Detail Katalog

ID: 30149
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

Kualitas Pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur / Fani Rachmadiyanto

Edisi: -

Pengarang:
Fani Rachmadiyanto ; H. Ismunarta
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Administrasi Properti
Deskripsi Fisik:
13 : ilust ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
352.559 833 2 FAN k
Control Number:
INLIS000000001193378
BIB ID:
0010-0226000462
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) merupakan
perizinan atas legalitas dari berdirinya suatu bangunan. Pembangunan di Kabupaten Gresik saat
ini terus dilakukan dengan pesat sehingga membuat DPMPTSP Kabupaten Gresik melaksanakan
pelayanan dalam pengurusan PBG. Sebanyak 829 permohoan pengurusan izin ini, masih 297
yang baru selesai. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
kualitas pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung menggunakan Sistem Informasi Manajemen
Bangunan Gedung (SIMBG) di DPMPTSP Kabupaten Gresik. Metode: Metode penelitian yang
digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik
pengumpulan data menggunakan triangulasi yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu pelayanan PBG
menggunakan SIMBG di DPMPTSP Kabupaten Gresik sudah baik, namun belum maksimal
karena adanya hambatan. Kesimpulan: Dari lima dimensi dari teori kualitas pelayanan dari
Zeithaml, dkk (1990) dalam Hardiyansyah (2011), yang terdiri dari lima dimensi, yaitu
berwujud, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati sudah dalam kategori baik, tetapi
belum maksimal. Hal ini disebabkan pada dimensi jaminan ketepatan waktu dimana penerbitan
izinnya melebihi 29 hari. Hal itu disebabkan banyak pemohon atau masyarakat yang
persyaratannya kurang dan tidak sesuai dan juga disebabkan karena keterlambatan penerbitan
surat rekomendasi dari dinas terkait. Maka dari itu DPMPTSP Kabupaten Gresik terus
meningkatkan pendampingan kepada pemohon/masyarakat dengan baik dan memperbaiki
koordinasi dengan dinas terkait agar dapat segera menerbitkan surat rekomendasi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04730/IPDN/2024 352.559 833 2 FAN k Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193378 1
005 _ _ 20260205020139 2
035 # # $a 0010-0226000462 3
245 1 # $a Kualitas Pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur /$c Fani Rachmadiyanto 4
100 _ # $a Fani Rachmadiyanto 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 13 : $b ilust ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19090 8
700 _ # $a H. Ismunarta 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 352.559 833 2 11
084 # # $a 352.559 833 2 FAN k 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Administrasi Properti 14
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) merupakan perizinan atas legalitas dari berdirinya suatu bangunan. Pembangunan di Kabupaten Gresik saat ini terus dilakukan dengan pesat sehingga membuat DPMPTSP Kabupaten Gresik melaksanakan pelayanan dalam pengurusan PBG. Sebanyak 829 permohoan pengurusan izin ini, masih 297 yang baru selesai. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung menggunakan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) di DPMPTSP Kabupaten Gresik. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu pelayanan PBG menggunakan SIMBG di DPMPTSP Kabupaten Gresik sudah baik, namun belum maksimal karena adanya hambatan. Kesimpulan: Dari lima dimensi dari teori kualitas pelayanan dari Zeithaml, dkk (1990) dalam Hardiyansyah (2011), yang terdiri dari lima dimensi, yaitu berwujud, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati sudah dalam kategori baik, tetapi belum maksimal. Hal ini disebabkan pada dimensi jaminan ketepatan waktu dimana penerbitan izinnya melebihi 29 hari. Hal itu disebabkan banyak pemohon atau masyarakat yang persyaratannya kurang dan tidak sesuai dan juga disebabkan karena keterlambatan penerbitan surat rekomendasi dari dinas terkait. Maka dari itu DPMPTSP Kabupaten Gresik terus meningkatkan pendampingan kepada pemohon/masyarakat dengan baik dan memperbaiki koordinasi dengan dinas terkait agar dapat segera menerbitkan surat rekomendasi. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 05 Feb 2026
Export