Detail Katalog
ID: 30304Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PEMBINAAN DAN PENGAWASAN ORGANISASI MASYARAKAT OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITK DI PROVINSI DKI JAKARTA : SP4N-LAPOR / Atmojo Irham Tri
Edisi: -
Pengarang:
Atmojo Irham Tri ; Romi Saputram
Atmojo Irham Tri ; Romi Saputram
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
kebijakan pemerintah
Deskripsi Fisik:
12 hlm : - ; - -
12 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
361.659 822 ATM p
361.659 822 ATM p
Control Number:
INLIS000000001193533
INLIS000000001193533
BIB ID:
0010-0226000617
0010-0226000617
Catatan
Penelitian ini berfokus pada kegiatan
pengawasan yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
Provinsi DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan aktivitas organisasi masyarakat (Ormas).
Meskipun regulasi telah ada, isu pemantauan dan kepatuhan tetap persisten karena
kesadaran dan partisipasi yang terbatas dari Ormas itu sendiri. Studi ini mengeksplorasi
mekanisme pengawasan yang ada, mengidentifikasi faktor penghambat, dan
mengevaluasi efektivitas upaya tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengkaji
menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana pengawasan Badan Kesatuan Bangsa dan
Politik Ke ormas di Provinsi DKI Jakarta. Metode: Studi ini menggunakan desain penelitian
kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif untuk menganalisis secara
mendalam fungsi pengawasan oleh Kesbangpol. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara dengan pemangku kepentingan kunci dan analisis dokumen, memastikan
pemahaman menyeluruh tentang proses pengawasan. Hasil: Temuan menunjukkan
bahwa Kesbangpol berperan aktif dalam mengawasi aktivitas Ormas, namun ada
tantangan signifikan terkait kepatuhan Ormas terhadap persyaratan pelaporan. Hal ini
seringkali berasal dari kurangnya kesadaran tentang pentingnya proses tersebut.
Kesimpulan: Meskipun kerangka pengawasan yang kuat, efikasi dari langkah-langkah ini
terkompromi oleh keterlibatan yang tidak memadai dari Ormas itu sendiri. Disarankan
untuk meningkatkan program kesadaran dan memperbaiki komunikasi antara badan
pengawas dan Ormas untuk mendorong kepatuhan yang lebih baik dan pengawasan yang
efektif.
pengawasan yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
Provinsi DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan aktivitas organisasi masyarakat (Ormas).
Meskipun regulasi telah ada, isu pemantauan dan kepatuhan tetap persisten karena
kesadaran dan partisipasi yang terbatas dari Ormas itu sendiri. Studi ini mengeksplorasi
mekanisme pengawasan yang ada, mengidentifikasi faktor penghambat, dan
mengevaluasi efektivitas upaya tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengkaji
menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana pengawasan Badan Kesatuan Bangsa dan
Politik Ke ormas di Provinsi DKI Jakarta. Metode: Studi ini menggunakan desain penelitian
kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif untuk menganalisis secara
mendalam fungsi pengawasan oleh Kesbangpol. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara dengan pemangku kepentingan kunci dan analisis dokumen, memastikan
pemahaman menyeluruh tentang proses pengawasan. Hasil: Temuan menunjukkan
bahwa Kesbangpol berperan aktif dalam mengawasi aktivitas Ormas, namun ada
tantangan signifikan terkait kepatuhan Ormas terhadap persyaratan pelaporan. Hal ini
seringkali berasal dari kurangnya kesadaran tentang pentingnya proses tersebut.
Kesimpulan: Meskipun kerangka pengawasan yang kuat, efikasi dari langkah-langkah ini
terkompromi oleh keterlibatan yang tidak memadai dari Ormas itu sendiri. Disarankan
untuk meningkatkan program kesadaran dan memperbaiki komunikasi antara badan
pengawas dan Ormas untuk mendorong kepatuhan yang lebih baik dan pengawasan yang
efektif.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00306/IPDN/2026 |
361.659 822 ATM p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193533 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206100908 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000617 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PEMBINAAN DAN PENGAWASAN ORGANISASI MASYARAKAT OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITK DI PROVINSI DKI JAKARTA : $b SP4N-LAPOR /$c Atmojo Irham Tri | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Atmojo Irham Tri | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 12 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18005 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Romi Saputram | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 361.659 822 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 361.659 822 ATM p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 600 | # |
4 |
$a kebijakan pemerintah | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penelitian ini berfokus pada kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan aktivitas organisasi masyarakat (Ormas). Meskipun regulasi telah ada, isu pemantauan dan kepatuhan tetap persisten karena kesadaran dan partisipasi yang terbatas dari Ormas itu sendiri. Studi ini mengeksplorasi mekanisme pengawasan yang ada, mengidentifikasi faktor penghambat, dan mengevaluasi efektivitas upaya tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengkaji menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana pengawasan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ke ormas di Provinsi DKI Jakarta. Metode: Studi ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif untuk menganalisis secara mendalam fungsi pengawasan oleh Kesbangpol. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pemangku kepentingan kunci dan analisis dokumen, memastikan pemahaman menyeluruh tentang proses pengawasan. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa Kesbangpol berperan aktif dalam mengawasi aktivitas Ormas, namun ada tantangan signifikan terkait kepatuhan Ormas terhadap persyaratan pelaporan. Hal ini seringkali berasal dari kurangnya kesadaran tentang pentingnya proses tersebut. Kesimpulan: Meskipun kerangka pengawasan yang kuat, efikasi dari langkah-langkah ini terkompromi oleh keterlibatan yang tidak memadai dari Ormas itu sendiri. Disarankan untuk meningkatkan program kesadaran dan memperbaiki komunikasi antara badan pengawas dan Ormas untuk mendorong kepatuhan yang lebih baik dan pengawasan yang efektif. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026