Detail Katalog
ID: 30296Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
TATA KELOLA DOMAIN MANAJEMEN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN INDEKS SPBE KOTA PANGKALPINANG : - / Rania Oktarinasari
Edisi: -
Pengarang:
Rania Oktarinasari ; Etin Indrayani
Rania Oktarinasari ; Etin Indrayani
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Pemerintahan Daerah
Deskripsi Fisik:
15 hlm : Ilus ; - -
15 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.150 959 812 52 RAN t
352.150 959 812 52 RAN t
Control Number:
INLIS000000001193525
INLIS000000001193525
BIB ID:
0010-0226000609
0010-0226000609
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Pemerintah Kota Pangkalpinang pada tahun 2021 mendapatkan indeks terendah di Provinsi
Kepulauan Bangka Belitung dengan Indeks 2,10 sedangkan pada tahun 2022 terjadi peningkatan pada
Indeks SPBE tahun 2022 menjadi 2,22 atau terendah ke-2 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Penyebab rendahnya indeks SPBE disebabkan domain manajemen SPBE. Tujuan: untuk mengetahui
tata kelola domain manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, penyebab rendahnya nilai
indeks SPBE,upaya Diskominfo dalam meningkatkan nilai indeks SPBE. Metode: Penelitian yang
dilakukan berlokus di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang yang menggunakan
metode pendekatan kualitatif dengan teori yang digunakan yaitu domain manajemen SPBE
berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 59
Tahun 2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.
Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penggambaran kesimpulan
Hasil/Temuan: Pemerintah Kota Pangkalpinang masuk dalam penyusunan arsitektur dan peta
rencana SPBE, perlu dibuat SOP standar keamanan informasi, membuat SOP Pengelolaan data dan
alternatif solusi menyikapi data berbentuk non-digital, membuat masterplan infrastruktur standarisasi
dan SOP asetk TIK, perencanaan pengadaan serta peningkatan kualitas dan kompetensi SDM,
peningkatan pengetahuan bagi aparatur yang mempunyai mendukung pemerintah digital,
membutuhkan suatu rangkaian proses bertahap dan terjadinya kesenjangan teknologi dengan
pengetahuan dan kemampuan pengguna SPBE, dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada
Perangkat Daerah Kota Pangkalpinang dalam pembuatan baru ataupun peningkatan sistem atau
aplikasi yang sudah ada. Pelaksanaan audit infrastruktur dilakukan pendataan infrastruktur TIK serta
monitoring dan evaluasi, pelaksanaan audit aplikasi diperlukannya kerjasama dengan pihak ke-tiga
serta melakukan audit keamanan SPBE dengan pihak ke-tiga dengan standar yang telah ditetapkan
ISO SMKI untuk mendapatkan hasil audit terperinci dan detail untuk menjadi bahan evaluasi dan
pertimbangan selanjutnya. Kesimpulan: Pemerintah Kota Pangkalpinang sedang melakukan
penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE, rendahnya nilai indeks SPBE disebabkan belum
adanya dasar hukum dan perencanaan SPBE dan keterbatasan kondisi SDM serta anggaran. upaya
yang dilakukan yaitu dengan mempersiapkan dan menyelesaikan domain kebijakan indeks SPBE.
Saran yang dapat kami berikan yaitu membuat masterplan, SOP, perencanaan kebutuhan SDM hingga
peningkatan kompetensi dan kualitas serta pengadaan infrastruktur pendukung melalui masing-masing perangkat daerah.
Pemerintah Kota Pangkalpinang pada tahun 2021 mendapatkan indeks terendah di Provinsi
Kepulauan Bangka Belitung dengan Indeks 2,10 sedangkan pada tahun 2022 terjadi peningkatan pada
Indeks SPBE tahun 2022 menjadi 2,22 atau terendah ke-2 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Penyebab rendahnya indeks SPBE disebabkan domain manajemen SPBE. Tujuan: untuk mengetahui
tata kelola domain manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, penyebab rendahnya nilai
indeks SPBE,upaya Diskominfo dalam meningkatkan nilai indeks SPBE. Metode: Penelitian yang
dilakukan berlokus di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang yang menggunakan
metode pendekatan kualitatif dengan teori yang digunakan yaitu domain manajemen SPBE
berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 59
Tahun 2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.
Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penggambaran kesimpulan
Hasil/Temuan: Pemerintah Kota Pangkalpinang masuk dalam penyusunan arsitektur dan peta
rencana SPBE, perlu dibuat SOP standar keamanan informasi, membuat SOP Pengelolaan data dan
alternatif solusi menyikapi data berbentuk non-digital, membuat masterplan infrastruktur standarisasi
dan SOP asetk TIK, perencanaan pengadaan serta peningkatan kualitas dan kompetensi SDM,
peningkatan pengetahuan bagi aparatur yang mempunyai mendukung pemerintah digital,
membutuhkan suatu rangkaian proses bertahap dan terjadinya kesenjangan teknologi dengan
pengetahuan dan kemampuan pengguna SPBE, dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada
Perangkat Daerah Kota Pangkalpinang dalam pembuatan baru ataupun peningkatan sistem atau
aplikasi yang sudah ada. Pelaksanaan audit infrastruktur dilakukan pendataan infrastruktur TIK serta
monitoring dan evaluasi, pelaksanaan audit aplikasi diperlukannya kerjasama dengan pihak ke-tiga
serta melakukan audit keamanan SPBE dengan pihak ke-tiga dengan standar yang telah ditetapkan
ISO SMKI untuk mendapatkan hasil audit terperinci dan detail untuk menjadi bahan evaluasi dan
pertimbangan selanjutnya. Kesimpulan: Pemerintah Kota Pangkalpinang sedang melakukan
penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE, rendahnya nilai indeks SPBE disebabkan belum
adanya dasar hukum dan perencanaan SPBE dan keterbatasan kondisi SDM serta anggaran. upaya
yang dilakukan yaitu dengan mempersiapkan dan menyelesaikan domain kebijakan indeks SPBE.
Saran yang dapat kami berikan yaitu membuat masterplan, SOP, perencanaan kebutuhan SDM hingga
peningkatan kompetensi dan kualitas serta pengadaan infrastruktur pendukung melalui masing-masing perangkat daerah.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04846/IPDN/2024 |
352.150 959 812 52 RAN t |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193525 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206095856 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000609 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a TATA KELOLA DOMAIN MANAJEMEN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN INDEKS SPBE KOTA PANGKALPINANG : $b - /$c Rania Oktarinasari | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Rania Oktarinasari | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 15 hlm : $b Ilus ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17601 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Etin Indrayani | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.150 959 812 52 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.150 959 812 52 RAN t | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Pemerintahan Daerah | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Pemerintah Kota Pangkalpinang pada tahun 2021 mendapatkan indeks terendah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Indeks 2,10 sedangkan pada tahun 2022 terjadi peningkatan pada Indeks SPBE tahun 2022 menjadi 2,22 atau terendah ke-2 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penyebab rendahnya indeks SPBE disebabkan domain manajemen SPBE. Tujuan: untuk mengetahui tata kelola domain manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, penyebab rendahnya nilai indeks SPBE,upaya Diskominfo dalam meningkatkan nilai indeks SPBE. Metode: Penelitian yang dilakukan berlokus di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang yang menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teori yang digunakan yaitu domain manajemen SPBE berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 59 Tahun 2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penggambaran kesimpulan Hasil/Temuan: Pemerintah Kota Pangkalpinang masuk dalam penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE, perlu dibuat SOP standar keamanan informasi, membuat SOP Pengelolaan data dan alternatif solusi menyikapi data berbentuk non-digital, membuat masterplan infrastruktur standarisasi dan SOP asetk TIK, perencanaan pengadaan serta peningkatan kualitas dan kompetensi SDM, peningkatan pengetahuan bagi aparatur yang mempunyai mendukung pemerintah digital, membutuhkan suatu rangkaian proses bertahap dan terjadinya kesenjangan teknologi dengan pengetahuan dan kemampuan pengguna SPBE, dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Perangkat Daerah Kota Pangkalpinang dalam pembuatan baru ataupun peningkatan sistem atau aplikasi yang sudah ada. Pelaksanaan audit infrastruktur dilakukan pendataan infrastruktur TIK serta monitoring dan evaluasi, pelaksanaan audit aplikasi diperlukannya kerjasama dengan pihak ke-tiga serta melakukan audit keamanan SPBE dengan pihak ke-tiga dengan standar yang telah ditetapkan ISO SMKI untuk mendapatkan hasil audit terperinci dan detail untuk menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan selanjutnya. Kesimpulan: Pemerintah Kota Pangkalpinang sedang melakukan penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE, rendahnya nilai indeks SPBE disebabkan belum adanya dasar hukum dan perencanaan SPBE dan keterbatasan kondisi SDM serta anggaran. upaya yang dilakukan yaitu dengan mempersiapkan dan menyelesaikan domain kebijakan indeks SPBE. Saran yang dapat kami berikan yaitu membuat masterplan, SOP, perencanaan kebutuhan SDM hingga peningkatan kompetensi dan kualitas serta pengadaan infrastruktur pendukung melalui masing-masing perangkat daerah. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026