Detail Katalog
ID: 30224Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENGELOLAAN KEUANGAN DESA PADA KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN PROVINSI JAWA TIMUR : - / Nizar Maulana Dwi Atmadja
Edisi: -
Pengarang:
Nizar Maulana Dwi Atmadja ; Dadang Suwanda
Nizar Maulana Dwi Atmadja ; Dadang Suwanda
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Keuangan Negara di daerah atau provinsi tertrentu
Deskripsi Fisik:
25 : Ilust. ; - -
25 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
336.013 598 284 2 NIZ p
336.013 598 284 2 NIZ p
Control Number:
INLIS000000001193453
INLIS000000001193453
BIB ID:
0010-0226000537
0010-0226000537
Catatan
Pengelolaan keuangan desa adalah aspek penting dalam memastikan
pembangunan yang berkelanjutan dan pemerataan ekonomi di tingkat lokal. Adanya tindak
korupsi penyalahgunaan dana desa di Kecamatan Tuban yang disebabkan oleh lemahnya
pengendalian dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran sehingga sering terjadi
penyalahgunaan annggaran yang merugikan masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini
untuk mengetahui proses pengelolaan keuangan desa, faktor penghambat pengelolaan
keuangan desa dan upaya pemerintah desa dalam mengatasi penghambat dalam pengelolaan
keuangan desa di Kecamatan Tuban. Metode: Penelitian menggunakan Pendekatan Kualitatif
Deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan Wawancara Semi Terstruktur dan
dokumentasi. Adapun angkah-langkah analisa data yang digunakan adalah Pengumpulan
Data, Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Penelitian menggunakan
teori pengelolaan keuangan desa oleh Djaenuri(2011) dengan 5 (lima) dimensi yaitu
Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban.
Hasil/Temuan: Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan desa pada
Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur belum berjalan dengan baik. Hal
tersebut disebabkan oleh kurangnya kemampuan sumber daya perangkat desa pada Desa
Sugiharjo, belum terpenuhinya aspirasi masyarakat Desa Sugiharjo dan Sumurgung serta
pencairan dana yang sering mengalami keterlambatan. Upaya yang dilakukan adalah
pemerintah desa yaitu dengan melakukan pelatihan dan pendidikan teknologi informasi
kepada perangkat desa, meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Sugiharjo dan Sumurgung
serta menyiapkan rencana atas keterlambatan pencairan dana desa. Kesimpulan: Pelaksanaan
pengelolaan keuangan desa pada Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban yang terjadi pada Desa
Kembangbilo sudah dapat dikatakan baik dengan dilaksanakannya proses pengelolaan
keuangan namun masih terdapat kekurangan pada pemberian informasi realisasi APBDesa
kepada masyakarat. Pada Desa Sumurgung pengelolaan keuangan desa dapat dikatakan belum
sepenuhnya baik dikarenakan masih terdapat kekurangan dalam proses penatausahaan dan
pertanggungjawaban keuangan desa. Sedangkan pada Desa Sugiharjo pengelolaan keuangan
desa dapat dikatakan kurang baik dengan masih banyaknya kekurangan dalam proses
pengelolaan keuangan desa yang dilakukan.
pembangunan yang berkelanjutan dan pemerataan ekonomi di tingkat lokal. Adanya tindak
korupsi penyalahgunaan dana desa di Kecamatan Tuban yang disebabkan oleh lemahnya
pengendalian dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran sehingga sering terjadi
penyalahgunaan annggaran yang merugikan masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini
untuk mengetahui proses pengelolaan keuangan desa, faktor penghambat pengelolaan
keuangan desa dan upaya pemerintah desa dalam mengatasi penghambat dalam pengelolaan
keuangan desa di Kecamatan Tuban. Metode: Penelitian menggunakan Pendekatan Kualitatif
Deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan Wawancara Semi Terstruktur dan
dokumentasi. Adapun angkah-langkah analisa data yang digunakan adalah Pengumpulan
Data, Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Penelitian menggunakan
teori pengelolaan keuangan desa oleh Djaenuri(2011) dengan 5 (lima) dimensi yaitu
Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban.
Hasil/Temuan: Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan desa pada
Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur belum berjalan dengan baik. Hal
tersebut disebabkan oleh kurangnya kemampuan sumber daya perangkat desa pada Desa
Sugiharjo, belum terpenuhinya aspirasi masyarakat Desa Sugiharjo dan Sumurgung serta
pencairan dana yang sering mengalami keterlambatan. Upaya yang dilakukan adalah
pemerintah desa yaitu dengan melakukan pelatihan dan pendidikan teknologi informasi
kepada perangkat desa, meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Sugiharjo dan Sumurgung
serta menyiapkan rencana atas keterlambatan pencairan dana desa. Kesimpulan: Pelaksanaan
pengelolaan keuangan desa pada Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban yang terjadi pada Desa
Kembangbilo sudah dapat dikatakan baik dengan dilaksanakannya proses pengelolaan
keuangan namun masih terdapat kekurangan pada pemberian informasi realisasi APBDesa
kepada masyakarat. Pada Desa Sumurgung pengelolaan keuangan desa dapat dikatakan belum
sepenuhnya baik dikarenakan masih terdapat kekurangan dalam proses penatausahaan dan
pertanggungjawaban keuangan desa. Sedangkan pada Desa Sugiharjo pengelolaan keuangan
desa dapat dikatakan kurang baik dengan masih banyaknya kekurangan dalam proses
pengelolaan keuangan desa yang dilakukan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04789/IPDN/2024 |
336.013 598 284 2 NIZ p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193453 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206085837 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000537 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENGELOLAAN KEUANGAN DESA PADA KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN PROVINSI JAWA TIMUR : $b - /$c Nizar Maulana Dwi Atmadja | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nizar Maulana Dwi Atmadja | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 25 : $b Ilust. ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18535 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Dadang Suwanda | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 336.013 598 284 2 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 336.013 598 284 2 NIZ p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Keuangan Negara di daerah atau provinsi tertrentu | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Pengelolaan keuangan desa adalah aspek penting dalam memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan pemerataan ekonomi di tingkat lokal. Adanya tindak korupsi penyalahgunaan dana desa di Kecamatan Tuban yang disebabkan oleh lemahnya pengendalian dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran sehingga sering terjadi penyalahgunaan annggaran yang merugikan masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses pengelolaan keuangan desa, faktor penghambat pengelolaan keuangan desa dan upaya pemerintah desa dalam mengatasi penghambat dalam pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Tuban. Metode: Penelitian menggunakan Pendekatan Kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan Wawancara Semi Terstruktur dan dokumentasi. Adapun angkah-langkah analisa data yang digunakan adalah Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Penelitian menggunakan teori pengelolaan keuangan desa oleh Djaenuri(2011) dengan 5 (lima) dimensi yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban. Hasil/Temuan: Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan desa pada Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur belum berjalan dengan baik. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kemampuan sumber daya perangkat desa pada Desa Sugiharjo, belum terpenuhinya aspirasi masyarakat Desa Sugiharjo dan Sumurgung serta pencairan dana yang sering mengalami keterlambatan. Upaya yang dilakukan adalah pemerintah desa yaitu dengan melakukan pelatihan dan pendidikan teknologi informasi kepada perangkat desa, meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Sugiharjo dan Sumurgung serta menyiapkan rencana atas keterlambatan pencairan dana desa. Kesimpulan: Pelaksanaan pengelolaan keuangan desa pada Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban yang terjadi pada Desa Kembangbilo sudah dapat dikatakan baik dengan dilaksanakannya proses pengelolaan keuangan namun masih terdapat kekurangan pada pemberian informasi realisasi APBDesa kepada masyakarat. Pada Desa Sumurgung pengelolaan keuangan desa dapat dikatakan belum sepenuhnya baik dikarenakan masih terdapat kekurangan dalam proses penatausahaan dan pertanggungjawaban keuangan desa. Sedangkan pada Desa Sugiharjo pengelolaan keuangan desa dapat dikatakan kurang baik dengan masih banyaknya kekurangan dalam proses pengelolaan keuangan desa yang dilakukan. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026