Detail Katalog

ID: 30239
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN MELALUI PEMBINAAN KELOMPOK TANI HORTIKULTURA SAYURAN DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA / Rizky Wirayuda

Pengarang:
Rizky Wirayuda ; Nur Ichsan Amin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Kebijakan Pemerintah Terhadap Ketahanan Pangan
Deskripsi Fisik:
9
Nomor Panggil:
338.180 959 854 23 RIZ i
Control Number:
INLIS000000001193468
BIB ID:
0010-0226000552
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah penduduk Kota Ternate dari tahun ke tahun
yang terus meningkat menyebabkan tingginya permintaan pasar akan komoditas pangan
terutama sayuran sehingga kebutuhan pangan menjadi tidak terpenuhi dan ketersediaan stok
pangan harus didatangkan dari luar daerah yang berdampak pada penurunan nilai ketahanan
pangan yang drastis Tahun 2022, tetapi nyatanya Kota Ternate memiliki jumlah petani yang
signifikan. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan
menganalisis upaya mengatasi faktor-faktor penghambat dalam Implementasi Kebijakan
Ketahanan Pangan Melalui Pembinaan Kelompok Tani Hortikultura Sayuran di Kota Ternate
Provinsi Maluku Utara agar terwujudnya ketahanan pangan melalui produksi pertanian
mandiri. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Implementasi Kebijakan dari Charles O.
Jones dengan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan
data dilakukan dengan langkah wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya setelah
data terkumpul, data dianalisis dengan cara reduksi data, display data (penyajian data), dan
verifikasi data atau penarikan kesimpulan dari data. Hasil/Temuan: Masih terdapat beberapa
hambatan baik dari dimensi organisasi, interpretasi, dan penerapan yaitu keterbatasan anggaran
atau biaya operasional, kurangnya jumlah penyuluh, keterbatasan lahan, dan cuaca tidak
menentu, serta komunikasi dengan petani masih mengalami hambatan dimana petani masih
berpola pikir tradisional petani belum bisa menyesuaikan pertanian hortikultura dan lebih
memilih pertanian rempah-rempah karena perawatan lebih yang mudah. Upaya yang dilakukan
yaitu pemerintah terus berupaya melakukan pembinaan intensif pada kelompok tani dengan
mendorong petani meningkatkan produksi pertanian agar kebutuhan pangan tercukupi.
Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan kebijakan ketahanan pangan
melalui pembinaan kelompok tani telah dilaksanakan pemerintah hanya saja belum berjalan
sesuai apa yang diharapkan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04802/IPDN/2024 338.180 959 854 23 RIZ i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193468 1
005 _ _ 20260206090932 2
035 # # $a 0010-0226000552 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN MELALUI PEMBINAAN KELOMPOK TANI HORTIKULTURA SAYURAN DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA /$c Rizky Wirayuda 4
100 _ # $a Rizky Wirayuda 5
300 # # $a 9 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19128 7
700 _ # $a Nur Ichsan Amin 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 338.180 959 854 23 10
084 # # $a 338.180 959 854 23 RIZ i 11
650 # 4 $a Kebijakan Pemerintah Terhadap Ketahanan Pangan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah penduduk Kota Ternate dari tahun ke tahun yang terus meningkat menyebabkan tingginya permintaan pasar akan komoditas pangan terutama sayuran sehingga kebutuhan pangan menjadi tidak terpenuhi dan ketersediaan stok pangan harus didatangkan dari luar daerah yang berdampak pada penurunan nilai ketahanan pangan yang drastis Tahun 2022, tetapi nyatanya Kota Ternate memiliki jumlah petani yang signifikan. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis upaya mengatasi faktor-faktor penghambat dalam Implementasi Kebijakan Ketahanan Pangan Melalui Pembinaan Kelompok Tani Hortikultura Sayuran di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara agar terwujudnya ketahanan pangan melalui produksi pertanian mandiri. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Implementasi Kebijakan dari Charles O. Jones dengan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data dilakukan dengan langkah wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya setelah data terkumpul, data dianalisis dengan cara reduksi data, display data (penyajian data), dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan dari data. Hasil/Temuan: Masih terdapat beberapa hambatan baik dari dimensi organisasi, interpretasi, dan penerapan yaitu keterbatasan anggaran atau biaya operasional, kurangnya jumlah penyuluh, keterbatasan lahan, dan cuaca tidak menentu, serta komunikasi dengan petani masih mengalami hambatan dimana petani masih berpola pikir tradisional petani belum bisa menyesuaikan pertanian hortikultura dan lebih memilih pertanian rempah-rempah karena perawatan lebih yang mudah. Upaya yang dilakukan yaitu pemerintah terus berupaya melakukan pembinaan intensif pada kelompok tani dengan mendorong petani meningkatkan produksi pertanian agar kebutuhan pangan tercukupi. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan kebijakan ketahanan pangan melalui pembinaan kelompok tani telah dilaksanakan pemerintah hanya saja belum berjalan sesuai apa yang diharapkan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name