Detail Katalog
ID: 29889Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
STRATEGI DINAS SOSIAL DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT / Nila Wardani
Edisi: -
Pengarang:
Nila Wardani ; Gradiana Tefa
Nila Wardani ; Gradiana Tefa
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Anak Jalanan
Deskripsi Fisik:
14 hlm : - ; - -
14 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
362.735 983 232 NIL s
362.735 983 232 NIL s
Control Number:
INLIS000000001193118
INLIS000000001193118
BIB ID:
0010-0226000202
0010-0226000202
Catatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh
keberadaan anak jalanan yang 99% mengonsumsi narkoba dan menjadi
korban kekerasan jalanan. Masalah keberadaan anak jalanan di Kota
Pontianak dan bahaya yang mereka hadapi menunjukkan perlunya pembinaan
oleh dinas sosial agar anak jalanan tidak kembali lagi ke jalanan. Dalam
melakukan pembinaan dinas sosial perlu menentukan strategi yang tepat agar
pembinaan lebih optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan dan menganalisis strategi dinas sosial dalam pembinaan
anak jalanan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, faktor penghambat,
dan upaya dalam mengatasi hambatan dalam pembinaan anak jalanan oleh
Dinas Sosial Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Metode: penelitian ini
menggunakan teori Jack Kooten (dalam Salusu: 1996) yang mengkaji strategi
menjadi empat dimensi yaitu Strategi organisasi, Strategi program, Strategi
pendukung sumber daya, dan Strategi kelembagaan. Adapun pendekatan
yang dilakukan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan
menggunakan analisis induktif. Hasil/Temuan: Temuan bahwa Dinas Sosial
Kota Pontianak bekerja sama dengan beberapa stakeholder dalam
memberikan pembinaan kepada anak jalanan, namun sarana olahraga di
PLAT masih kurang baik. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa
startegi Dinas Sosial Kota Pontianak dalam pembinaan anak jalanan di Kota
Pontianak Provinsi Kalimantan Barat belum optimal. Terdapat beberapa
hambatan berupa visi misi yang belum jelas, belum ada payung hukum tentang
Rumah Singgah, keterbatasan anggaran, kurangnya SDM, dan kurangnya
sarana dan prasarana. Adapun Upaya yang dilakukan untuk mengatasi
hambatan adalah melaksanakan visi misi Pemerintah Kota Pontianak dengan
disesuaikan dengan tugas dan fungsi, mengajukan pembentukan payung
hukum tentang Rumah Singgah, melakukan kerja sama tanpa biaya dan
efisiensi reunifikasi anak jalanan, pemberian beban kerja lebih kepada
pegawai, dan mengajukan permintaan sarana dan prasarana kepada
pemerintah kota.
keberadaan anak jalanan yang 99% mengonsumsi narkoba dan menjadi
korban kekerasan jalanan. Masalah keberadaan anak jalanan di Kota
Pontianak dan bahaya yang mereka hadapi menunjukkan perlunya pembinaan
oleh dinas sosial agar anak jalanan tidak kembali lagi ke jalanan. Dalam
melakukan pembinaan dinas sosial perlu menentukan strategi yang tepat agar
pembinaan lebih optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan dan menganalisis strategi dinas sosial dalam pembinaan
anak jalanan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, faktor penghambat,
dan upaya dalam mengatasi hambatan dalam pembinaan anak jalanan oleh
Dinas Sosial Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Metode: penelitian ini
menggunakan teori Jack Kooten (dalam Salusu: 1996) yang mengkaji strategi
menjadi empat dimensi yaitu Strategi organisasi, Strategi program, Strategi
pendukung sumber daya, dan Strategi kelembagaan. Adapun pendekatan
yang dilakukan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan
menggunakan analisis induktif. Hasil/Temuan: Temuan bahwa Dinas Sosial
Kota Pontianak bekerja sama dengan beberapa stakeholder dalam
memberikan pembinaan kepada anak jalanan, namun sarana olahraga di
PLAT masih kurang baik. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa
startegi Dinas Sosial Kota Pontianak dalam pembinaan anak jalanan di Kota
Pontianak Provinsi Kalimantan Barat belum optimal. Terdapat beberapa
hambatan berupa visi misi yang belum jelas, belum ada payung hukum tentang
Rumah Singgah, keterbatasan anggaran, kurangnya SDM, dan kurangnya
sarana dan prasarana. Adapun Upaya yang dilakukan untuk mengatasi
hambatan adalah melaksanakan visi misi Pemerintah Kota Pontianak dengan
disesuaikan dengan tugas dan fungsi, mengajukan pembentukan payung
hukum tentang Rumah Singgah, melakukan kerja sama tanpa biaya dan
efisiensi reunifikasi anak jalanan, pemberian beban kerja lebih kepada
pegawai, dan mengajukan permintaan sarana dan prasarana kepada
pemerintah kota.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04543/IPDN/2024 |
362.735 983 232 NIL s |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193118 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204121421 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000202 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a STRATEGI DINAS SOSIAL DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT /$c Nila Wardani | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nila Wardani | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 14 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18451 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Gradiana Tefa | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 362.735 983 232 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 362.735 983 232 NIL s | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Anak Jalanan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan anak jalanan yang 99% mengonsumsi narkoba dan menjadi korban kekerasan jalanan. Masalah keberadaan anak jalanan di Kota Pontianak dan bahaya yang mereka hadapi menunjukkan perlunya pembinaan oleh dinas sosial agar anak jalanan tidak kembali lagi ke jalanan. Dalam melakukan pembinaan dinas sosial perlu menentukan strategi yang tepat agar pembinaan lebih optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi dinas sosial dalam pembinaan anak jalanan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, faktor penghambat, dan upaya dalam mengatasi hambatan dalam pembinaan anak jalanan oleh Dinas Sosial Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Metode: penelitian ini menggunakan teori Jack Kooten (dalam Salusu: 1996) yang mengkaji strategi menjadi empat dimensi yaitu Strategi organisasi, Strategi program, Strategi pendukung sumber daya, dan Strategi kelembagaan. Adapun pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis induktif. Hasil/Temuan: Temuan bahwa Dinas Sosial Kota Pontianak bekerja sama dengan beberapa stakeholder dalam memberikan pembinaan kepada anak jalanan, namun sarana olahraga di PLAT masih kurang baik. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa startegi Dinas Sosial Kota Pontianak dalam pembinaan anak jalanan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat belum optimal. Terdapat beberapa hambatan berupa visi misi yang belum jelas, belum ada payung hukum tentang Rumah Singgah, keterbatasan anggaran, kurangnya SDM, dan kurangnya sarana dan prasarana. Adapun Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan adalah melaksanakan visi misi Pemerintah Kota Pontianak dengan disesuaikan dengan tugas dan fungsi, mengajukan pembentukan payung hukum tentang Rumah Singgah, melakukan kerja sama tanpa biaya dan efisiensi reunifikasi anak jalanan, pemberian beban kerja lebih kepada pegawai, dan mengajukan permintaan sarana dan prasarana kepada pemerintah kota. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026