Detail Katalog
ID: 30029Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
ANALISIS PELAPORAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) NONFISIK DI KOTA DUMAI : - / Muhammad Rauf
Edisi: -
Pengarang:
Muhammad Rauf ; Alma’ Arif
Muhammad Rauf ; Alma’ Arif
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Keuangan Publik
Deskripsi Fisik:
17 : Ilust. ; - -
17 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
366. 598 141 4 MUH a
366. 598 141 4 MUH a
Control Number:
INLIS000000001193258
INLIS000000001193258
BIB ID:
0010-0226000342
0010-0226000342
Catatan
Penulis berfokus pada permasalahan terlambatnya proses
pelaporan yang mengakibatkan terkendalanya proses pencairan anggaran dan tidak maksimalnya
proses pemanfaatan anggaran Dana Alokasi Khusus Nonfisik khususnya DAK Nonfisik Dana
Pelayanan Pelindungan Perempuan dan Anak di Kota Dumai. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui bagaimana proses pelaporan DAK Nonfisik, mengidentifikasi faktor-faktor
yang menjadi penghambat proses pelaporan DAK Nonfisik dan mendeskripsikan bentuk pelaporan
2
DAK Nonfisik yang seharusnya dilakukan di Kota Dumai terkhusus Dana Pelayanan Perlindungan
Perempuan dan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Dumai.
Metode: Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif induktif.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik menggunakan aplikasi Nvivo 12 Pro.
Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu proses pelaporan DAK
Nonfisik dilaksanakan sebanyak dua tahap dalam satu tahun anggaran sesuai dengan jenis DAK
Nonfisik dan regulasi pelaporan. Faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan proses pelaporan
DAK Nonfisik diantaranya adalah koordinasi internal yang kurang baik, kurangnya pemahaman
terhadap sistem pelaporan, dan tidak sinkronnya pelaporan antara dinas dan unit pelaksana teknis
daerah. Pelaporan DAK Nonfisik di Kota Dumai harus melalui proses koordinasi yang baik dan
sosialisasi terkait sistem pelaporan melalui bimtek yang efektif. Kesimpulan: Proses koordinasi yang
baik dan sosialisasi yang efektif tentang proses pelaporan perlu dilakukan agar proses pelaporan DAK
Nonfisik dapat berjalan lebih baik.
pelaporan yang mengakibatkan terkendalanya proses pencairan anggaran dan tidak maksimalnya
proses pemanfaatan anggaran Dana Alokasi Khusus Nonfisik khususnya DAK Nonfisik Dana
Pelayanan Pelindungan Perempuan dan Anak di Kota Dumai. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui bagaimana proses pelaporan DAK Nonfisik, mengidentifikasi faktor-faktor
yang menjadi penghambat proses pelaporan DAK Nonfisik dan mendeskripsikan bentuk pelaporan
2
DAK Nonfisik yang seharusnya dilakukan di Kota Dumai terkhusus Dana Pelayanan Perlindungan
Perempuan dan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Dumai.
Metode: Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif induktif.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik menggunakan aplikasi Nvivo 12 Pro.
Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu proses pelaporan DAK
Nonfisik dilaksanakan sebanyak dua tahap dalam satu tahun anggaran sesuai dengan jenis DAK
Nonfisik dan regulasi pelaporan. Faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan proses pelaporan
DAK Nonfisik diantaranya adalah koordinasi internal yang kurang baik, kurangnya pemahaman
terhadap sistem pelaporan, dan tidak sinkronnya pelaporan antara dinas dan unit pelaksana teknis
daerah. Pelaporan DAK Nonfisik di Kota Dumai harus melalui proses koordinasi yang baik dan
sosialisasi terkait sistem pelaporan melalui bimtek yang efektif. Kesimpulan: Proses koordinasi yang
baik dan sosialisasi yang efektif tentang proses pelaporan perlu dilakukan agar proses pelaporan DAK
Nonfisik dapat berjalan lebih baik.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04618/IPDN/2024 |
366. 598 141 4 MUH a |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193258 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260205091258 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000342 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a ANALISIS PELAPORAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) NONFISIK DI KOTA DUMAI : $b - /$c Muhammad Rauf | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Rauf | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 17 : $b Ilust. ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17313 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Alma’ Arif | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 366. 598 141 4 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 366. 598 141 4 MUH a | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Keuangan Publik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penulis berfokus pada permasalahan terlambatnya proses pelaporan yang mengakibatkan terkendalanya proses pencairan anggaran dan tidak maksimalnya proses pemanfaatan anggaran Dana Alokasi Khusus Nonfisik khususnya DAK Nonfisik Dana Pelayanan Pelindungan Perempuan dan Anak di Kota Dumai. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pelaporan DAK Nonfisik, mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat proses pelaporan DAK Nonfisik dan mendeskripsikan bentuk pelaporan 2 DAK Nonfisik yang seharusnya dilakukan di Kota Dumai terkhusus Dana Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Dumai. Metode: Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik menggunakan aplikasi Nvivo 12 Pro. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu proses pelaporan DAK Nonfisik dilaksanakan sebanyak dua tahap dalam satu tahun anggaran sesuai dengan jenis DAK Nonfisik dan regulasi pelaporan. Faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan proses pelaporan DAK Nonfisik diantaranya adalah koordinasi internal yang kurang baik, kurangnya pemahaman terhadap sistem pelaporan, dan tidak sinkronnya pelaporan antara dinas dan unit pelaksana teknis daerah. Pelaporan DAK Nonfisik di Kota Dumai harus melalui proses koordinasi yang baik dan sosialisasi terkait sistem pelaporan melalui bimtek yang efektif. Kesimpulan: Proses koordinasi yang baik dan sosialisasi yang efektif tentang proses pelaporan perlu dilakukan agar proses pelaporan DAK Nonfisik dapat berjalan lebih baik. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 05 Feb 2026