Detail Katalog
ID: 30122Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS BELANJA URUSAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN SOSIAL UNTUK MENURUNKAN ANGKA KEMISKINAN DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT : - / Margareta Patricia Mardianus
Edisi: -
Pengarang:
Margareta Patricia Mardianus ; Marja Sinurat
Margareta Patricia Mardianus ; Marja Sinurat
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Permasalahan Kemiskinan
Deskripsi Fisik:
14 : Ilust ; - -
14 : Ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
362.559 868 21 MAR e
362.559 868 21 MAR e
Control Number:
INLIS000000001193351
INLIS000000001193351
BIB ID:
0010-0226000435
0010-0226000435
Catatan
Salah satu langkah kebijakan yang dapat
diambil oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan
mengarahkan mereka menuju kebebasan dari kemiskinan adalah dengan melakukan
belanja pemerintah. Melihat dari realisasi belanja urusan pendidikan, kesehatan, serta
sosial pada tabel sebelumnya, belanja fungsi pendidikan dan kesehatan selama kurun
waktu 2021-2023 mengalami tren penurunan dibandingkan dengan tahun-tahun
sebelumnya. Hal ini mengindikasikan masih kurangnya efektivitas pemerintah dalam
merealisasikan belanja sehingga realisasi belanja belum mencapai angka 100%.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas belanja urusan
pendidikan, kesehatan, dan sosial untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten
Manggarai Barat, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan
efektivitas belanja urusan pendidikan, kesehatan, dan sosial untuk menurunkan angka
kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Penelitian ini mengevaluasi tiga dimensi
efektivitas yaitu, pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi, dengan merujuk pada
teori Duncan (1973) dalam Steers (1985:53). Pengumpulan data dilakukan melalui
teknik wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan : Hasil
penelitian menunjukkan bahwa belanja urusan pendidikan belum efektif karena belum
tepat sasaran dimana realisasi kegiatan penyediaan biaya personil peserta didik
PAUD dan kesetaraan belum mencapai target, belanja urusan kesehatan belum
efektif karena belum memenuhi indikator tepat sasaran dimana realisasi ibu hamil
yang mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil tidak sesuai target, dan belanja
urusan sosial belum efektif karena belum merespons dengan baik dimana hanya
mengandalkan program dari pusat dan belum ada inisiasi program dari dinas sebagai
upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat.
Kesimpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya untuk menurunkan
angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat, melalui belanja urusan pendidikan,
kesehatan dan sosial belum terlaksana secara efektif.
diambil oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan
mengarahkan mereka menuju kebebasan dari kemiskinan adalah dengan melakukan
belanja pemerintah. Melihat dari realisasi belanja urusan pendidikan, kesehatan, serta
sosial pada tabel sebelumnya, belanja fungsi pendidikan dan kesehatan selama kurun
waktu 2021-2023 mengalami tren penurunan dibandingkan dengan tahun-tahun
sebelumnya. Hal ini mengindikasikan masih kurangnya efektivitas pemerintah dalam
merealisasikan belanja sehingga realisasi belanja belum mencapai angka 100%.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas belanja urusan
pendidikan, kesehatan, dan sosial untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten
Manggarai Barat, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan
efektivitas belanja urusan pendidikan, kesehatan, dan sosial untuk menurunkan angka
kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Penelitian ini mengevaluasi tiga dimensi
efektivitas yaitu, pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi, dengan merujuk pada
teori Duncan (1973) dalam Steers (1985:53). Pengumpulan data dilakukan melalui
teknik wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan : Hasil
penelitian menunjukkan bahwa belanja urusan pendidikan belum efektif karena belum
tepat sasaran dimana realisasi kegiatan penyediaan biaya personil peserta didik
PAUD dan kesetaraan belum mencapai target, belanja urusan kesehatan belum
efektif karena belum memenuhi indikator tepat sasaran dimana realisasi ibu hamil
yang mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil tidak sesuai target, dan belanja
urusan sosial belum efektif karena belum merespons dengan baik dimana hanya
mengandalkan program dari pusat dan belum ada inisiasi program dari dinas sebagai
upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat.
Kesimpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya untuk menurunkan
angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat, melalui belanja urusan pendidikan,
kesehatan dan sosial belum terlaksana secara efektif.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00287/IPDN/2026 |
362.559 868 21 MAR e |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193351 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260205012627 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000435 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS BELANJA URUSAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN SOSIAL UNTUK MENURUNKAN ANGKA KEMISKINAN DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT : $b - /$c Margareta Patricia Mardianus | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Margareta Patricia Mardianus | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 14 : $b Ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18603 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Marja Sinurat | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 362.559 868 21 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 362.559 868 21 MAR e | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Permasalahan Kemiskinan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Salah satu langkah kebijakan yang dapat diambil oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengarahkan mereka menuju kebebasan dari kemiskinan adalah dengan melakukan belanja pemerintah. Melihat dari realisasi belanja urusan pendidikan, kesehatan, serta sosial pada tabel sebelumnya, belanja fungsi pendidikan dan kesehatan selama kurun waktu 2021-2023 mengalami tren penurunan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini mengindikasikan masih kurangnya efektivitas pemerintah dalam merealisasikan belanja sehingga realisasi belanja belum mencapai angka 100%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas belanja urusan pendidikan, kesehatan, dan sosial untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas belanja urusan pendidikan, kesehatan, dan sosial untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Penelitian ini mengevaluasi tiga dimensi efektivitas yaitu, pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi, dengan merujuk pada teori Duncan (1973) dalam Steers (1985:53). Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja urusan pendidikan belum efektif karena belum tepat sasaran dimana realisasi kegiatan penyediaan biaya personil peserta didik PAUD dan kesetaraan belum mencapai target, belanja urusan kesehatan belum efektif karena belum memenuhi indikator tepat sasaran dimana realisasi ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil tidak sesuai target, dan belanja urusan sosial belum efektif karena belum merespons dengan baik dimana hanya mengandalkan program dari pusat dan belum ada inisiasi program dari dinas sebagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat. Kesimpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat, melalui belanja urusan pendidikan, kesehatan dan sosial belum terlaksana secara efektif. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 05 Feb 2026