Detail Katalog
ID: 30057Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) DI KABUPATEN LUWU UTARA : - / Samsul
Edisi: -
Pengarang:
Samsul ; Tun Huseno
Samsul ; Tun Huseno
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Pajak dan Perpajakan
Deskripsi Fisik:
15 : - ; - -
15 : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
336.259 847 11 SAM o
336.259 847 11 SAM o
Control Number:
INLIS000000001193286
INLIS000000001193286
BIB ID:
0010-0226000370
0010-0226000370
Catatan
Masih terdapat ketidaksesuaian antara target dan realisasi
penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Luwu Utara,
menunjukkan adanya kendala dalam proses pemungutan pajak yang menyebabkan penyerapannya
belum optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi
pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dilakukan oleh
Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Luwu Utara, kendala yang dihadapi Badan Pendapatan Daerah
Kabupaten Luwu Utara, serta bagaimana upayayang dilakukan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten
Luwu Utara dalam mengatasi kendala-kendala dalam penyelenggaraan optimalisasi pemungutan
Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Metode: Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Metode
ini merupakan metode yang digunakan untuk mendeskripsikan suatu kejadian yang terjadi di
lapangan. Dalam hal penelitian ini dapat membantu memecahkan masalah yang ada dalam penelitian
dengan mengungkap fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Hasil/Temuan: Dan Bangunan Perdesaan
dan Perkotaan (PBB-P2) yaitu pelaksanaan optimalisasi pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan
Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masih terdapat beberapa hambatan yang dapat mengganggu
pelaksanaan pemungutan pajak, `seperti kurangnya kurangnya jumlah personel, kepatuhan wajib
pajak, serta administrasi pemungutan pajak yang masih kurang. Akan tetapi hambatan-hambatan
tersebut telah diupayakan agar dapat diatasi sehingga penyelenggaraan pemungutan Pajak Bumi Dan
Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Luwu Utara dapat terlaksana dengan baik
dan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Luwu Utara dalam sektor pajak.
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun Optimalisasi Pemungutan Pajak
Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Luwu Utara telah dilaksanakan
sesuai peraturan dan menunjukkan realisasi pendapatan yang baik, berbagai hambatan lapangan
seperti keterbatasan sumber daya, ketidaksesuaian data, dan domisili wajib pajak di luar wilayah
masih menghambat pelaksanaan yang lebih optimal.
penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Luwu Utara,
menunjukkan adanya kendala dalam proses pemungutan pajak yang menyebabkan penyerapannya
belum optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi
pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dilakukan oleh
Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Luwu Utara, kendala yang dihadapi Badan Pendapatan Daerah
Kabupaten Luwu Utara, serta bagaimana upayayang dilakukan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten
Luwu Utara dalam mengatasi kendala-kendala dalam penyelenggaraan optimalisasi pemungutan
Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Metode: Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Metode
ini merupakan metode yang digunakan untuk mendeskripsikan suatu kejadian yang terjadi di
lapangan. Dalam hal penelitian ini dapat membantu memecahkan masalah yang ada dalam penelitian
dengan mengungkap fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Hasil/Temuan: Dan Bangunan Perdesaan
dan Perkotaan (PBB-P2) yaitu pelaksanaan optimalisasi pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan
Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masih terdapat beberapa hambatan yang dapat mengganggu
pelaksanaan pemungutan pajak, `seperti kurangnya kurangnya jumlah personel, kepatuhan wajib
pajak, serta administrasi pemungutan pajak yang masih kurang. Akan tetapi hambatan-hambatan
tersebut telah diupayakan agar dapat diatasi sehingga penyelenggaraan pemungutan Pajak Bumi Dan
Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Luwu Utara dapat terlaksana dengan baik
dan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Luwu Utara dalam sektor pajak.
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun Optimalisasi Pemungutan Pajak
Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Luwu Utara telah dilaksanakan
sesuai peraturan dan menunjukkan realisasi pendapatan yang baik, berbagai hambatan lapangan
seperti keterbatasan sumber daya, ketidaksesuaian data, dan domisili wajib pajak di luar wilayah
masih menghambat pelaksanaan yang lebih optimal.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04645/IPDN/2024 |
336.259 847 11 SAM o |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193286 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260205101324 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000370 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) DI KABUPATEN LUWU UTARA : $b - /$c Samsul | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Samsul | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 15 : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18620 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Tun Huseno | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 336.259 847 11 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 336.259 847 11 SAM o | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Pajak dan Perpajakan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Masih terdapat ketidaksesuaian antara target dan realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Luwu Utara, menunjukkan adanya kendala dalam proses pemungutan pajak yang menyebabkan penyerapannya belum optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Luwu Utara, kendala yang dihadapi Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Luwu Utara, serta bagaimana upayayang dilakukan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Luwu Utara dalam mengatasi kendala-kendala dalam penyelenggaraan optimalisasi pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Metode ini merupakan metode yang digunakan untuk mendeskripsikan suatu kejadian yang terjadi di lapangan. Dalam hal penelitian ini dapat membantu memecahkan masalah yang ada dalam penelitian dengan mengungkap fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Hasil/Temuan: Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yaitu pelaksanaan optimalisasi pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masih terdapat beberapa hambatan yang dapat mengganggu pelaksanaan pemungutan pajak, `seperti kurangnya kurangnya jumlah personel, kepatuhan wajib pajak, serta administrasi pemungutan pajak yang masih kurang. Akan tetapi hambatan-hambatan tersebut telah diupayakan agar dapat diatasi sehingga penyelenggaraan pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Luwu Utara dapat terlaksana dengan baik dan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Luwu Utara dalam sektor pajak. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun Optimalisasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Luwu Utara telah dilaksanakan sesuai peraturan dan menunjukkan realisasi pendapatan yang baik, berbagai hambatan lapangan seperti keterbatasan sumber daya, ketidaksesuaian data, dan domisili wajib pajak di luar wilayah masih menghambat pelaksanaan yang lebih optimal. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 05 Feb 2026