Detail Katalog
ID: 29873Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN ANGGARAN 2021-2023 : - / Zufira Feby Ivanka
Edisi: -
Pengarang:
Zufira Feby Ivanka ; -
Zufira Feby Ivanka ; -
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Publik
Deskripsi Fisik:
16 : - ; - -
16 : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.459 812 11 ZUF f
352.459 812 11 ZUF f
Control Number:
INLIS000000001193102
INLIS000000001193102
BIB ID:
0010-0226000186
0010-0226000186
Catatan
Belanja pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mengoptimalkan
pertumbuhan ekonomi serta percepatan pembangunan. Salah satu masalah pengelolaan keuangan yang
sering terjadi adalah proses penyerapan anggaran belanja daerah pada APBD di akhir tahun masih
rendah dan tidak proporsional dengan target rencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisa bagaimana kondisi penyerapan anggaran belanja di Kota Medan dan mengeksplorasi
faktor-faktor yang yang mempengaruhinya serta apa upaya yang telah dilakukan untuk
memaksimalkan penyerapan anggaran tersebut. Teori yang digunakan adalah teori Halim (2014)
tentang Faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan anggaran belanja daerah, yaitu: Lemahnya
perencanaan anggaran, lamanya proses pembahasan anggaran, lambannya proses tender dan ketakutan
menggunakan anggaran. Metode: Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif yang terdiri atas
dokumentasi serta wawancara kepada beberapa informan melalui teknik purposive sampling.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan realisasi belanja daerah
2
Pemerintah Kota Medan masih rendah dan tidak merata. Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhinya
antara lain lemahnya perencanaan anggaran, lambannya proses tender, serta ketakutan menggunakan.
Namun tidak ditemukan masalah pada faktor lamanya proses pembahasan anggaran. Upaya yang
dilakukan adalah menyusun perencanaan anggaran memperhatikan sasaran strategis daerah,
melakukan kegiatan efisiensi anggaran, melakukan sinkronisasi program kegiatan, menjadwalkan
proses lelang lebih awal, serta pemberian reward kepada perangkat daerah yang menyerap anggaran
secara optimal.
pertumbuhan ekonomi serta percepatan pembangunan. Salah satu masalah pengelolaan keuangan yang
sering terjadi adalah proses penyerapan anggaran belanja daerah pada APBD di akhir tahun masih
rendah dan tidak proporsional dengan target rencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisa bagaimana kondisi penyerapan anggaran belanja di Kota Medan dan mengeksplorasi
faktor-faktor yang yang mempengaruhinya serta apa upaya yang telah dilakukan untuk
memaksimalkan penyerapan anggaran tersebut. Teori yang digunakan adalah teori Halim (2014)
tentang Faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan anggaran belanja daerah, yaitu: Lemahnya
perencanaan anggaran, lamanya proses pembahasan anggaran, lambannya proses tender dan ketakutan
menggunakan anggaran. Metode: Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif yang terdiri atas
dokumentasi serta wawancara kepada beberapa informan melalui teknik purposive sampling.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan realisasi belanja daerah
2
Pemerintah Kota Medan masih rendah dan tidak merata. Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhinya
antara lain lemahnya perencanaan anggaran, lambannya proses tender, serta ketakutan menggunakan.
Namun tidak ditemukan masalah pada faktor lamanya proses pembahasan anggaran. Upaya yang
dilakukan adalah menyusun perencanaan anggaran memperhatikan sasaran strategis daerah,
melakukan kegiatan efisiensi anggaran, melakukan sinkronisasi program kegiatan, menjadwalkan
proses lelang lebih awal, serta pemberian reward kepada perangkat daerah yang menyerap anggaran
secara optimal.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07348/IPDN/2025 |
352.459 812 11 ZUF f |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193102 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204115547 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000186 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN ANGGARAN 2021-2023 : $b - /$c Zufira Feby Ivanka | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Zufira Feby Ivanka | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 16 : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17828 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a - | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.459 812 11 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.459 812 11 ZUF f | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Publik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Belanja pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi serta percepatan pembangunan. Salah satu masalah pengelolaan keuangan yang sering terjadi adalah proses penyerapan anggaran belanja daerah pada APBD di akhir tahun masih rendah dan tidak proporsional dengan target rencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana kondisi penyerapan anggaran belanja di Kota Medan dan mengeksplorasi faktor-faktor yang yang mempengaruhinya serta apa upaya yang telah dilakukan untuk memaksimalkan penyerapan anggaran tersebut. Teori yang digunakan adalah teori Halim (2014) tentang Faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan anggaran belanja daerah, yaitu: Lemahnya perencanaan anggaran, lamanya proses pembahasan anggaran, lambannya proses tender dan ketakutan menggunakan anggaran. Metode: Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif yang terdiri atas dokumentasi serta wawancara kepada beberapa informan melalui teknik purposive sampling. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan realisasi belanja daerah 2 Pemerintah Kota Medan masih rendah dan tidak merata. Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhinya antara lain lemahnya perencanaan anggaran, lambannya proses tender, serta ketakutan menggunakan. Namun tidak ditemukan masalah pada faktor lamanya proses pembahasan anggaran. Upaya yang dilakukan adalah menyusun perencanaan anggaran memperhatikan sasaran strategis daerah, melakukan kegiatan efisiensi anggaran, melakukan sinkronisasi program kegiatan, menjadwalkan proses lelang lebih awal, serta pemberian reward kepada perangkat daerah yang menyerap anggaran secara optimal. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026