Detail Katalog
ID: 30175Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
UPAYA DINAS SOSIAL DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA : - / Immanuel Hamonangan Marpaung
Edisi: -
Pengarang:
Immanuel Hamonangan Marpaung ; Tjut Syiariah
Immanuel Hamonangan Marpaung ; Tjut Syiariah
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
anak jalanan
Deskripsi Fisik:
12 hlm : Ilus ; - -
12 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
362.735 981 261 IMM u
362.735 981 261 IMM u
Control Number:
INLIS000000001193404
INLIS000000001193404
BIB ID:
0010-0226000488
0010-0226000488
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Negara Indonesia, sebagai salah satu negara dengan jumlah
penduduk terpadat keempat di dunia, menghadapi berbagai masalah sosial dan ekonomi yang
mempengaruhi proses pembangunan. Salah satu dampaknya adalah peningkatan jumlah anak jalanan,
yang umumnya menimbulkan masalah sosial yang signifikan. Meskipun terdapat upaya-upaya
pembinaan dari Dinas Sosial, tantangan dalam mengatasi masalah ini di Kabupaten Labuhan Batu
tetap besar. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji serta mengetahui bagaimana upaya,
mengetahui faktor penghambat, dan mengatasi faktor penghambat Dinas Sosial Kabupaten Labuhan
Batu dalam memberikan pembinaan kepada anak jalanan. Metode: Penelitian ini menggunakan
penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data
yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten
Labuhanbatu belum berjalan dan terselenggara dengan baik dan maksimal. Ketebatasan anggaran dan
jumlah pekerja sosial yang sangat minim adalah faktor utamanya. Kesimpulan: Penulis
menyimpulkan bahwa Dinas Sosial melakukan pendataan langsung dan bekerja sama dengan Satpol
PP untuk pemantauan anak jalanan sebagai upaya preventif. Dalam dimensi preservatif, mereka
bekerja sama dengan yayasan panti asuhan untuk rehabilitasi mental dan fisik anak jalanan. Upaya
kuratif melibatkan pelatihan seperti kursus menjahit dan komputer. Untuk dimensi adaptasi, Dinas
Sosial dan Satpol-PP melaksanakan patroli razia untuk menjaga ketertiban umum. Penulis
mengidentifikasi beberapa faktor penghambat pemberdayaan anak jalanan, seperti terbatasnya sumber
daya manusia, alokasi anggaran, koordinasi, serta ekonomi dan partisipasi orang tua. Untuk mengatasi
hambatan tersebut, Dinas Sosial meningkatkan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi anggaran,
penguatan koordinasi, serta sosialisasi kepada orang tua. Penulis menyarankan Pemerintah Kabupaten
Labuhanbatu untuk mengevaluasi dan meningkatkan anggaran, mendorong kepala dinas lebih aktif,
serta mensosialisasikan pentingnya melindungi hak-hak anak jalanan.
penduduk terpadat keempat di dunia, menghadapi berbagai masalah sosial dan ekonomi yang
mempengaruhi proses pembangunan. Salah satu dampaknya adalah peningkatan jumlah anak jalanan,
yang umumnya menimbulkan masalah sosial yang signifikan. Meskipun terdapat upaya-upaya
pembinaan dari Dinas Sosial, tantangan dalam mengatasi masalah ini di Kabupaten Labuhan Batu
tetap besar. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji serta mengetahui bagaimana upaya,
mengetahui faktor penghambat, dan mengatasi faktor penghambat Dinas Sosial Kabupaten Labuhan
Batu dalam memberikan pembinaan kepada anak jalanan. Metode: Penelitian ini menggunakan
penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data
yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten
Labuhanbatu belum berjalan dan terselenggara dengan baik dan maksimal. Ketebatasan anggaran dan
jumlah pekerja sosial yang sangat minim adalah faktor utamanya. Kesimpulan: Penulis
menyimpulkan bahwa Dinas Sosial melakukan pendataan langsung dan bekerja sama dengan Satpol
PP untuk pemantauan anak jalanan sebagai upaya preventif. Dalam dimensi preservatif, mereka
bekerja sama dengan yayasan panti asuhan untuk rehabilitasi mental dan fisik anak jalanan. Upaya
kuratif melibatkan pelatihan seperti kursus menjahit dan komputer. Untuk dimensi adaptasi, Dinas
Sosial dan Satpol-PP melaksanakan patroli razia untuk menjaga ketertiban umum. Penulis
mengidentifikasi beberapa faktor penghambat pemberdayaan anak jalanan, seperti terbatasnya sumber
daya manusia, alokasi anggaran, koordinasi, serta ekonomi dan partisipasi orang tua. Untuk mengatasi
hambatan tersebut, Dinas Sosial meningkatkan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi anggaran,
penguatan koordinasi, serta sosialisasi kepada orang tua. Penulis menyarankan Pemerintah Kabupaten
Labuhanbatu untuk mengevaluasi dan meningkatkan anggaran, mendorong kepala dinas lebih aktif,
serta mensosialisasikan pentingnya melindungi hak-hak anak jalanan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04750/IPDN/2024 |
362.735 981 261 IMM u |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193404 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260205023409 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000488 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a UPAYA DINAS SOSIAL DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA : $b - /$c Immanuel Hamonangan Marpaung | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Immanuel Hamonangan Marpaung | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 12 hlm : $b Ilus ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19886 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Tjut Syiariah | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 362.735 981 261 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 362.735 981 261 IMM u | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a anak jalanan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Negara Indonesia, sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terpadat keempat di dunia, menghadapi berbagai masalah sosial dan ekonomi yang mempengaruhi proses pembangunan. Salah satu dampaknya adalah peningkatan jumlah anak jalanan, yang umumnya menimbulkan masalah sosial yang signifikan. Meskipun terdapat upaya-upaya pembinaan dari Dinas Sosial, tantangan dalam mengatasi masalah ini di Kabupaten Labuhan Batu tetap besar. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji serta mengetahui bagaimana upaya, mengetahui faktor penghambat, dan mengatasi faktor penghambat Dinas Sosial Kabupaten Labuhan Batu dalam memberikan pembinaan kepada anak jalanan. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu belum berjalan dan terselenggara dengan baik dan maksimal. Ketebatasan anggaran dan jumlah pekerja sosial yang sangat minim adalah faktor utamanya. Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa Dinas Sosial melakukan pendataan langsung dan bekerja sama dengan Satpol PP untuk pemantauan anak jalanan sebagai upaya preventif. Dalam dimensi preservatif, mereka bekerja sama dengan yayasan panti asuhan untuk rehabilitasi mental dan fisik anak jalanan. Upaya kuratif melibatkan pelatihan seperti kursus menjahit dan komputer. Untuk dimensi adaptasi, Dinas Sosial dan Satpol-PP melaksanakan patroli razia untuk menjaga ketertiban umum. Penulis mengidentifikasi beberapa faktor penghambat pemberdayaan anak jalanan, seperti terbatasnya sumber daya manusia, alokasi anggaran, koordinasi, serta ekonomi dan partisipasi orang tua. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Dinas Sosial meningkatkan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi anggaran, penguatan koordinasi, serta sosialisasi kepada orang tua. Penulis menyarankan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk mengevaluasi dan meningkatkan anggaran, mendorong kepala dinas lebih aktif, serta mensosialisasikan pentingnya melindungi hak-hak anak jalanan. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 05 Feb 2026