Detail Katalog

ID: 29896
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS KINERJA PENDAPATAN DAERAH DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BUTON PROVINSI SULAWESI TENGGARA : - / Reksal Fadillah

Edisi: -

Pengarang:
Reksal Fadillah ; Komedi
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Keungan Daerah
Deskripsi Fisik:
11 : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
336.013 598 485 1 REK a
Control Number:
INLIS000000001193125
BIB ID:
0010-0226000209
Catatan
Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten
Buton masih jauh dari dana transfer pusat, sehingga mendorong pemerintah untuk meningkatkan
kinerja pendapatan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber PAD. Analisis kinerja
pendapatan daerah menjadi penting untuk merancang strategi meningkatkan sektor pendapatan dan
mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis kinerja pendapatan daerah dalam meningkatkan kemandirian keuangan daerah
Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara, Faktor penghambat, dan upaya yang telah dilakukan
pemerintah untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah. Metode: Metode yang digunakan dalam
2
penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil/Temuan: Temuan yang
diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu kinerja pendapatan daerah menurut anilisis varians
anggaran pendapatan sudah baik, analisis pertumbuhan pendapatan sudah baik, rasio derajat
desentralisasi fiskal sangat kurang, rasio ketergantungan keuangan daerah sangat tinggi, dan rasio
kemandirian keuangan daerah sangat tinggi. Kesimpulan: Kinerja pendapatan daerah Kabupaten
Buton tahun 2018 – 2022 masih belum baik. Faktor penghambat kinerja pendapatan daerah dalam
meningkatkan kemandirian keuangan daerah Kabupaten Buton, yaitu rendahnya potensi pendapatan
asli daerah, kurangnya akurasi database pajak daerah, dan tingkat kesadaran dan kepatuhan wajib
pajak yang rendah. Upaya pemerintah daerah Kabupaten Buton untuk meningkatkan kinerja
pendapatan daerah, yaitu promosi potensi wilayah dan pengembangan fasilitas pajak dan retribusi
daerah, terus melakukan validasi database pajak daerah, dan menjalin kolaborasi dengan kejaksaan
negeri.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04548/IPDN/2024 336.013 598 485 1 REK a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193125 1
005 _ _ 20260204122317 2
035 # # $a 0010-0226000209 3
245 1 # $a ANALISIS KINERJA PENDAPATAN DAERAH DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BUTON PROVINSI SULAWESI TENGGARA : $b - /$c Reksal Fadillah 4
100 _ # $a Reksal Fadillah 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 11 : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17965 8
700 _ # $a Komedi 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 336.013 598 485 1 11
084 # # $a 336.013 598 485 1 REK a 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Keungan Daerah 14
520 # # $a Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Buton masih jauh dari dana transfer pusat, sehingga mendorong pemerintah untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber PAD. Analisis kinerja pendapatan daerah menjadi penting untuk merancang strategi meningkatkan sektor pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja pendapatan daerah dalam meningkatkan kemandirian keuangan daerah Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara, Faktor penghambat, dan upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah. Metode: Metode yang digunakan dalam 2 penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu kinerja pendapatan daerah menurut anilisis varians anggaran pendapatan sudah baik, analisis pertumbuhan pendapatan sudah baik, rasio derajat desentralisasi fiskal sangat kurang, rasio ketergantungan keuangan daerah sangat tinggi, dan rasio kemandirian keuangan daerah sangat tinggi. Kesimpulan: Kinerja pendapatan daerah Kabupaten Buton tahun 2018 – 2022 masih belum baik. Faktor penghambat kinerja pendapatan daerah dalam meningkatkan kemandirian keuangan daerah Kabupaten Buton, yaitu rendahnya potensi pendapatan asli daerah, kurangnya akurasi database pajak daerah, dan tingkat kesadaran dan kepatuhan wajib pajak yang rendah. Upaya pemerintah daerah Kabupaten Buton untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah, yaitu promosi potensi wilayah dan pengembangan fasilitas pajak dan retribusi daerah, terus melakukan validasi database pajak daerah, dan menjalin kolaborasi dengan kejaksaan negeri. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 04 Feb 2026
Export