Detail Katalog
ID: 29958Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
ANALISIS PENGUKURAN TINGKAT KESIAPAN MASYARAKAT DALAM PENERAPAN IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL STUDI DI KABUPATEN LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR : - / Nur Indah Aminanti Putri
Edisi: -
Pengarang:
Nur Indah Aminanti Putri ; Noudy Reinold P. Tendean
Nur Indah Aminanti Putri ; Noudy Reinold P. Tendean
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Pemerintahan Daerah
Deskripsi Fisik:
13 hlm : Ilus ; - -
13 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.150 959 828 28 NUR a
352.150 959 828 28 NUR a
Control Number:
INLIS000000001193187
INLIS000000001193187
BIB ID:
0010-0226000271
0010-0226000271
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan
kesiapan masyarakat untuk menghadapi penerapan teknologi dalam hal ini aplikasi Identitas
Kependudukan Digital atau KTP digital yang merupakan hasil perubahan dari KTP-el.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan teknologi masyarakat, mengidentifikasi dan mendeskripsikan faktor penghambat tingkat kesiapan
teknologi masyarakat, dan mengidentifikasi upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan
tingkat kesiapan teknologi Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas Kependudukan
Digital. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan teori
Technology Readiness Index (TRI) oleh Parasuraman. Penelitian diawali dengan merancang
kuesioner sesuai metode TRI, kemudian melakukan uji validitas dan reliabilitas.
Setelah kuesioner dinyatakan lolos uji, kuesioner disebarkan ke responden penelitian.
Peneliti melakukan wawancara, dokumentasi dan observasi ketika penelitian.
Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa variabel Insecurity memberi
skor terbesar, kemudian variabel Optimism. Variabel yang perlu ditingkatkan yaitu variabel
Innovativeness dan Discomfort. Skor TRI yang didapatkan sebesar 3,4964. Faktor penghambat
tingkat kesiapan teknologi masyarakat Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas
Kependudukan Digital adalah dari keyakinan dan keinginan masyarakat yang kurang. Upaya
yang dapat dilakukan untuk meningkatkan tingkat kesiapan teknologi masyarakat Kabupaten
Lumajang yakni menyebarluaskan informasi IKD melalui berbagai cara baik dari media sosial
maupun dari individu ke individu lainnya, aktivasi IKD setelah proses pelayanan langsung,
serta melakukan perekaman KTP dan aktivasi IKD di SMA, SMK dan MA.
Kesimpulan: tingkat kesiapan masyarakat Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas
Kependudukan Digital dalam kategori sedang atau Medium Technology Readiness.
kesiapan masyarakat untuk menghadapi penerapan teknologi dalam hal ini aplikasi Identitas
Kependudukan Digital atau KTP digital yang merupakan hasil perubahan dari KTP-el.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan teknologi masyarakat, mengidentifikasi dan mendeskripsikan faktor penghambat tingkat kesiapan
teknologi masyarakat, dan mengidentifikasi upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan
tingkat kesiapan teknologi Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas Kependudukan
Digital. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan teori
Technology Readiness Index (TRI) oleh Parasuraman. Penelitian diawali dengan merancang
kuesioner sesuai metode TRI, kemudian melakukan uji validitas dan reliabilitas.
Setelah kuesioner dinyatakan lolos uji, kuesioner disebarkan ke responden penelitian.
Peneliti melakukan wawancara, dokumentasi dan observasi ketika penelitian.
Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa variabel Insecurity memberi
skor terbesar, kemudian variabel Optimism. Variabel yang perlu ditingkatkan yaitu variabel
Innovativeness dan Discomfort. Skor TRI yang didapatkan sebesar 3,4964. Faktor penghambat
tingkat kesiapan teknologi masyarakat Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas
Kependudukan Digital adalah dari keyakinan dan keinginan masyarakat yang kurang. Upaya
yang dapat dilakukan untuk meningkatkan tingkat kesiapan teknologi masyarakat Kabupaten
Lumajang yakni menyebarluaskan informasi IKD melalui berbagai cara baik dari media sosial
maupun dari individu ke individu lainnya, aktivasi IKD setelah proses pelayanan langsung,
serta melakukan perekaman KTP dan aktivasi IKD di SMA, SMK dan MA.
Kesimpulan: tingkat kesiapan masyarakat Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas
Kependudukan Digital dalam kategori sedang atau Medium Technology Readiness.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04587/IPDN/2024 |
352.150 959 828 28 NUR a |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193187 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204015322 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000271 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a ANALISIS PENGUKURAN TINGKAT KESIAPAN MASYARAKAT DALAM PENERAPAN IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL STUDI DI KABUPATEN LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR : $b - /$c Nur Indah Aminanti Putri | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nur Indah Aminanti Putri | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b Ilus ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17586 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Noudy Reinold P. Tendean | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.150 959 828 28 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.150 959 828 28 NUR a | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Pemerintahan Daerah | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan kesiapan masyarakat untuk menghadapi penerapan teknologi dalam hal ini aplikasi Identitas Kependudukan Digital atau KTP digital yang merupakan hasil perubahan dari KTP-el. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan teknologi masyarakat, mengidentifikasi dan mendeskripsikan faktor penghambat tingkat kesiapan teknologi masyarakat, dan mengidentifikasi upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan tingkat kesiapan teknologi Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas Kependudukan Digital. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan teori Technology Readiness Index (TRI) oleh Parasuraman. Penelitian diawali dengan merancang kuesioner sesuai metode TRI, kemudian melakukan uji validitas dan reliabilitas. Setelah kuesioner dinyatakan lolos uji, kuesioner disebarkan ke responden penelitian. Peneliti melakukan wawancara, dokumentasi dan observasi ketika penelitian. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa variabel Insecurity memberi skor terbesar, kemudian variabel Optimism. Variabel yang perlu ditingkatkan yaitu variabel Innovativeness dan Discomfort. Skor TRI yang didapatkan sebesar 3,4964. Faktor penghambat tingkat kesiapan teknologi masyarakat Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas Kependudukan Digital adalah dari keyakinan dan keinginan masyarakat yang kurang. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan tingkat kesiapan teknologi masyarakat Kabupaten Lumajang yakni menyebarluaskan informasi IKD melalui berbagai cara baik dari media sosial maupun dari individu ke individu lainnya, aktivasi IKD setelah proses pelayanan langsung, serta melakukan perekaman KTP dan aktivasi IKD di SMA, SMK dan MA. Kesimpulan: tingkat kesiapan masyarakat Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas Kependudukan Digital dalam kategori sedang atau Medium Technology Readiness. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026