Detail Katalog

ID: 29944
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

OPTIMALISASI PROGRAM PENANGANAN STUNTING DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT : - / Fauziah Siddik

Edisi: -

Pengarang:
Fauziah Siddik ; Dahyar Daraba
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Masalah Stunting
Deskripsi Fisik:
13 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
363.859 846 31 FAU o
Control Number:
INLIS000000001193173
BIB ID:
0010-0226000257
Catatan
Permasalahan / Latar Belakang (GAP):Permasalahan stunting di Kabupaten Majene
merupakan masalah gizi yang terjadi akibat kekurangan nutrisi yang kronis pada masa
pertumbuhan anak, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan yaitu mulai dari
masa kehamilan hingga usia 2 tahun. Angka prevalensi stunting yang tinggi di Kabupaten Majene memerlukan penanganan serius. Perangkat daerah bekerja sama untuk menanagani
kasus stunting. Terutama Dinas Kesehatan yang menyusun program-program Kesehatan
untuk mengatasi stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
optimalisasi program penanganan stunting yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Penelitian
ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Penelitian ini menggunakan teori Hotniar Siringoringo yang mendukung optimalisasi
penanganan stunting terdapat tiga dimensi yaitu tujuan, alternatif Keputusan dan sumber
daya yang dibatasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada bulan Januari 2024
mengenai Optimalisasi penanganan stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Majene telah
melakukan program-program penanganan stunting, namun belum optimal. Dengan kurang
optimalnya penanganan stunting didasari dengan faktor pendorong dan penghambat. Faktor
pendorong diantaranya yaitu adanya Kerjasama antar perangkat daerah, pengukuran bayi di
posyandu, pembagian tablet tambah darah, pembagian tambahan makanan, dibentuknya tim
pendamping keluarga (TPK) dan program Kesehatan lainnya. Adapun faktor penghambat
yaitu kurangnya kesadaran Masyarakat akan bahayanya stunting, sumber daya manusia
belum memadai, sanitasi yang buruk dan sumber anggaran yang kurang.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04577/IPDN/2024 363.859 846 31 FAU o Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193173 1
005 _ _ 20260204013116 2
035 # # $a 0010-0226000257 3
245 1 # $a OPTIMALISASI PROGRAM PENANGANAN STUNTING DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT : $b - /$c Fauziah Siddik 4
100 _ # $a Fauziah Siddik 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 13 hlm : $b Ilus ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17178 8
700 _ # $a Dahyar Daraba 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 363.859 846 31 11
084 # # $a 363.859 846 31 FAU o 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Masalah Stunting 14
520 # # $a Permasalahan / Latar Belakang (GAP):Permasalahan stunting di Kabupaten Majene merupakan masalah gizi yang terjadi akibat kekurangan nutrisi yang kronis pada masa pertumbuhan anak, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan yaitu mulai dari masa kehamilan hingga usia 2 tahun. Angka prevalensi stunting yang tinggi di Kabupaten Majene memerlukan penanganan serius. Perangkat daerah bekerja sama untuk menanagani kasus stunting. Terutama Dinas Kesehatan yang menyusun program-program Kesehatan untuk mengatasi stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi program penanganan stunting yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Hotniar Siringoringo yang mendukung optimalisasi penanganan stunting terdapat tiga dimensi yaitu tujuan, alternatif Keputusan dan sumber daya yang dibatasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada bulan Januari 2024 mengenai Optimalisasi penanganan stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Majene telah melakukan program-program penanganan stunting, namun belum optimal. Dengan kurang optimalnya penanganan stunting didasari dengan faktor pendorong dan penghambat. Faktor pendorong diantaranya yaitu adanya Kerjasama antar perangkat daerah, pengukuran bayi di posyandu, pembagian tablet tambah darah, pembagian tambahan makanan, dibentuknya tim pendamping keluarga (TPK) dan program Kesehatan lainnya. Adapun faktor penghambat yaitu kurangnya kesadaran Masyarakat akan bahayanya stunting, sumber daya manusia belum memadai, sanitasi yang buruk dan sumber anggaran yang kurang. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 04 Feb 2026
Export