Detail Katalog

ID: 30059
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS SOSIAL DALAM PENANGANAN ORANG TERLANTAR DI KABUPATEN TEMANGGUNG PROVINSI JAWA TENGAH / REYHAN ARDI FEKAMAHSA

Edisi: -

Pengarang:
REYHAN ARDI FEKAMAHSA ; Khasan Effendy
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Layanan Sosial
Deskripsi Fisik:
13 hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
362.959 826 54 REY s
Control Number:
INLIS000000001193288
BIB ID:
0010-0226000372
Catatan
Banyaknya orang terlantar yang berkeliaran dan
berada di pinggiran jalan, ruko-ruko, fasilitas umum, dan tempat-tempat yang berpotensi
mengganggu ketentraman dan ketertiban umum memunculkan berbagai dampak buruk di
lingkungan masyarakat. Satuan polisi pamong praja sebagai perangkat daerah memiliki
tanggung jawab guna menegakkan peraturan daerah serta menciptakan trantibum. Penelitian
ini memiliki tujuan guna mengetahui sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas
Sosial Kabupaten Temanggung dalam penanganan orang terlantar di Kabupaten Temanggung.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa bentuk sinergitas
yang dilakukan oleh Satpol PP dan Dinas Sosial dalam penanganan orang terlantar, serta untuk
mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat sinergitas yang dilakukan oleh Satpol
PP dan Dinas Sosial dalam proses penanganan orang terlantar di Kabupaten Temanggung.
Metode : Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori sinergitas oleh Najiyati dan Rahmat
dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif serta menggunakan teknik observasi,
wawancara dan dokumentasi. Pisau analisis dalam penelitian ini adalah teori sinergitas menurut
Najiyati Rahmat (2011) yang meliputi komunikasi dan koordinasi. Hasil/Temuan : Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas
Sosial Kabupaten Temanggung telah menjalankan sinergitas yang baik dalam penegakan
peraturan daerah tentang penanganan orang terlantar. Namun dalam pelaksanaannya Masih
ditemukan beberapa hambatan mulai dari sumber daya manusia, kesadaran masyarakat, dan
anggaran. Oleh sebab itu Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung harus mengoptimalkan
sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Sosial Kabupaten Temanggung dengan
mengatasi hambatan dalam penanganan orang terlantar agar dapat terciptanya ketentraman dan
ketertiban umum di masyarakat. Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini yakni sinergitas
antara Satpol PP dan Dinas Sosial masih harus di optimalkan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04647/IPDN/2024 362.959 826 54 REY s Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193288 1
005 _ _ 20260205101924 2
035 # # $a 0010-0226000372 3
245 1 # $a SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS SOSIAL DALAM PENANGANAN ORANG TERLANTAR DI KABUPATEN TEMANGGUNG PROVINSI JAWA TENGAH /$c REYHAN ARDI FEKAMAHSA 4
100 _ # $a REYHAN ARDI FEKAMAHSA 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 13 hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18454 8
700 _ # $a Khasan Effendy 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 362.959 826 54 11
084 # # $a 362.959 826 54 REY s 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Layanan Sosial 14
520 # # $a Banyaknya orang terlantar yang berkeliaran dan berada di pinggiran jalan, ruko-ruko, fasilitas umum, dan tempat-tempat yang berpotensi mengganggu ketentraman dan ketertiban umum memunculkan berbagai dampak buruk di lingkungan masyarakat. Satuan polisi pamong praja sebagai perangkat daerah memiliki tanggung jawab guna menegakkan peraturan daerah serta menciptakan trantibum. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Sosial Kabupaten Temanggung dalam penanganan orang terlantar di Kabupaten Temanggung. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa bentuk sinergitas yang dilakukan oleh Satpol PP dan Dinas Sosial dalam penanganan orang terlantar, serta untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat sinergitas yang dilakukan oleh Satpol PP dan Dinas Sosial dalam proses penanganan orang terlantar di Kabupaten Temanggung. Metode : Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori sinergitas oleh Najiyati dan Rahmat dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif serta menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pisau analisis dalam penelitian ini adalah teori sinergitas menurut Najiyati Rahmat (2011) yang meliputi komunikasi dan koordinasi. Hasil/Temuan : Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Sosial Kabupaten Temanggung telah menjalankan sinergitas yang baik dalam penegakan peraturan daerah tentang penanganan orang terlantar. Namun dalam pelaksanaannya Masih ditemukan beberapa hambatan mulai dari sumber daya manusia, kesadaran masyarakat, dan anggaran. Oleh sebab itu Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung harus mengoptimalkan sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Sosial Kabupaten Temanggung dengan mengatasi hambatan dalam penanganan orang terlantar agar dapat terciptanya ketentraman dan ketertiban umum di masyarakat. Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini yakni sinergitas antara Satpol PP dan Dinas Sosial masih harus di optimalkan. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 05 Feb 2026
Export