Detail Katalog
ID: 29960Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
TATA KELOLA PEMERINTAHAN DINAMIS (DYNAMIC GOVERNANCE) DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM BUNGA KAMPUNG (BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG) KABUPATEN LAMPUNG TENGAH : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Saddam Al-Yasri Firstya
Edisi: -
Pengarang:
Saddam Al-Yasri Firstya ; Rosshad Anwar
Saddam Al-Yasri Firstya ; Rosshad Anwar
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Pemerintah Daerah
Deskripsi Fisik:
13 hlm : - ; - -
13 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.150 959 818 42 SAD t
352.150 959 818 42 SAD t
Control Number:
INLIS000000001193189
INLIS000000001193189
BIB ID:
0010-0226000273
0010-0226000273
Catatan
Penulis berfokus pada fenomena belum meratanya
pelayanan publik akibat luas wilayah dengan penduduk yang padat, pembangunan infrastruktur
yang belum optimal serta reformasi birokrasi yang belum terwujud secara signifikan di wilayah
Lampung Tengah. Hal ini menjadi tuntutan bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah
untuk beradaptasi dan merespon dinamika permasalahan pelayanan publik dengan melihat
budaya dan kapabilitas melalui penyelenggaraan program Bunga Kampung yang kemudian
mengarah kepada perubahan yang positif bagi masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini
adalah mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana tata kelola Pemerintah Kabupaten
Lampung Tengah dalam penyelenggaraan program Bunga Kampung. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode pendekatan kualitatif secara deskriptif dan analisis terhadap tata kelola
pemerintahan dinamis menurut Teori Dynamic Governance dari Neo dan Chen (2007). Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (13 informan), dan
dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu
terbagi berdasarkan tiga elemen utama Dynamic Governance yakni pada elemen culture,
dinamika yang terjadi mengalami pengaruh dari pemerintah pusat, provinsi dan political will
kepala daerah dalam hal konsistensi dan berjangka panjang dalam penyelesaian masalah
pelayanan publik. Pada elemen capabilities, dinamika yang terjadi melalui proses berpikir ke
depan, mengkaji ulang, dan belajar dari pengalaman yang lain. Serta pada elemen change
didapati perubahan yang positif serta saran terhadap pengambilan keputusan yang tepat dinilai
adaptif oleh peneliti berdasarkan temuan dilapangan. Kesimpulan: Penyelenggaraan tata
kelola Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terkait permasalahan pelayanan publik melalui
program Bunga Kampung telah menghasilkan perubahan yang positif. Saran dari peneliti
terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan seperti melakukan integrasi dengan pemerintah
daerah lain untuk bersama mengatasi permasalahan pelayanan publik, meningkatkan
pembangunan infrastruktur guna menunjang keberhasilan program pemerintah, dan
meningkatkan kemampuan digital masyarakat secara merata. Maka dari itu, peneliti berharap
agar Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dapat mengevaluasi dan melaksanakan kembali
program ini di periode selanjutnya dengan berbagai inovasi guna memberikan kebermanfaatan
lebih luas bagi masyarakat dengan mempertimbangkan hasil pada elemen change.
pelayanan publik akibat luas wilayah dengan penduduk yang padat, pembangunan infrastruktur
yang belum optimal serta reformasi birokrasi yang belum terwujud secara signifikan di wilayah
Lampung Tengah. Hal ini menjadi tuntutan bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah
untuk beradaptasi dan merespon dinamika permasalahan pelayanan publik dengan melihat
budaya dan kapabilitas melalui penyelenggaraan program Bunga Kampung yang kemudian
mengarah kepada perubahan yang positif bagi masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini
adalah mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana tata kelola Pemerintah Kabupaten
Lampung Tengah dalam penyelenggaraan program Bunga Kampung. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode pendekatan kualitatif secara deskriptif dan analisis terhadap tata kelola
pemerintahan dinamis menurut Teori Dynamic Governance dari Neo dan Chen (2007). Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (13 informan), dan
dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu
terbagi berdasarkan tiga elemen utama Dynamic Governance yakni pada elemen culture,
dinamika yang terjadi mengalami pengaruh dari pemerintah pusat, provinsi dan political will
kepala daerah dalam hal konsistensi dan berjangka panjang dalam penyelesaian masalah
pelayanan publik. Pada elemen capabilities, dinamika yang terjadi melalui proses berpikir ke
depan, mengkaji ulang, dan belajar dari pengalaman yang lain. Serta pada elemen change
didapati perubahan yang positif serta saran terhadap pengambilan keputusan yang tepat dinilai
adaptif oleh peneliti berdasarkan temuan dilapangan. Kesimpulan: Penyelenggaraan tata
kelola Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terkait permasalahan pelayanan publik melalui
program Bunga Kampung telah menghasilkan perubahan yang positif. Saran dari peneliti
terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan seperti melakukan integrasi dengan pemerintah
daerah lain untuk bersama mengatasi permasalahan pelayanan publik, meningkatkan
pembangunan infrastruktur guna menunjang keberhasilan program pemerintah, dan
meningkatkan kemampuan digital masyarakat secara merata. Maka dari itu, peneliti berharap
agar Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dapat mengevaluasi dan melaksanakan kembali
program ini di periode selanjutnya dengan berbagai inovasi guna memberikan kebermanfaatan
lebih luas bagi masyarakat dengan mempertimbangkan hasil pada elemen change.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00257/IPDN/2026 |
352.150 959 818 42 SAD t |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193189 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204015654 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000273 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a TATA KELOLA PEMERINTAHAN DINAMIS (DYNAMIC GOVERNANCE) DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM BUNGA KAMPUNG (BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG) KABUPATEN LAMPUNG TENGAH : $b BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG /$c Saddam Al-Yasri Firstya | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Saddam Al-Yasri Firstya | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19191 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Rosshad Anwar | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.150 959 818 42 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.150 959 818 42 SAD t | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 600 | # |
4 |
$a Pemerintah Daerah | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penulis berfokus pada fenomena belum meratanya pelayanan publik akibat luas wilayah dengan penduduk yang padat, pembangunan infrastruktur yang belum optimal serta reformasi birokrasi yang belum terwujud secara signifikan di wilayah Lampung Tengah. Hal ini menjadi tuntutan bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk beradaptasi dan merespon dinamika permasalahan pelayanan publik dengan melihat budaya dan kapabilitas melalui penyelenggaraan program Bunga Kampung yang kemudian mengarah kepada perubahan yang positif bagi masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana tata kelola Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam penyelenggaraan program Bunga Kampung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif secara deskriptif dan analisis terhadap tata kelola pemerintahan dinamis menurut Teori Dynamic Governance dari Neo dan Chen (2007). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (13 informan), dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu terbagi berdasarkan tiga elemen utama Dynamic Governance yakni pada elemen culture, dinamika yang terjadi mengalami pengaruh dari pemerintah pusat, provinsi dan political will kepala daerah dalam hal konsistensi dan berjangka panjang dalam penyelesaian masalah pelayanan publik. Pada elemen capabilities, dinamika yang terjadi melalui proses berpikir ke depan, mengkaji ulang, dan belajar dari pengalaman yang lain. Serta pada elemen change didapati perubahan yang positif serta saran terhadap pengambilan keputusan yang tepat dinilai adaptif oleh peneliti berdasarkan temuan dilapangan. Kesimpulan: Penyelenggaraan tata kelola Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terkait permasalahan pelayanan publik melalui program Bunga Kampung telah menghasilkan perubahan yang positif. Saran dari peneliti terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan seperti melakukan integrasi dengan pemerintah daerah lain untuk bersama mengatasi permasalahan pelayanan publik, meningkatkan pembangunan infrastruktur guna menunjang keberhasilan program pemerintah, dan meningkatkan kemampuan digital masyarakat secara merata. Maka dari itu, peneliti berharap agar Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dapat mengevaluasi dan melaksanakan kembali program ini di periode selanjutnya dengan berbagai inovasi guna memberikan kebermanfaatan lebih luas bagi masyarakat dengan mempertimbangkan hasil pada elemen change. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026