Detail Katalog
ID: 30045Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI PEMANFAATAN BARANG MILIK DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI BPKAD KOTA MAKASSAR : - / Putri Rumpati Bangsawan
Edisi: -
Pengarang:
Putri Rumpati Bangsawan ; Riswati
Putri Rumpati Bangsawan ; Riswati
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Keuangan Publik
Deskripsi Fisik:
19 : Ilust. ; - -
19 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
336. 598 477 PUT o
336. 598 477 PUT o
Control Number:
INLIS000000001193274
INLIS000000001193274
BIB ID:
0010-0226000358
0010-0226000358
Catatan
Pendapatan daerah Kota Makassar tercatat pada periode tahun
2019-2022 secara umum terjadi fluktuatif dari target anggaran serta realisasi. Hal tersebut
dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya ialah pengelolaan barang milik daerahnya.
Tujuan: Tujuan dari penelitian yang dilakukan ada tiga yang diantaranya, untuk menganalisis
dan mengetahui optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan
Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mengidentifikasi faktor
penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan
Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan dalam
optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah
di BPKAD Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif
deskriptif dengan pendekatan induktif kemudian menggunakan teori optimalisasi oleh Siregar
yang memiliki 3 dimensi yang diantaranya Identifikasi aset, analisis pemanfaatan aset, sistem
informasi manajemen aset (SIMA). Kemudian data yang digunakan adalah data primer dan
data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi kemudian dari data
yang diperoleh peneliti menganalisis datanya sesuai dengan mulai dari reduksi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Proses identifikasi aset yang dilakukan oleh
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar memiliki tahapan yang sesuai
dengan teori yang dikemukakan oleh Siregar terkait identifikasi aset. Analisis optimalisasi
pemanfaatan aset di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar melakukan
pemilahan aset operasional dan non operasional serta melakukan proses pengoptimalan aset
baik melalui sewa dan penjualan aset. penggunaan sistem informasi manajemen aset (SIMA)
dalam suatu instansi akan memudahkan pengelolaan aset sehingga pengelolaan aset dapat
berjalan dengan lancar mulai dari perencanaan hingga pemantauan dan pengendalian aset.
Terdapat dua faktor yang menjadi penghambat yang menjadikan Badan Pengelola Keuangan
dan aset Daerah masih belum bisa melaksanakan optimalisasi dengan baik. Menggunakan
aplikasi SIMBAKDA merupakan upaya yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan
Aset Daerah Kota Makassar dalam menutupi kekurangan yang ada di organisasi yaitu dengan
kekurangan Sumber Daya Manusia dan kurang strategisnya lokasi dari beberapa aset yang
dimiliki. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah
dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Makassar masih belum optimal. Faktor
penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan
Asli Daerah di Kota Makassar terdapat dua faktor yaitu sumber daya manusia yang terbatas
dan lokasi aset yang tidak strategis. upaya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam
Optimalisasi barang Milik Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah terdiri dari
Membuat suatu Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA) yang bernama Sistem Informasi
Manajemen Barang Milik Daerah (SIMBAKDA) Makassar yang berguna untuk memudahkan
kinerja dalam penatausahaan aset serta Memperbaiki aset yang masih rusak serta
mengupayakan adanya perhatian khusus yang diberikan untuk aset yang memiliki lokasi yang
kurang strategis dalam optimalisasinya.
2019-2022 secara umum terjadi fluktuatif dari target anggaran serta realisasi. Hal tersebut
dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya ialah pengelolaan barang milik daerahnya.
Tujuan: Tujuan dari penelitian yang dilakukan ada tiga yang diantaranya, untuk menganalisis
dan mengetahui optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan
Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mengidentifikasi faktor
penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan
Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan dalam
optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah
di BPKAD Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif
deskriptif dengan pendekatan induktif kemudian menggunakan teori optimalisasi oleh Siregar
yang memiliki 3 dimensi yang diantaranya Identifikasi aset, analisis pemanfaatan aset, sistem
informasi manajemen aset (SIMA). Kemudian data yang digunakan adalah data primer dan
data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi kemudian dari data
yang diperoleh peneliti menganalisis datanya sesuai dengan mulai dari reduksi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Proses identifikasi aset yang dilakukan oleh
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar memiliki tahapan yang sesuai
dengan teori yang dikemukakan oleh Siregar terkait identifikasi aset. Analisis optimalisasi
pemanfaatan aset di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar melakukan
pemilahan aset operasional dan non operasional serta melakukan proses pengoptimalan aset
baik melalui sewa dan penjualan aset. penggunaan sistem informasi manajemen aset (SIMA)
dalam suatu instansi akan memudahkan pengelolaan aset sehingga pengelolaan aset dapat
berjalan dengan lancar mulai dari perencanaan hingga pemantauan dan pengendalian aset.
Terdapat dua faktor yang menjadi penghambat yang menjadikan Badan Pengelola Keuangan
dan aset Daerah masih belum bisa melaksanakan optimalisasi dengan baik. Menggunakan
aplikasi SIMBAKDA merupakan upaya yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan
Aset Daerah Kota Makassar dalam menutupi kekurangan yang ada di organisasi yaitu dengan
kekurangan Sumber Daya Manusia dan kurang strategisnya lokasi dari beberapa aset yang
dimiliki. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah
dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Makassar masih belum optimal. Faktor
penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan
Asli Daerah di Kota Makassar terdapat dua faktor yaitu sumber daya manusia yang terbatas
dan lokasi aset yang tidak strategis. upaya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam
Optimalisasi barang Milik Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah terdiri dari
Membuat suatu Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA) yang bernama Sistem Informasi
Manajemen Barang Milik Daerah (SIMBAKDA) Makassar yang berguna untuk memudahkan
kinerja dalam penatausahaan aset serta Memperbaiki aset yang masih rusak serta
mengupayakan adanya perhatian khusus yang diberikan untuk aset yang memiliki lokasi yang
kurang strategis dalam optimalisasinya.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04633/IPDN/2024 |
336. 598 477 PUT o |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193274 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260205094738 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000358 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI PEMANFAATAN BARANG MILIK DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI BPKAD KOTA MAKASSAR : $b - /$c Putri Rumpati Bangsawan | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Putri Rumpati Bangsawan | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 19 : $b Ilust. ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19207 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Riswati | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 336. 598 477 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 336. 598 477 PUT o | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Keuangan Publik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Pendapatan daerah Kota Makassar tercatat pada periode tahun 2019-2022 secara umum terjadi fluktuatif dari target anggaran serta realisasi. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya ialah pengelolaan barang milik daerahnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian yang dilakukan ada tiga yang diantaranya, untuk menganalisis dan mengetahui optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mengidentifikasi faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan dalam optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif kemudian menggunakan teori optimalisasi oleh Siregar yang memiliki 3 dimensi yang diantaranya Identifikasi aset, analisis pemanfaatan aset, sistem informasi manajemen aset (SIMA). Kemudian data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi kemudian dari data yang diperoleh peneliti menganalisis datanya sesuai dengan mulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Proses identifikasi aset yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar memiliki tahapan yang sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Siregar terkait identifikasi aset. Analisis optimalisasi pemanfaatan aset di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar melakukan pemilahan aset operasional dan non operasional serta melakukan proses pengoptimalan aset baik melalui sewa dan penjualan aset. penggunaan sistem informasi manajemen aset (SIMA) dalam suatu instansi akan memudahkan pengelolaan aset sehingga pengelolaan aset dapat berjalan dengan lancar mulai dari perencanaan hingga pemantauan dan pengendalian aset. Terdapat dua faktor yang menjadi penghambat yang menjadikan Badan Pengelola Keuangan dan aset Daerah masih belum bisa melaksanakan optimalisasi dengan baik. Menggunakan aplikasi SIMBAKDA merupakan upaya yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar dalam menutupi kekurangan yang ada di organisasi yaitu dengan kekurangan Sumber Daya Manusia dan kurang strategisnya lokasi dari beberapa aset yang dimiliki. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Makassar masih belum optimal. Faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Makassar terdapat dua faktor yaitu sumber daya manusia yang terbatas dan lokasi aset yang tidak strategis. upaya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam Optimalisasi barang Milik Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah terdiri dari Membuat suatu Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA) yang bernama Sistem Informasi Manajemen Barang Milik Daerah (SIMBAKDA) Makassar yang berguna untuk memudahkan kinerja dalam penatausahaan aset serta Memperbaiki aset yang masih rusak serta mengupayakan adanya perhatian khusus yang diberikan untuk aset yang memiliki lokasi yang kurang strategis dalam optimalisasinya. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 05 Feb 2026