Detail Katalog
ID: 30334Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANS METRO BANDUNG DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT / Sandrina Fuji Indah Lestari
Pengarang:
Sandrina Fuji Indah Lestari ; Muchlis Hamdi
Sandrina Fuji Indah Lestari ; Muchlis Hamdi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Transportasi Publik (Busway)
Deskripsi Fisik:
15 : ilus
15 : ilus
Nomor Panggil:
388.409 598 243 2 SAN i
388.409 598 243 2 SAN i
Control Number:
INLIS000000001193563
INLIS000000001193563
BIB ID:
0010-0226000647
0010-0226000647
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemacetan merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di
perkotaan, salah satunya adalah Kota Bandung. Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Kota
Bandung telah menetapkan kebijakan tentang Trans Metro Bandung dengan tujuan untuk meningkatkan
pelayanan dan penyediaan angkutan umum yang terpadu, aman, cepat, lancar, tertib, teratur, nyaman,
handal dan efisien. Namun kenyataannya, kebijakan tersebut belum dapat mencapai tujuan yang
ditetapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor
penghambat dan pendukung implementasi kebijakan serta upaya untuk mengoptimalkan implementasi
kebijakan Trans Metro Bandung di Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Dalam penelitian ini, Peneliti menggunakan teori implementasi kebijakan menurut Knill
& Tosun (2020). Teknik penentuan informan yang digunakan yaitu purposive sampling dan snowball
sampling. Analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor yang menghambat
implementasi kebijakan Trans Metro Bandung, yakni kesulitan pelaksanaan instrumen kebijakan,
ketidakjelasan desain kebijakan terkait sumber daya dan perubahan target, ketidakcukupan sumber daya
yang dibutuhkan, ketidakmampuan pelaksanaan SOP, dan rendahnya tingkat kemanfaatan yang
dirasakan masyarakat. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya faktor pendukung implementasi
kebijakan Trans Metro Bandung yaitu tepatnya instrumen kebijakan, adanya struktur pengawasan,
tepatnya desain kelembagaan, kecukupan sumber daya yang dibutuhkan, dan adanya keterlibatan
masyarakat. Terdapat upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan Implementasi Kebijakan Trans
Metro Bandung di Kota Bandung adalah dengan adanya pengintegrasian transportasi massal yang
menghubungkan Bandung Raya, peningkatan kualitas layanan Trans Metro Bandung, dan rekrutmen
SDM pengelola informasi dan promosi layanan Trans Metro Bandung. Kesimpulan: Implementasi
kebijakan Trans Metro Bandung masih terhambat oleh beberapa faktor, namun terdapat juga faktor
pendukung yang dapat membantu mencapai tujuan kebijakan. Upaya optimalisasi yang dilakukan
diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kebijakan Trans Metro Bandung dalam mengatasi
kemacetan di Kota Bandung.
perkotaan, salah satunya adalah Kota Bandung. Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Kota
Bandung telah menetapkan kebijakan tentang Trans Metro Bandung dengan tujuan untuk meningkatkan
pelayanan dan penyediaan angkutan umum yang terpadu, aman, cepat, lancar, tertib, teratur, nyaman,
handal dan efisien. Namun kenyataannya, kebijakan tersebut belum dapat mencapai tujuan yang
ditetapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor
penghambat dan pendukung implementasi kebijakan serta upaya untuk mengoptimalkan implementasi
kebijakan Trans Metro Bandung di Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Dalam penelitian ini, Peneliti menggunakan teori implementasi kebijakan menurut Knill
& Tosun (2020). Teknik penentuan informan yang digunakan yaitu purposive sampling dan snowball
sampling. Analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor yang menghambat
implementasi kebijakan Trans Metro Bandung, yakni kesulitan pelaksanaan instrumen kebijakan,
ketidakjelasan desain kebijakan terkait sumber daya dan perubahan target, ketidakcukupan sumber daya
yang dibutuhkan, ketidakmampuan pelaksanaan SOP, dan rendahnya tingkat kemanfaatan yang
dirasakan masyarakat. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya faktor pendukung implementasi
kebijakan Trans Metro Bandung yaitu tepatnya instrumen kebijakan, adanya struktur pengawasan,
tepatnya desain kelembagaan, kecukupan sumber daya yang dibutuhkan, dan adanya keterlibatan
masyarakat. Terdapat upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan Implementasi Kebijakan Trans
Metro Bandung di Kota Bandung adalah dengan adanya pengintegrasian transportasi massal yang
menghubungkan Bandung Raya, peningkatan kualitas layanan Trans Metro Bandung, dan rekrutmen
SDM pengelola informasi dan promosi layanan Trans Metro Bandung. Kesimpulan: Implementasi
kebijakan Trans Metro Bandung masih terhambat oleh beberapa faktor, namun terdapat juga faktor
pendukung yang dapat membantu mencapai tujuan kebijakan. Upaya optimalisasi yang dilakukan
diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kebijakan Trans Metro Bandung dalam mengatasi
kemacetan di Kota Bandung.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04873/IPDN/2024 |
388.409 598 243 2 SAN i |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193563 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206104334 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000647 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANS METRO BANDUNG DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /$c Sandrina Fuji Indah Lestari | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Sandrina Fuji Indah Lestari | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18653 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Muchlis Hamdi | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 388.409 598 243 2 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 388.409 598 243 2 SAN i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Transportasi Publik (Busway) | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemacetan merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di perkotaan, salah satunya adalah Kota Bandung. Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Kota Bandung telah menetapkan kebijakan tentang Trans Metro Bandung dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan dan penyediaan angkutan umum yang terpadu, aman, cepat, lancar, tertib, teratur, nyaman, handal dan efisien. Namun kenyataannya, kebijakan tersebut belum dapat mencapai tujuan yang ditetapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat dan pendukung implementasi kebijakan serta upaya untuk mengoptimalkan implementasi kebijakan Trans Metro Bandung di Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, Peneliti menggunakan teori implementasi kebijakan menurut Knill & Tosun (2020). Teknik penentuan informan yang digunakan yaitu purposive sampling dan snowball sampling. Analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor yang menghambat implementasi kebijakan Trans Metro Bandung, yakni kesulitan pelaksanaan instrumen kebijakan, ketidakjelasan desain kebijakan terkait sumber daya dan perubahan target, ketidakcukupan sumber daya yang dibutuhkan, ketidakmampuan pelaksanaan SOP, dan rendahnya tingkat kemanfaatan yang dirasakan masyarakat. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya faktor pendukung implementasi kebijakan Trans Metro Bandung yaitu tepatnya instrumen kebijakan, adanya struktur pengawasan, tepatnya desain kelembagaan, kecukupan sumber daya yang dibutuhkan, dan adanya keterlibatan masyarakat. Terdapat upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan Implementasi Kebijakan Trans Metro Bandung di Kota Bandung adalah dengan adanya pengintegrasian transportasi massal yang menghubungkan Bandung Raya, peningkatan kualitas layanan Trans Metro Bandung, dan rekrutmen SDM pengelola informasi dan promosi layanan Trans Metro Bandung. Kesimpulan: Implementasi kebijakan Trans Metro Bandung masih terhambat oleh beberapa faktor, namun terdapat juga faktor pendukung yang dapat membantu mencapai tujuan kebijakan. Upaya optimalisasi yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kebijakan Trans Metro Bandung dalam mengatasi kemacetan di Kota Bandung. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026