Detail Katalog
ID: 30258Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENGENTASAN DIGITAL DIVIDE DALAM PENERAPAN E-GOVERNMENT DI KABUPATEN SUMBAWA / MUHAMAD DIMAS
Pengarang:
MUHAMAD DIMAS ; Mohammad Rezza Fahlevvi
MUHAMAD DIMAS ; Mohammad Rezza Fahlevvi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Publik
Deskripsi Fisik:
8 hlm : illus
8 hlm : illus
Nomor Panggil:
351. 095 986 521 MUH p
351. 095 986 521 MUH p
Control Number:
INLIS000000001193487
INLIS000000001193487
BIB ID:
0010-0226000571
0010-0226000571
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Teknologi digunakan oleh pemerintah Kabupaten
Sumbawa melalui implementasi e-government. Namun, adanya digitalisasi yang digunakan
pemerintah menemui hambatan dimana dalam masyarakat masih banyak yang mengalami
digital divide terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan. Hal ini menjadi
tantangan bagi Pemerintah agar persebaran informasi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat
di Kabupaten Sumbawa. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk Menjelaskan bagaimana
upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengatasi persoalan
digital divide demi terciptanya penerapan e-goovernment yang baik. Metode: Dengan metode
penelitian kualitatif, digunakan triangulasi teknik dalam pengumpulan data, maka terkait
keabsahan data akan dilakukan cara ricek cross cek dengan sumber yang sama namun metode
yang berbeda. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari dimensi digital divide yang digagas oleh Molnar diperoleh data bahwa masyarakat pedesaan cenderung
mengalami access divide yang disebabkan oleh persebaran jaringan yang tidak merata, masyarakat mengalami masalah pada usage divide dikarenakan keterbatasan masyarakat dalam
memiliki perangkat elektronik, masyarakat juga terkendala keterbatasan skill atau kemampuan
dalam menggunakan perangkat elektronik sehingga tidak dapat memaksimalkan manfaat yang
di dapat dari penggunaan perangkat elektronik. Kesimpulan: Digital Divide terjadi karena adanya kesenjangan antara masyarakat yang tinggal di kota dengan masyarakat yang tinggal di
pedesaan dalam hal mendapatkan akses jaringan internet
Sumbawa melalui implementasi e-government. Namun, adanya digitalisasi yang digunakan
pemerintah menemui hambatan dimana dalam masyarakat masih banyak yang mengalami
digital divide terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan. Hal ini menjadi
tantangan bagi Pemerintah agar persebaran informasi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat
di Kabupaten Sumbawa. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk Menjelaskan bagaimana
upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengatasi persoalan
digital divide demi terciptanya penerapan e-goovernment yang baik. Metode: Dengan metode
penelitian kualitatif, digunakan triangulasi teknik dalam pengumpulan data, maka terkait
keabsahan data akan dilakukan cara ricek cross cek dengan sumber yang sama namun metode
yang berbeda. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari dimensi digital divide yang digagas oleh Molnar diperoleh data bahwa masyarakat pedesaan cenderung
mengalami access divide yang disebabkan oleh persebaran jaringan yang tidak merata, masyarakat mengalami masalah pada usage divide dikarenakan keterbatasan masyarakat dalam
memiliki perangkat elektronik, masyarakat juga terkendala keterbatasan skill atau kemampuan
dalam menggunakan perangkat elektronik sehingga tidak dapat memaksimalkan manfaat yang
di dapat dari penggunaan perangkat elektronik. Kesimpulan: Digital Divide terjadi karena adanya kesenjangan antara masyarakat yang tinggal di kota dengan masyarakat yang tinggal di
pedesaan dalam hal mendapatkan akses jaringan internet
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04817/IPDN/2024 |
351. 095 986 521 MUH p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193487 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206092923 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000571 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENGENTASAN DIGITAL DIVIDE DALAM PENERAPAN E-GOVERNMENT DI KABUPATEN SUMBAWA /$c MUHAMAD DIMAS | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a MUHAMAD DIMAS | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 8 hlm : $b illus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18732 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Mohammad Rezza Fahlevvi | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 351. 095 986 521 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 351. 095 986 521 MUH p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Publik | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Teknologi digunakan oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui implementasi e-government. Namun, adanya digitalisasi yang digunakan pemerintah menemui hambatan dimana dalam masyarakat masih banyak yang mengalami digital divide terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan. Hal ini menjadi tantangan bagi Pemerintah agar persebaran informasi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk Menjelaskan bagaimana upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengatasi persoalan digital divide demi terciptanya penerapan e-goovernment yang baik. Metode: Dengan metode penelitian kualitatif, digunakan triangulasi teknik dalam pengumpulan data, maka terkait keabsahan data akan dilakukan cara ricek cross cek dengan sumber yang sama namun metode yang berbeda. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari dimensi digital divide yang digagas oleh Molnar diperoleh data bahwa masyarakat pedesaan cenderung mengalami access divide yang disebabkan oleh persebaran jaringan yang tidak merata, masyarakat mengalami masalah pada usage divide dikarenakan keterbatasan masyarakat dalam memiliki perangkat elektronik, masyarakat juga terkendala keterbatasan skill atau kemampuan dalam menggunakan perangkat elektronik sehingga tidak dapat memaksimalkan manfaat yang di dapat dari penggunaan perangkat elektronik. Kesimpulan: Digital Divide terjadi karena adanya kesenjangan antara masyarakat yang tinggal di kota dengan masyarakat yang tinggal di pedesaan dalam hal mendapatkan akses jaringan internet | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026