Detail Katalog

ID: 30213
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS (KB) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KELUARGA DI NAGARI KOTO RAWANG KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT : - / HAQQIL MIFTAHUR RIZQI

Edisi: -

Pengarang:
HAQQIL MIFTAHUR RIZQI ; Pusung, Piet Hein
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Keluarga Berencana
Deskripsi Fisik:
10 hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
363.965 981 31 HAQ e
Control Number:
INLIS000000001193442
BIB ID:
0010-0226000526
Catatan
Permasalahan (GAP): Penelitian ini dilatar belakangi oleh besarnya jumlah penduduk di
Indonesia; Program Kampung KB merupakan inovasi pemerintah dalam mengendalikan
jumlah penduduk serta pembangunan manusia dari desa; Kampung KB Nagari Koto Rawang
adalah salah satu program tersebut; ditemukan capaian setiap program belum efektif; belum
mencapai tujuannya dalam menciptakan keluarga berkualitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui Efektivitas Program Kampung Keluarga Berkualitas Nagari Koto Rawang
guna menciptakan keluarga berkualitas di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan deduktif.
Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Adapun Teori yang digunakan yakni teori efektivitas oleh Sutrisno dengan lima dimensi yakni
pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata.
Hasil/Temuan: Program Kampung KB Nagari Koto Rawang belum efektif karena capaian
setiap program belum menunjukan hasil yang sesuai dengan rencana awal, sehingga belum
mencapai tujuannya guna menciptakan keluarga berkualitas. Berdasarkan hasil penlitian
menunjukan: 1) Pemahaman Program belum tercapai disebabkan masih rendahnya
pemahaman masyarakat; 2) Tepat Saran telah tercapai dapat dilihat dari pelaksanaan program
berdasarkan kebutuhan masyarakat; 3) Tepat Waktu belum tercapai disebabkan masih
banayaknya kegiatan diluar rencana yang telah di tetapkan; 4) Tercapainya Tujuan belum
tercapai di sebakan masih banyaknya program yang dijalankan belum berdampak pada kualitas
masyarakat; 5) Perubahan Nyata belum tercapai disebabkan oleh penerapan program ditengah
masyarakat masih minim. Beberapa kendala yang ditemukan yakni pokja belum berjalan
dengan baik, kemauan masyarakat dalam menerapkan program masih rendah, dan kurangnya
partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang masih kurang. Kesimpulan: Program
Kampung KB Nagari Koto Rawang belum efektif. Beberapa kendala yang ditemukan yakni
pokja belum berjalan dengan baik, kemauan masyarakat dalam menerapkan program masih
rendah, dan kurangnya partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang masih kurang.
Namun terdapat upaya untuk mengatasi masalah ini, yakni pengoptimalan kinerja pokja ,
melakukan sosialisasi makin gencar, melakukan perencanaan yang lebih matang, melakukan
pemanfaatan sarana dan prasarana yang lebih optimal.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04778/IPDN/2024 363.965 981 31 HAQ e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193442 1
005 _ _ 20260206084655 2
035 # # $a 0010-0226000526 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS (KB) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KELUARGA DI NAGARI KOTO RAWANG KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT : $b - /$c HAQQIL MIFTAHUR RIZQI 4
100 _ # $a HAQQIL MIFTAHUR RIZQI 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 10 hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18613 8
700 _ # $a Pusung, Piet Hein 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 363.965 981 31 11
084 # # $a 363.965 981 31 HAQ e 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Keluarga Berencana 14
520 # # $a Permasalahan (GAP): Penelitian ini dilatar belakangi oleh besarnya jumlah penduduk di Indonesia; Program Kampung KB merupakan inovasi pemerintah dalam mengendalikan jumlah penduduk serta pembangunan manusia dari desa; Kampung KB Nagari Koto Rawang adalah salah satu program tersebut; ditemukan capaian setiap program belum efektif; belum mencapai tujuannya dalam menciptakan keluarga berkualitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Program Kampung Keluarga Berkualitas Nagari Koto Rawang guna menciptakan keluarga berkualitas di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan deduktif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun Teori yang digunakan yakni teori efektivitas oleh Sutrisno dengan lima dimensi yakni pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil/Temuan: Program Kampung KB Nagari Koto Rawang belum efektif karena capaian setiap program belum menunjukan hasil yang sesuai dengan rencana awal, sehingga belum mencapai tujuannya guna menciptakan keluarga berkualitas. Berdasarkan hasil penlitian menunjukan: 1) Pemahaman Program belum tercapai disebabkan masih rendahnya pemahaman masyarakat; 2) Tepat Saran telah tercapai dapat dilihat dari pelaksanaan program berdasarkan kebutuhan masyarakat; 3) Tepat Waktu belum tercapai disebabkan masih banayaknya kegiatan diluar rencana yang telah di tetapkan; 4) Tercapainya Tujuan belum tercapai di sebakan masih banyaknya program yang dijalankan belum berdampak pada kualitas masyarakat; 5) Perubahan Nyata belum tercapai disebabkan oleh penerapan program ditengah masyarakat masih minim. Beberapa kendala yang ditemukan yakni pokja belum berjalan dengan baik, kemauan masyarakat dalam menerapkan program masih rendah, dan kurangnya partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang masih kurang. Kesimpulan: Program Kampung KB Nagari Koto Rawang belum efektif. Beberapa kendala yang ditemukan yakni pokja belum berjalan dengan baik, kemauan masyarakat dalam menerapkan program masih rendah, dan kurangnya partisipasi masyarakat, sarana dan prasarana yang masih kurang. Namun terdapat upaya untuk mengatasi masalah ini, yakni pengoptimalan kinerja pokja , melakukan sosialisasi makin gencar, melakukan perencanaan yang lebih matang, melakukan pemanfaatan sarana dan prasarana yang lebih optimal. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 06 Feb 2026
Export