Detail Katalog

ID: 30331
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

MANAJEMEN PENCEGAHAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PROVINSI JAMBI : - / Alfandi Rafaniro

Edisi: -

Pengarang:
Alfandi Rafaniro ; Selamat Jalaludin
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Kebakaran Hutan
Deskripsi Fisik:
11 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
363.375 981 5 ALF m
Control Number:
INLIS000000001193560
BIB ID:
0010-0226000644
Catatan
: Bencana kebakaran hutan dan lahan di
Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang terus terjadi disetiap tahunnya, disebabkan
karena tingkat kekeringan yang tinggi pada musim kemarau dan wilayah Kabupaten
Tanjung Jabung Timur di dominasi oleh lahan gambut yang mudah terbakar. Yang
menyebabkan dampak negatif yang cukup besar terhadap kerugian materil maupun
non materil, berupa gangguan aktivitas dan kesehatan masyarakat. Tujuan: Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen yang
dilakukan BPBD dalam pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan di
Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi serta faktor penghambat dan cara
mengatasinya dalam pelaksanaan manajemen pencegahan bencana tersebut.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif dan analisis data induktif. Selain itu, sumber data peneliti adalah orang,
tempat dan dokumen dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu
wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori
manajemen menurut George R. Terry. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini
bahwa beberapa indikator dari pelaksanaan manajemen pencegahan bencana
kebakaaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah terlaksana.
Namun, terdapat beberapa kekurangan seperti kurangnya alokasi anggaran bagian
pencegahan, keterbatasan sarana pendukung proses pencegahan, serta pengetahuan
dan kesadaraan masyarakat yang minim terhadap pentingnya pencegahan bencana
dan pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang cenderung lebih
mengutamakan kesiapsiagaan pada tanggap darurat bencana dari pada penguatan
pada proses pencegahan terhadap bencana sebelum terjadi. Kesimpulan:
Manajemen pencegahan bencana yang dilakukan sudah berjalan dengan cukup
baik. BPBD telah melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi dan penyuluhan
kepada masyarakat tetapi belum maksimal diterapkan oleh masyarakat sehingga
tidak munculnya kemandirian masyarakat dalam menangani bencana kebkaran
hutan dan lahan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04870/IPDN/2024 363.375 981 5 ALF m Baca di tempat Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193560 1
005 _ _ 20260206103941 2
035 # # $a 0010-0226000644 3
245 1 # $a MANAJEMEN PENCEGAHAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PROVINSI JAMBI : $b - /$c Alfandi Rafaniro 4
100 _ # $a Alfandi Rafaniro 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 11 : $b Ilust. ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17604 8
700 _ # $a Selamat Jalaludin 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 363.375 981 5 11
084 # # $a 363.375 981 5 ALF m 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Kebakaran Hutan 14
520 # # $a : Bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang terus terjadi disetiap tahunnya, disebabkan karena tingkat kekeringan yang tinggi pada musim kemarau dan wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur di dominasi oleh lahan gambut yang mudah terbakar. Yang menyebabkan dampak negatif yang cukup besar terhadap kerugian materil maupun non materil, berupa gangguan aktivitas dan kesehatan masyarakat. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen yang dilakukan BPBD dalam pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi serta faktor penghambat dan cara mengatasinya dalam pelaksanaan manajemen pencegahan bencana tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis data induktif. Selain itu, sumber data peneliti adalah orang, tempat dan dokumen dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori manajemen menurut George R. Terry. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini bahwa beberapa indikator dari pelaksanaan manajemen pencegahan bencana kebakaaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah terlaksana. Namun, terdapat beberapa kekurangan seperti kurangnya alokasi anggaran bagian pencegahan, keterbatasan sarana pendukung proses pencegahan, serta pengetahuan dan kesadaraan masyarakat yang minim terhadap pentingnya pencegahan bencana dan pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang cenderung lebih mengutamakan kesiapsiagaan pada tanggap darurat bencana dari pada penguatan pada proses pencegahan terhadap bencana sebelum terjadi. Kesimpulan: Manajemen pencegahan bencana yang dilakukan sudah berjalan dengan cukup baik. BPBD telah melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat tetapi belum maksimal diterapkan oleh masyarakat sehingga tidak munculnya kemandirian masyarakat dalam menangani bencana kebkaran hutan dan lahan. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 06 Feb 2026
Export