Detail Katalog
ID: 29892Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PERAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM MENCIPTAKAN HUBUNGAN YANG HARMONIS ANTARA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DAN PEMERINTAH DESA KABUPATEN POSO / Gebryana Yuniastuti Manasa
Edisi: -
Pengarang:
Gebryana Yuniastuti Manasa ; Lilis Sholihah
Gebryana Yuniastuti Manasa ; Lilis Sholihah
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
administrasi desa
Deskripsi Fisik:
13 Hlm : - ; - -
13 Hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.175 984 441 GEB p
352.175 984 441 GEB p
Control Number:
INLIS000000001193121
INLIS000000001193121
BIB ID:
0010-0226000205
0010-0226000205
Catatan
Kabupaten Poso adalah Salah satu
Kabupaten yang memilki keberagaman dari suku, budaya dan sosial. Namun
dibalik keberagaman itu menjadikan hubungan masyarakat dan pemerintah
khususnya di tingkat desa masih menjadi tantangan serius. Hal ini dikarenakan
adanya ketidaksesuaian antara tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga desa yaitu Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa. Oleh sebab itu,
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Desa Kabupaten Poso dalam menciptakan hubungan yang
harmonis antara Badan Permusyawaratan Desa dengan Pemerintah Desa.
Penelitian ini dianalisi dengan teori Peran yang dikemukakan oleh Heroepoetri
dan Santoso (2003) yang meliputi : peran sebagai Kebijakan, peran sebagai
Strategi, peran sebagai Alat Komunikasi, peran sebagai Penyelesaian Sengketa,
peran sebagai Alat Terapi. Metode: Adapun Metode penelitian yang digunakan
adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan
wawancara, observasi dan dokumentasi dengan pihak terkait. Hasil/Temuan:
Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab utama ketidakharmonisan yang
terjadi antara Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa adalah
kurangnya pemahaman terkait tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga desa
yang mengakibatkan terhambatnya pembangunan desa. Kesimpulan: Upaya yang
saat ini dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat
dan Desa adalah
meningkatkan kapasitas dan integritas pemerintah desa melalui pelatihan
pelatihan yang diselenggarakan. Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan
pemahaman yang lebih baik mengenai tugas dan tanggung jawab pemerintahan
desa serta memberikan pelatihan mengenai integritas dan tata kelola pemerintahan
yang baik.
Kabupaten yang memilki keberagaman dari suku, budaya dan sosial. Namun
dibalik keberagaman itu menjadikan hubungan masyarakat dan pemerintah
khususnya di tingkat desa masih menjadi tantangan serius. Hal ini dikarenakan
adanya ketidaksesuaian antara tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga desa yaitu Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa. Oleh sebab itu,
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Desa Kabupaten Poso dalam menciptakan hubungan yang
harmonis antara Badan Permusyawaratan Desa dengan Pemerintah Desa.
Penelitian ini dianalisi dengan teori Peran yang dikemukakan oleh Heroepoetri
dan Santoso (2003) yang meliputi : peran sebagai Kebijakan, peran sebagai
Strategi, peran sebagai Alat Komunikasi, peran sebagai Penyelesaian Sengketa,
peran sebagai Alat Terapi. Metode: Adapun Metode penelitian yang digunakan
adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan
wawancara, observasi dan dokumentasi dengan pihak terkait. Hasil/Temuan:
Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab utama ketidakharmonisan yang
terjadi antara Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa adalah
kurangnya pemahaman terkait tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga desa
yang mengakibatkan terhambatnya pembangunan desa. Kesimpulan: Upaya yang
saat ini dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat
dan Desa adalah
meningkatkan kapasitas dan integritas pemerintah desa melalui pelatihan
pelatihan yang diselenggarakan. Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan
pemahaman yang lebih baik mengenai tugas dan tanggung jawab pemerintahan
desa serta memberikan pelatihan mengenai integritas dan tata kelola pemerintahan
yang baik.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00239/IPDN/2026 |
352.175 984 441 GEB p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193121 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204121748 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000205 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PERAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM MENCIPTAKAN HUBUNGAN YANG HARMONIS ANTARA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DAN PEMERINTAH DESA KABUPATEN POSO /$c Gebryana Yuniastuti Manasa | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Gebryana Yuniastuti Manasa | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 Hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17474 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Lilis Sholihah | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.175 984 441 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.175 984 441 GEB p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 600 | # |
4 |
$a administrasi desa | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Kabupaten Poso adalah Salah satu Kabupaten yang memilki keberagaman dari suku, budaya dan sosial. Namun dibalik keberagaman itu menjadikan hubungan masyarakat dan pemerintah khususnya di tingkat desa masih menjadi tantangan serius. Hal ini dikarenakan adanya ketidaksesuaian antara tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga desa yaitu Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa. Oleh sebab itu, Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Poso dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara Badan Permusyawaratan Desa dengan Pemerintah Desa. Penelitian ini dianalisi dengan teori Peran yang dikemukakan oleh Heroepoetri dan Santoso (2003) yang meliputi : peran sebagai Kebijakan, peran sebagai Strategi, peran sebagai Alat Komunikasi, peran sebagai Penyelesaian Sengketa, peran sebagai Alat Terapi. Metode: Adapun Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan pihak terkait. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab utama ketidakharmonisan yang terjadi antara Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa adalah kurangnya pemahaman terkait tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga desa yang mengakibatkan terhambatnya pembangunan desa. Kesimpulan: Upaya yang saat ini dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa adalah meningkatkan kapasitas dan integritas pemerintah desa melalui pelatihan pelatihan yang diselenggarakan. Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai tugas dan tanggung jawab pemerintahan desa serta memberikan pelatihan mengenai integritas dan tata kelola pemerintahan yang baik. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026