Detail Katalog
ID: 30338Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KINERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DALAM PELAYANAN KARTU IDENTITAS ANAK DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR PROVINSI SULAWESI SELATAN / Risal
Edisi: -
Pengarang:
Risal ; Rahmawati Sururama
Risal ; Rahmawati Sururama
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Pelayanan Publik
Deskripsi Fisik:
13 hlm : - ; - -
13 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
353.534 598 47 RIS k
353.534 598 47 RIS k
Control Number:
INLIS000000001193566
INLIS000000001193566
BIB ID:
0010-0226000650
0010-0226000650
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): dalam rangka mewujudkan Administrasi
Kependudukan diperlukan konsistensi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil dan juga Masyarakat dalam mewujudkannya, salah satu program Administrasi
Kependudukan adalah Kartu Identitas Anak. Kabupaten Kepulauan Selayar dengan
jumlah anak wajib KIA paling sedikit di Provinsi Sulawesi Selatan berada pada urutan
kesepuluh dalam jumlah penerbitan Kartu Identitas Anak dibandingkan
Kabupaten/Kota lain yang jumlah wajib KIA yang lebih banyak. Tujuan: penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan program Kartu Identitas Anak
di Kab. Kepulauan Selayar belum optimal, dan untuk mengetahui upaya mengatasi
faktor penghambat tersebut. Metode: metode penelitian yang digunakan pada
penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi,
dengan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan
kesimpulan. Hasil/temuan: hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat
beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil dalam pelaksanaan program KIA baik dari faktor eksternal dan faktor internal.
Kesimpulan: faktor yang menghambat program KIA yaitu dari faktor ekonomi, faktor
sosial, Sumber Daya Manusia, dan budaya organisasi. Adapun upaya yang dilakukan
untuk mengatasi faktor penghambat tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan
sosialisasi, layanan jemput bola, pemberian sanksi bagi pegawai yang tidak disiplin.
Kependudukan diperlukan konsistensi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil dan juga Masyarakat dalam mewujudkannya, salah satu program Administrasi
Kependudukan adalah Kartu Identitas Anak. Kabupaten Kepulauan Selayar dengan
jumlah anak wajib KIA paling sedikit di Provinsi Sulawesi Selatan berada pada urutan
kesepuluh dalam jumlah penerbitan Kartu Identitas Anak dibandingkan
Kabupaten/Kota lain yang jumlah wajib KIA yang lebih banyak. Tujuan: penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan program Kartu Identitas Anak
di Kab. Kepulauan Selayar belum optimal, dan untuk mengetahui upaya mengatasi
faktor penghambat tersebut. Metode: metode penelitian yang digunakan pada
penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi,
dengan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan
kesimpulan. Hasil/temuan: hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat
beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil dalam pelaksanaan program KIA baik dari faktor eksternal dan faktor internal.
Kesimpulan: faktor yang menghambat program KIA yaitu dari faktor ekonomi, faktor
sosial, Sumber Daya Manusia, dan budaya organisasi. Adapun upaya yang dilakukan
untuk mengatasi faktor penghambat tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan
sosialisasi, layanan jemput bola, pemberian sanksi bagi pegawai yang tidak disiplin.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04876/IPDN/2024 |
353.534 598 47 RIS k |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193566 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206105059 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000650 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KINERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DALAM PELAYANAN KARTU IDENTITAS ANAK DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c Risal | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Risal | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19178 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Rahmawati Sururama | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 353.534 598 47 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 353.534 598 47 RIS k | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Pelayanan Publik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): dalam rangka mewujudkan Administrasi Kependudukan diperlukan konsistensi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan juga Masyarakat dalam mewujudkannya, salah satu program Administrasi Kependudukan adalah Kartu Identitas Anak. Kabupaten Kepulauan Selayar dengan jumlah anak wajib KIA paling sedikit di Provinsi Sulawesi Selatan berada pada urutan kesepuluh dalam jumlah penerbitan Kartu Identitas Anak dibandingkan Kabupaten/Kota lain yang jumlah wajib KIA yang lebih banyak. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan program Kartu Identitas Anak di Kab. Kepulauan Selayar belum optimal, dan untuk mengetahui upaya mengatasi faktor penghambat tersebut. Metode: metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil/temuan: hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam pelaksanaan program KIA baik dari faktor eksternal dan faktor internal. Kesimpulan: faktor yang menghambat program KIA yaitu dari faktor ekonomi, faktor sosial, Sumber Daya Manusia, dan budaya organisasi. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan sosialisasi, layanan jemput bola, pemberian sanksi bagi pegawai yang tidak disiplin. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026