan PAD. Kesimpulan:
Penyelesaian masalah dapat dilakukan meningkatkan dan memperluas sumber atau komponen
pendapatan sesuai dengan potensi yang ada, mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah,
dan meningkatkan pendapatan asli daerah melalui upaya normatif yang memperbaiki tata kelola
pemungutan pendapatan asli daerah.
pada tahapannya masih mengalami masalah seperti kontribusi pendapatan asli daerah belum efektif
dan efisien sehingga hal tersebut mempengaruhi tingkat kinerja keuangan daerah. Tujuan: Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Gowa
2
selama tahun anggaran 2018–2022, untuk menentukan faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan
kinerja tersebut, dan untuk menjelaskan upaya yang dilakukan untuk mencapainya. Metode:
Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data
mengunakan metode deskriptif dengan pendekatan induktif. Teori analisis rasio keuangan mahmudi
digunakan dalam penelitian ini. Rasio tersebut terdiri dari derajat desentralisasi fiskal, rasio
kemandirian ketergantungan daerah, rasio kemandirian daerah, dan rasio efektivitas penerimaan
Pendapatan Asli Daerah. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio desentralisasi
fiskal Kabupaten Gowa adalah rendah, dengan rasio desentralisasi kurang dari 15% dikategorikan
rendah, dan rasio ketergantungan daerah sebesar 80% dikategorikan sebagai presentase yang lebih
dari 50. Menurut perhitungan kontribusi pendapatan transfer yang besar terhadap pendapatan
daerah, ketergantungan daerah Kabupaten Gowa sangat besar. Rasio kemandirian daerah berkisar
antara 0-25%, yang berarti kemandirian daerah Pemerintah Kabupaten Gowa dikategorikan rendah
sekali dengan pola hubungan instruktif selama lima tahun. Analisis rasio efektivitas penerimaan
Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa rata-rata angkanya adalah lebih dari
100%, yang menunjukkan bahwa kriterianya sangat efektif dalam pengelolaan PAD. Kesimpulan:
Penyelesaian masalah dapat dilakukan meningkatkan dan memperluas sumber atau komponen
pendapatan sesuai dengan potensi yang ada, mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah,
dan meningkatkan pendapatan asli daerah melalui upaya normatif yang memperbaiki tata kelola
pemungutan pendapatan asli daerah.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04523/IPDN/2024 |
342.485 984 773 FAR |
Baca di tempat | Ruang Lainnya Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193079 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204110914 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000163 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IndonesianClear Cookie - decide language by browser settings ANALISIS KINERJA KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN : $b - /$c Farhan Najib Maddarangang | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Farhan Najib Maddarangang | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11 : $b Ilust. ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18696 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Eko Budi Lestari | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 342.485 984 773 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 342.485 984 773 FAR | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Keuangan Pemerintah Daerah | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penyelenggaraan pemerintah daerah kabupaten Gowa pada tahapannya masih mengalami masalah seperti kontribusi pendapatan asli daerah belum efektif dan efisien sehingga hal tersebut mempengaruhi tingkat kinerja keuangan daerah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Gowa 2 selama tahun anggaran 2018–2022, untuk menentukan faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan kinerja tersebut, dan untuk menjelaskan upaya yang dilakukan untuk mencapainya. Metode: Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data mengunakan metode deskriptif dengan pendekatan induktif. Teori analisis rasio keuangan mahmudi digunakan dalam penelitian ini. Rasio tersebut terdiri dari derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian ketergantungan daerah, rasio kemandirian daerah, dan rasio efektivitas penerimaan Pendapatan Asli Daerah. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio desentralisasi fiskal Kabupaten Gowa adalah rendah, dengan rasio desentralisasi kurang dari 15% dikategorikan rendah, dan rasio ketergantungan daerah sebesar 80% dikategorikan sebagai presentase yang lebih dari 50. Menurut perhitungan kontribusi pendapatan transfer yang besar terhadap pendapatan daerah, ketergantungan daerah Kabupaten Gowa sangat besar. Rasio kemandirian daerah berkisar antara 0-25%, yang berarti kemandirian daerah Pemerintah Kabupaten Gowa dikategorikan rendah sekali dengan pola hubungan instruktif selama lima tahun. Analisis rasio efektivitas penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa rata-rata angkanya adalah lebih dari 100%, yang menunjukkan bahwa kriterianya sangat efektif dalam pengelolaan PAD. Kesimpulan: Penyelesaian masalah dapat dilakukan meningkatkan dan memperluas sumber atau komponen pendapatan sesuai dengan potensi yang ada, mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah, dan meningkatkan pendapatan asli daerah melalui upaya normatif yang memperbaiki tata kelola pemungutan pendapatan asli daerah. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026