Detail Katalog

ID: 30247
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT / Karubuy, Ichwal Farizan Nugraha

Pengarang:
Karubuy, Ichwal Farizan Nugraha ; Roslianah
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Penanganan Masalah Stunting
Deskripsi Fisik:
11 : ilus
Nomor Panggil:
363.809 598 833 2 KAR i
Control Number:
INLIS000000001193476
BIB ID:
0010-0226000560
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP bahwa Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama Provinsi
Papua Barat setiap tahun mengalami peningkatan jumlah stunting. Masih terdapat banyak hambatan di
dalamnya sehingga membuat pelaksanaannya belum optimal, oleh karena itu Pemerintahah Kabupaten
Teluk Wondama mengambil langkah kebijakan penurunan stunting berdasar Keputusan Bupati Nomor
13 Tahun 2019 Tentang Penurunan Stunting. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis Implementasi
2
Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting Di Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat.
Metode: Pendekatan Penelitian yang digunakan penulis adalah pendekatan kualitatif dengan
menggunakan teori Implementasi dari teori Van Meter dan Carl Van Horn (wahab, 2014) serta
menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik
analisis data yang digunakan adalah penyajian data, analisis data, triangulasi data, dan penarikan
kesimpulan dalam menelaah kebijakan penurunan stunting di Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk
Wondama telah berjalan dengan baik meskipun belum optimal dalam pelaksanaannya. Hasil/Temuan:
Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama Provinsi
Papua Barat menunjukkan hasil beragam. Standar dan Tujuan Kebijakan serta Sumber Daya masih
belum optimal, ditandai dengan peningkatan angka stunting dan kekurangan sumber daya. Karakteristik
Organisasi Pelaksana, Komunikasi Antar Organisasi, dan Sikap Para Pelaksana telah mencapai
optimalitas. Lingkungan belum optimal, terlihat dari minimnya pengetahuan masyarakat dan
peningkatan angka stunting. Kesimpulan: Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Distrik
Wondiboi menunjukkan bahwa meskipun beberapa dimensi seperti Karakteristik Organisasi,
Komunikasi, dan Sikap Para Pelaksana telah optimal, dimensi Standar dan Tujuan, Sumber Daya, dan
Lingkungan masih memerlukan perbaikan. Faktor pendukung termasuk kebijakan lokal dan koordinasi
yang baik, sementara faktor penghambat adalah kekurangan sumber daya dan pengetahuan masyarakat.
Upaya lebih lanjut diperlukan untuk mencapai penurunan stunting yang lebih efektif.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04809/IPDN/2024 363.809 598 833 2 KAR i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193476 1
005 _ _ 20260206091657 2
035 # # $a 0010-0226000560 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT /$c Karubuy, Ichwal Farizan Nugraha 4
100 _ # $a Karubuy, Ichwal Farizan Nugraha 5
300 # # $a 11 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19714 7
700 _ # $a Roslianah 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 363.809 598 833 2 10
084 # # $a 363.809 598 833 2 KAR i 11
650 # 4 $a Penanganan Masalah Stunting 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP bahwa Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat setiap tahun mengalami peningkatan jumlah stunting. Masih terdapat banyak hambatan di dalamnya sehingga membuat pelaksanaannya belum optimal, oleh karena itu Pemerintahah Kabupaten Teluk Wondama mengambil langkah kebijakan penurunan stunting berdasar Keputusan Bupati Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Penurunan Stunting. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis Implementasi 2 Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting Di Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat. Metode: Pendekatan Penelitian yang digunakan penulis adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori Implementasi dari teori Van Meter dan Carl Van Horn (wahab, 2014) serta menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyajian data, analisis data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan dalam menelaah kebijakan penurunan stunting di Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama telah berjalan dengan baik meskipun belum optimal dalam pelaksanaannya. Hasil/Temuan: Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat menunjukkan hasil beragam. Standar dan Tujuan Kebijakan serta Sumber Daya masih belum optimal, ditandai dengan peningkatan angka stunting dan kekurangan sumber daya. Karakteristik Organisasi Pelaksana, Komunikasi Antar Organisasi, dan Sikap Para Pelaksana telah mencapai optimalitas. Lingkungan belum optimal, terlihat dari minimnya pengetahuan masyarakat dan peningkatan angka stunting. Kesimpulan: Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Distrik Wondiboi menunjukkan bahwa meskipun beberapa dimensi seperti Karakteristik Organisasi, Komunikasi, dan Sikap Para Pelaksana telah optimal, dimensi Standar dan Tujuan, Sumber Daya, dan Lingkungan masih memerlukan perbaikan. Faktor pendukung termasuk kebijakan lokal dan koordinasi yang baik, sementara faktor penghambat adalah kekurangan sumber daya dan pengetahuan masyarakat. Upaya lebih lanjut diperlukan untuk mencapai penurunan stunting yang lebih efektif. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 06 Feb 2026
Export