Detail Katalog
ID: 29904Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN BEA CUKAI DALAM PEMBERANTASAN PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT / JUNIASTI SANISTYA PUTRI, NI PUTU
Edisi: -
Pengarang:
JUNIASTI SANISTYA PUTRI, NI PUTU ; Deti Mulyati
JUNIASTI SANISTYA PUTRI, NI PUTU ; Deti Mulyati
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Permasalahan Rokok Ilegal
Deskripsi Fisik:
11 hlm : - ; - -
11 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
362.296 598 651 1 JUN s
362.296 598 651 1 JUN s
Control Number:
INLIS000000001193133
INLIS000000001193133
BIB ID:
0010-0226000217
0010-0226000217
Catatan
Peredaran rokok ilegal di Kota Mataram menjadi perhatian
bagi Pemerintah Daerah Kota Mataram. Banyaknya rokok ilegal yang beredar
menimbulkan dampak yang buruk bagi pendapatan negara dan juga bagi
masyarakat. Hal ini kemudian menjadi alasan pemerintah daerah Kota Mataram
untuk melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram.
Pemerintah Kota Mataram melakukan upaya untuk memberantas peredaran
tersebut, yaitu dengan membangun sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja
dan Bea Cukai. Tujuan : Oleh karena itu, peneliti tertarik dalam menyusun skripsi
ini dengan tujuan untuk mengetahui sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja
dan Bea Cukai dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di
Kota Mataram dengan menggunakan teori sinergitas oleh Najiyati. Metode :
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif kualitatif.
Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder baik dari pejabat
Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai, pelaku usaha dan masyarakat, serta
dokumen. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan
dokumentasi dengan Teknik analisis data yaitu dimulai dari pengumpulan data,
reduksi data lalu penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil : Hasil penelitian
menunjukan bahwa Sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai dalam
melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal yang masih belum
berjalan dengan maskimal. Terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala dalam
melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram.
Operasi pemberantasan peredaran rokok ilegal kedepannya perlu diperhatikan dari
segala aspek. Kesimpulan : Sinergitas Satpol PP dan Bea Cukai masih belum
optimal karena masih adanya kendala dan permasalahan yang menjadi penghambat
dalam melaksanakan operasi pemberantasan, upaya yang
bagi Pemerintah Daerah Kota Mataram. Banyaknya rokok ilegal yang beredar
menimbulkan dampak yang buruk bagi pendapatan negara dan juga bagi
masyarakat. Hal ini kemudian menjadi alasan pemerintah daerah Kota Mataram
untuk melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram.
Pemerintah Kota Mataram melakukan upaya untuk memberantas peredaran
tersebut, yaitu dengan membangun sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja
dan Bea Cukai. Tujuan : Oleh karena itu, peneliti tertarik dalam menyusun skripsi
ini dengan tujuan untuk mengetahui sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja
dan Bea Cukai dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di
Kota Mataram dengan menggunakan teori sinergitas oleh Najiyati. Metode :
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif kualitatif.
Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder baik dari pejabat
Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai, pelaku usaha dan masyarakat, serta
dokumen. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan
dokumentasi dengan Teknik analisis data yaitu dimulai dari pengumpulan data,
reduksi data lalu penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil : Hasil penelitian
menunjukan bahwa Sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai dalam
melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal yang masih belum
berjalan dengan maskimal. Terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala dalam
melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram.
Operasi pemberantasan peredaran rokok ilegal kedepannya perlu diperhatikan dari
segala aspek. Kesimpulan : Sinergitas Satpol PP dan Bea Cukai masih belum
optimal karena masih adanya kendala dan permasalahan yang menjadi penghambat
dalam melaksanakan operasi pemberantasan, upaya yang
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04553/IPDN/2024 |
362.296 598 651 1 JUN s |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193133 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204123156 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000217 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN BEA CUKAI DALAM PEMBERANTASAN PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT /$c JUNIASTI SANISTYA PUTRI, NI PUTU | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a JUNIASTI SANISTYA PUTRI, NI PUTU | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19054 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Deti Mulyati | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 362.296 598 651 1 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 362.296 598 651 1 JUN s | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Permasalahan Rokok Ilegal | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Peredaran rokok ilegal di Kota Mataram menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah Kota Mataram. Banyaknya rokok ilegal yang beredar menimbulkan dampak yang buruk bagi pendapatan negara dan juga bagi masyarakat. Hal ini kemudian menjadi alasan pemerintah daerah Kota Mataram untuk melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram. Pemerintah Kota Mataram melakukan upaya untuk memberantas peredaran tersebut, yaitu dengan membangun sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai. Tujuan : Oleh karena itu, peneliti tertarik dalam menyusun skripsi ini dengan tujuan untuk mengetahui sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram dengan menggunakan teori sinergitas oleh Najiyati. Metode : Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder baik dari pejabat Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai, pelaku usaha dan masyarakat, serta dokumen. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan Teknik analisis data yaitu dimulai dari pengumpulan data, reduksi data lalu penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa Sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal yang masih belum berjalan dengan maskimal. Terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram. Operasi pemberantasan peredaran rokok ilegal kedepannya perlu diperhatikan dari segala aspek. Kesimpulan : Sinergitas Satpol PP dan Bea Cukai masih belum optimal karena masih adanya kendala dan permasalahan yang menjadi penghambat dalam melaksanakan operasi pemberantasan, upaya yang | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026