Detail Katalog
ID: 30009Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KOLABORASI AKTOR PENTAHELIX DALAM MENGURANGI DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN NIKEL DI KABUPATEN KOLAKA / Gusti Putu Yuda Wirashana
Pengarang:
Gusti Putu Yuda Wirashana ; Meliasta Hapri Tarigan
Gusti Putu Yuda Wirashana ; Meliasta Hapri Tarigan
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Permasalahan Lingkungan
Deskripsi Fisik:
12
12
Nomor Panggil:
363.730 959 848 21 GUS k
363.730 959 848 21 GUS k
Control Number:
INLIS000000001193238
INLIS000000001193238
BIB ID:
0010-0226000322
0010-0226000322
Catatan
Permasalahan (GAP): Eksploitasi sumber daya alam di Kabupaten Kolaka, terutama
pertambangan nikel, meningkat pesat tanpa memperhatikan dampak lingkungan. Kolaborasi
aktor Pentahelix (pemerintah, bisnis, akademisi, komunitas, media) dalam mitigasi
kerusakan lingkungan belum dipahami dengan baik. Tujuan: Menilai kolaborasi aktor
Pentahelix dalam mengurangi dampak lingkungan pertambangan di Kabupaten Kolaka
menggunakan teori Friend dan Cook, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambat. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif, menggunakan
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan
2
verifikasi. Hasil/Temuan: Kolaborasi Pentahelix di Kolaka belum optimal karena tidak
adanya regulasi formal seperti surat keputusan. Meskipun ada faktor pendukung, banyak
hambatan yang menghalangi efektivitas kolaborasi. Kesimpulan: Diperlukan kebijakan atau
surat keputusan formal untuk mengatur kolaborasi multiaktor di Kolaka, sehingga hambatan
dapat diminimalisir dan aktor dapat berperan lebih efektif dalam mitigasi kerusakan
lingkungan.
pertambangan nikel, meningkat pesat tanpa memperhatikan dampak lingkungan. Kolaborasi
aktor Pentahelix (pemerintah, bisnis, akademisi, komunitas, media) dalam mitigasi
kerusakan lingkungan belum dipahami dengan baik. Tujuan: Menilai kolaborasi aktor
Pentahelix dalam mengurangi dampak lingkungan pertambangan di Kabupaten Kolaka
menggunakan teori Friend dan Cook, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambat. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif, menggunakan
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan
2
verifikasi. Hasil/Temuan: Kolaborasi Pentahelix di Kolaka belum optimal karena tidak
adanya regulasi formal seperti surat keputusan. Meskipun ada faktor pendukung, banyak
hambatan yang menghalangi efektivitas kolaborasi. Kesimpulan: Diperlukan kebijakan atau
surat keputusan formal untuk mengatur kolaborasi multiaktor di Kolaka, sehingga hambatan
dapat diminimalisir dan aktor dapat berperan lebih efektif dalam mitigasi kerusakan
lingkungan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04611/IPDN/2024 |
363.730 959 848 21 GUS k |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193238 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204095903 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000322 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KOLABORASI AKTOR PENTAHELIX DALAM MENGURANGI DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN NIKEL DI KABUPATEN KOLAKA /$c Gusti Putu Yuda Wirashana | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Gusti Putu Yuda Wirashana | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 12 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18230 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Meliasta Hapri Tarigan | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.730 959 848 21 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.730 959 848 21 GUS k | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Permasalahan Lingkungan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan (GAP): Eksploitasi sumber daya alam di Kabupaten Kolaka, terutama pertambangan nikel, meningkat pesat tanpa memperhatikan dampak lingkungan. Kolaborasi aktor Pentahelix (pemerintah, bisnis, akademisi, komunitas, media) dalam mitigasi kerusakan lingkungan belum dipahami dengan baik. Tujuan: Menilai kolaborasi aktor Pentahelix dalam mengurangi dampak lingkungan pertambangan di Kabupaten Kolaka menggunakan teori Friend dan Cook, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif, menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan 2 verifikasi. Hasil/Temuan: Kolaborasi Pentahelix di Kolaka belum optimal karena tidak adanya regulasi formal seperti surat keputusan. Meskipun ada faktor pendukung, banyak hambatan yang menghalangi efektivitas kolaborasi. Kesimpulan: Diperlukan kebijakan atau surat keputusan formal untuk mengatur kolaborasi multiaktor di Kolaka, sehingga hambatan dapat diminimalisir dan aktor dapat berperan lebih efektif dalam mitigasi kerusakan lingkungan. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026