Detail Katalog
ID: 29973Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM KEARSIPAN ELEKTRONIK DI DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN BULELENG PROVINSI BALI / MADE SUADNYANA, PANDE
Edisi: -
Pengarang:
MADE SUADNYANA, PANDE ; -
MADE SUADNYANA, PANDE ; -
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Sistem kearsipan elektronik
Deskripsi Fisik:
25 : ilust ; - -
25 : ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
025.045 986 212 MAD e
025.045 986 212 MAD e
Control Number:
INLIS000000001193202
INLIS000000001193202
BIB ID:
0010-0226000286
0010-0226000286
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Alih media dari arsip berbentuk kertas menjadi arsip
elektronik memungkinkan akses yang cepat dan mudah terhadap informasi, meningkatkan
efisiensi dan produktivitas petugas serta mengurangi biaya penyimpanan fisik. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan efektivitas penerapan sistem kearsipan elektronik
di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Metode: Metode
penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data
dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pegawai Dinas Arsip dan Perpustakaan
Daerah Kabupaten Buleleng, petugas arsip, dan pegawai dari instansi lain, observasi langsung
terhadap mekanisme pengelolaan sistem kerasipan eletronik, dan analisis dokumen terkait
implementasi sistem kearsipan elektronik. Analisis data melalui proses reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
Pengelolaan Kearsipan di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng
dengan menggunakan sistem kearsipan secara elektronik sudah berjalan dengan baik. Namun,
terdapat beberapa kendala yang menghambat proses implementasinya, yaitu masih rendahnya
kapabilitas IT arsiparis, DAPD Kabupaten Buleleng masih bergantung pada bantuan dari Dinas
Kominfo Kabupaten Buleleng dalam hal pengelolaan server dan jaringan. Oleh karena itu,
diperlukan pembenahan terhadap aspek Sumber Daya Manusia dan tingkat efisiensi kerja
terutama pada pemberian pelatihan menyangkut tata laksana kearsipan elektonik secara
berkelanjutan. Serta ada faktor pendukung dilakukannya pengarsipan secara elektronik yaitu
membantu para arsiparis dalam mengelola arsip serta arsip yang disimpan lebih terjamin
keamanannya. Kesimpulan: DAPD Kabupaten buleleng melakukan upaya meningkatkan
penerapan sistem kearsipan secara elektronik melalui diklat IT untuk pegawai serta berkolaborasi
dengan Dinas Kominfo Kabupaten Buleleng dalam mengelola servernya.
elektronik memungkinkan akses yang cepat dan mudah terhadap informasi, meningkatkan
efisiensi dan produktivitas petugas serta mengurangi biaya penyimpanan fisik. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan efektivitas penerapan sistem kearsipan elektronik
di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Metode: Metode
penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data
dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pegawai Dinas Arsip dan Perpustakaan
Daerah Kabupaten Buleleng, petugas arsip, dan pegawai dari instansi lain, observasi langsung
terhadap mekanisme pengelolaan sistem kerasipan eletronik, dan analisis dokumen terkait
implementasi sistem kearsipan elektronik. Analisis data melalui proses reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
Pengelolaan Kearsipan di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng
dengan menggunakan sistem kearsipan secara elektronik sudah berjalan dengan baik. Namun,
terdapat beberapa kendala yang menghambat proses implementasinya, yaitu masih rendahnya
kapabilitas IT arsiparis, DAPD Kabupaten Buleleng masih bergantung pada bantuan dari Dinas
Kominfo Kabupaten Buleleng dalam hal pengelolaan server dan jaringan. Oleh karena itu,
diperlukan pembenahan terhadap aspek Sumber Daya Manusia dan tingkat efisiensi kerja
terutama pada pemberian pelatihan menyangkut tata laksana kearsipan elektonik secara
berkelanjutan. Serta ada faktor pendukung dilakukannya pengarsipan secara elektronik yaitu
membantu para arsiparis dalam mengelola arsip serta arsip yang disimpan lebih terjamin
keamanannya. Kesimpulan: DAPD Kabupaten buleleng melakukan upaya meningkatkan
penerapan sistem kearsipan secara elektronik melalui diklat IT untuk pegawai serta berkolaborasi
dengan Dinas Kominfo Kabupaten Buleleng dalam mengelola servernya.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04600/IPDN/2024 |
025.045 986 212 MAD e |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193202 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204021700 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000286 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM KEARSIPAN ELEKTRONIK DI DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN BULELENG PROVINSI BALI /$c MADE SUADNYANA, PANDE | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a MADE SUADNYANA, PANDE | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 25 : $b ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19316 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a - | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 025.045 986 212 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 025.045 986 212 MAD e | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Sistem kearsipan elektronik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Alih media dari arsip berbentuk kertas menjadi arsip elektronik memungkinkan akses yang cepat dan mudah terhadap informasi, meningkatkan efisiensi dan produktivitas petugas serta mengurangi biaya penyimpanan fisik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan efektivitas penerapan sistem kearsipan elektronik di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pegawai Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng, petugas arsip, dan pegawai dari instansi lain, observasi langsung terhadap mekanisme pengelolaan sistem kerasipan eletronik, dan analisis dokumen terkait implementasi sistem kearsipan elektronik. Analisis data melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengelolaan Kearsipan di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng dengan menggunakan sistem kearsipan secara elektronik sudah berjalan dengan baik. Namun, terdapat beberapa kendala yang menghambat proses implementasinya, yaitu masih rendahnya kapabilitas IT arsiparis, DAPD Kabupaten Buleleng masih bergantung pada bantuan dari Dinas Kominfo Kabupaten Buleleng dalam hal pengelolaan server dan jaringan. Oleh karena itu, diperlukan pembenahan terhadap aspek Sumber Daya Manusia dan tingkat efisiensi kerja terutama pada pemberian pelatihan menyangkut tata laksana kearsipan elektonik secara berkelanjutan. Serta ada faktor pendukung dilakukannya pengarsipan secara elektronik yaitu membantu para arsiparis dalam mengelola arsip serta arsip yang disimpan lebih terjamin keamanannya. Kesimpulan: DAPD Kabupaten buleleng melakukan upaya meningkatkan penerapan sistem kearsipan secara elektronik melalui diklat IT untuk pegawai serta berkolaborasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Buleleng dalam mengelola servernya. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026