Detail Katalog
ID: 29920Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA JAMBI / Muhammad Ammar Andyva
Edisi: -
Pengarang:
Muhammad Ammar Andyva ; Ninuk Triyanti
Muhammad Ammar Andyva ; Ninuk Triyanti
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Pedagang Kaki Lima
Deskripsi Fisik:
13 hlm : Ilust ; - -
13 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
381.185 981 541 MUH p
381.185 981 541 MUH p
Control Number:
INLIS000000001193149
INLIS000000001193149
BIB ID:
0010-0226000233
0010-0226000233
Catatan
(Berisi background yang melatarbelakangi penelitian).
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Pedagang Kaki Lima di Kota Jambi yang menjadi
permasalahan terkait ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Di Kota Jambi banyak
2
Pedagang Kaki Lima yang melanggar Peraturan Daerah serta menyebabkan berbagai
permasalahan sehingga menyebabkan terganggunya hak pengguna jalan, menjadi faktor
kemacetan dan menganggu keindahan kota. Satuan Polisi Pamong Praja menjadi garda terdepan
dalam menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat termasuk permasalahan yang
disebabkan oleh Pedagang Kaki Lima. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan
mendeskripsikan bagaimana Penertiban Pedagang Kaki Lima dilaksanakan oleh Satuan Polisi
Pamong Praja Kota Jambi, kemudian menemukan hambatan serta upaya apa saja yang dilakukan
oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi dalam penanganan permasalahan terkait Pedagang
Kaki Lima. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan
pendekatan deskriptif dengan menggunakan analisis data secara induktif. Teknik pengumpulan
data melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta triangulasi data. Sedangkan teknik analisis
data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori Penertiban oleh Retno Widjajanti. Hasil / Temuan
: Menunjukkan bahwa Penertiban Pedagang Kaki Lima yang dilaksanakan oleh Satuan Polisi
Pamong Praja Kota Jambi dilaksanakan melalui pelaksanaan kegiatan patroli rutin, kegiatan
pembinaan dalam bentuk sosialisasi serta tindakan Penertiban. Kegiatan Penertiban Pedagang
Kaki Lima dapat dikatakan belum memberikan kontribusi yang representatif terkait
penyelenggaraan ketentraman masyarakat dan ketertiban umum di Kota Jambi dikarenakan masih
banyak Pedagang Kaki Lima yang melanggar peraturan yang berlaku. Hambatan yang ditemukan
diantaranya adalah belum optimalnya pelaksanaan sosialisasi terhadap Peraturan Daerah yang
berlaku, Penerapan sanksi yang diberikan belum efektif dan memberikan efek jera, serta
terbatasnya kemampuan dan jumlah personil Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi.
Kesimpulan : Adapun upaya yang dilaksanakan untuk mengatasi hambatan yaitu melaksanakan
optimalisasi sosialisasi, melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap Pedagang Kaki Lima, dan
meningkatkan kemampuan serta kapasitas anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi.
Diharapkan upaya yang dilaksanakan tersebut dapat dilaksanakan dan dikembangkan agar dapat
terciptanya Kota Jambi yang tertib dari Pedagang Kaki Lima.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Pedagang Kaki Lima di Kota Jambi yang menjadi
permasalahan terkait ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Di Kota Jambi banyak
2
Pedagang Kaki Lima yang melanggar Peraturan Daerah serta menyebabkan berbagai
permasalahan sehingga menyebabkan terganggunya hak pengguna jalan, menjadi faktor
kemacetan dan menganggu keindahan kota. Satuan Polisi Pamong Praja menjadi garda terdepan
dalam menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat termasuk permasalahan yang
disebabkan oleh Pedagang Kaki Lima. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan
mendeskripsikan bagaimana Penertiban Pedagang Kaki Lima dilaksanakan oleh Satuan Polisi
Pamong Praja Kota Jambi, kemudian menemukan hambatan serta upaya apa saja yang dilakukan
oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi dalam penanganan permasalahan terkait Pedagang
Kaki Lima. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan
pendekatan deskriptif dengan menggunakan analisis data secara induktif. Teknik pengumpulan
data melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta triangulasi data. Sedangkan teknik analisis
data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori Penertiban oleh Retno Widjajanti. Hasil / Temuan
: Menunjukkan bahwa Penertiban Pedagang Kaki Lima yang dilaksanakan oleh Satuan Polisi
Pamong Praja Kota Jambi dilaksanakan melalui pelaksanaan kegiatan patroli rutin, kegiatan
pembinaan dalam bentuk sosialisasi serta tindakan Penertiban. Kegiatan Penertiban Pedagang
Kaki Lima dapat dikatakan belum memberikan kontribusi yang representatif terkait
penyelenggaraan ketentraman masyarakat dan ketertiban umum di Kota Jambi dikarenakan masih
banyak Pedagang Kaki Lima yang melanggar peraturan yang berlaku. Hambatan yang ditemukan
diantaranya adalah belum optimalnya pelaksanaan sosialisasi terhadap Peraturan Daerah yang
berlaku, Penerapan sanksi yang diberikan belum efektif dan memberikan efek jera, serta
terbatasnya kemampuan dan jumlah personil Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi.
Kesimpulan : Adapun upaya yang dilaksanakan untuk mengatasi hambatan yaitu melaksanakan
optimalisasi sosialisasi, melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap Pedagang Kaki Lima, dan
meningkatkan kemampuan serta kapasitas anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi.
Diharapkan upaya yang dilaksanakan tersebut dapat dilaksanakan dan dikembangkan agar dapat
terciptanya Kota Jambi yang tertib dari Pedagang Kaki Lima.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04560/IPDN/2024 |
381.185 981 541 MUH p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193149 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204125648 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000233 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA JAMBI /$c Muhammad Ammar Andyva | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Ammar Andyva | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b Ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17834 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Ninuk Triyanti | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 381.185 981 541 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 381.185 981 541 MUH p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Pedagang Kaki Lima | 14 |
| 520 | # |
# |
$a (Berisi background yang melatarbelakangi penelitian). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Pedagang Kaki Lima di Kota Jambi yang menjadi permasalahan terkait ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Di Kota Jambi banyak 2 Pedagang Kaki Lima yang melanggar Peraturan Daerah serta menyebabkan berbagai permasalahan sehingga menyebabkan terganggunya hak pengguna jalan, menjadi faktor kemacetan dan menganggu keindahan kota. Satuan Polisi Pamong Praja menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat termasuk permasalahan yang disebabkan oleh Pedagang Kaki Lima. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana Penertiban Pedagang Kaki Lima dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi, kemudian menemukan hambatan serta upaya apa saja yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi dalam penanganan permasalahan terkait Pedagang Kaki Lima. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan analisis data secara induktif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta triangulasi data. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori Penertiban oleh Retno Widjajanti. Hasil / Temuan : Menunjukkan bahwa Penertiban Pedagang Kaki Lima yang dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi dilaksanakan melalui pelaksanaan kegiatan patroli rutin, kegiatan pembinaan dalam bentuk sosialisasi serta tindakan Penertiban. Kegiatan Penertiban Pedagang Kaki Lima dapat dikatakan belum memberikan kontribusi yang representatif terkait penyelenggaraan ketentraman masyarakat dan ketertiban umum di Kota Jambi dikarenakan masih banyak Pedagang Kaki Lima yang melanggar peraturan yang berlaku. Hambatan yang ditemukan diantaranya adalah belum optimalnya pelaksanaan sosialisasi terhadap Peraturan Daerah yang berlaku, Penerapan sanksi yang diberikan belum efektif dan memberikan efek jera, serta terbatasnya kemampuan dan jumlah personil Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi. Kesimpulan : Adapun upaya yang dilaksanakan untuk mengatasi hambatan yaitu melaksanakan optimalisasi sosialisasi, melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap Pedagang Kaki Lima, dan meningkatkan kemampuan serta kapasitas anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi. Diharapkan upaya yang dilaksanakan tersebut dapat dilaksanakan dan dikembangkan agar dapat terciptanya Kota Jambi yang tertib dari Pedagang Kaki Lima. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026