Detail Katalog
ID: 30000Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI PROGRAM EKONOMI KREATIF PENGEMBANGAN UMKM PADA DESA WISATA DI KABUPATEN LOMBOK BARAT / Theresya Wulandani Putri
Pengarang:
Theresya Wulandani Putri
Theresya Wulandani Putri
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
Subjek
Layanan Penanggulangan Kemiskinan
Deskripsi Fisik:
21 : illus
21 : illus
Nomor Panggil:
362.509 598 651 2 THE i
362.509 598 651 2 THE i
Control Number:
INLIS000000001193229
INLIS000000001193229
BIB ID:
0010-0226000313
0010-0226000313
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Angka kemiskinan yang tinggi dan semakin bertambah
di Kabupaten Lombok Barat . Hingga saat ini kemiskinan masih terbilang tinggi meskipun
pemerintah berupaya mengurangi kemiskinan dengan cara menerapakan sejumlah kebijakan
yang dapat mengatasi masalah kemiskinan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana implementasi kebijakan, juga untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat
serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat. Dalam penetuan
keberhasilan implementasi kebijakan, peneliti menggunakan Teori Knill dan Tosun dimana
dalam teori tersebut peneliti dapat mengukur keberhasilan implementasi melihat dari ketepatan,
instrumen kebijakan, desain kebijakan, kontrol struktur, desain institusi, kapasitas administrasi
dan penerimaan sosial. Metode : Dalam penelitian ini diggunakan metode penelitian wawancara,
observasi dan dokumentasi dengan teknik anlisis data yang dibantu software Nvivo untuk
mengolah datanya.Hasil penelitian : Dari hasil penelitian diketahui bahwa implementasi
kebijakan telah berjalan dengan baik. Beberapa faktor pendorong yaitu koordinasi pemerintahan,
ekonomi kreatif berbasis aplikasi, pemberdayaan masyarakat dan potensi UMKM. Sedangkan
faktor penghambatnya yaitu proses produksi dan distribusi, mindset masyarakat, pemahaman
teknologi, penyebab kemiskinan lain seperti kurangnya lapangan pekerjaan, legalitas , kurangnya
SDM, dan kelembagaan. Kesimpulan : Dalam pelaksanaan implementasi kebijakan
penanggulangan kemiskinan telah terlaksana dengan baik yang ditujukan dengan terlaksananya
program sesuai dengan indikator-indikator keberhasilan impelementasi kebijakan.
di Kabupaten Lombok Barat . Hingga saat ini kemiskinan masih terbilang tinggi meskipun
pemerintah berupaya mengurangi kemiskinan dengan cara menerapakan sejumlah kebijakan
yang dapat mengatasi masalah kemiskinan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana implementasi kebijakan, juga untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat
serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat. Dalam penetuan
keberhasilan implementasi kebijakan, peneliti menggunakan Teori Knill dan Tosun dimana
dalam teori tersebut peneliti dapat mengukur keberhasilan implementasi melihat dari ketepatan,
instrumen kebijakan, desain kebijakan, kontrol struktur, desain institusi, kapasitas administrasi
dan penerimaan sosial. Metode : Dalam penelitian ini diggunakan metode penelitian wawancara,
observasi dan dokumentasi dengan teknik anlisis data yang dibantu software Nvivo untuk
mengolah datanya.Hasil penelitian : Dari hasil penelitian diketahui bahwa implementasi
kebijakan telah berjalan dengan baik. Beberapa faktor pendorong yaitu koordinasi pemerintahan,
ekonomi kreatif berbasis aplikasi, pemberdayaan masyarakat dan potensi UMKM. Sedangkan
faktor penghambatnya yaitu proses produksi dan distribusi, mindset masyarakat, pemahaman
teknologi, penyebab kemiskinan lain seperti kurangnya lapangan pekerjaan, legalitas , kurangnya
SDM, dan kelembagaan. Kesimpulan : Dalam pelaksanaan implementasi kebijakan
penanggulangan kemiskinan telah terlaksana dengan baik yang ditujukan dengan terlaksananya
program sesuai dengan indikator-indikator keberhasilan impelementasi kebijakan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04606/IPDN/2024 |
362.509 598 651 2 THE i |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 12 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193229 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204093737 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000313 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI PROGRAM EKONOMI KREATIF PENGEMBANGAN UMKM PADA DESA WISATA DI KABUPATEN LOMBOK BARAT /$c Theresya Wulandani Putri | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Theresya Wulandani Putri | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 21 : $b illus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/17820/ | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 362.509 598 651 2 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 362.509 598 651 2 THE i | 10 |
| 650 | # |
4 |
$a Layanan Penanggulangan Kemiskinan | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Angka kemiskinan yang tinggi dan semakin bertambah di Kabupaten Lombok Barat . Hingga saat ini kemiskinan masih terbilang tinggi meskipun pemerintah berupaya mengurangi kemiskinan dengan cara menerapakan sejumlah kebijakan yang dapat mengatasi masalah kemiskinan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan, juga untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat. Dalam penetuan keberhasilan implementasi kebijakan, peneliti menggunakan Teori Knill dan Tosun dimana dalam teori tersebut peneliti dapat mengukur keberhasilan implementasi melihat dari ketepatan, instrumen kebijakan, desain kebijakan, kontrol struktur, desain institusi, kapasitas administrasi dan penerimaan sosial. Metode : Dalam penelitian ini diggunakan metode penelitian wawancara, observasi dan dokumentasi dengan teknik anlisis data yang dibantu software Nvivo untuk mengolah datanya.Hasil penelitian : Dari hasil penelitian diketahui bahwa implementasi kebijakan telah berjalan dengan baik. Beberapa faktor pendorong yaitu koordinasi pemerintahan, ekonomi kreatif berbasis aplikasi, pemberdayaan masyarakat dan potensi UMKM. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu proses produksi dan distribusi, mindset masyarakat, pemahaman teknologi, penyebab kemiskinan lain seperti kurangnya lapangan pekerjaan, legalitas , kurangnya SDM, dan kelembagaan. Kesimpulan : Dalam pelaksanaan implementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan telah terlaksana dengan baik yang ditujukan dengan terlaksananya program sesuai dengan indikator-indikator keberhasilan impelementasi kebijakan. | 12 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026