Detail Katalog
ID: 30339Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
RTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN LORONG WISATA DI KECAMATAN UJUNG PANDANG KOTA MAKASSAR : - / Annisa Githa Fakhirah
Edisi: -
Pengarang:
Annisa Githa Fakhirah ; Murtir Jeddawi
Annisa Githa Fakhirah ; Murtir Jeddawi
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
pariwisata kepariwisataan
Deskripsi Fisik:
13 hlm : - ; - -
13 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
910.598 477 1 ANN r
910.598 477 1 ANN r
Control Number:
INLIS000000001193567
INLIS000000001193567
BIB ID:
0010-0226000651
0010-0226000651
Catatan
Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas mengenai Partisispasi
Masyarakat Terhadap Pembangunan dan Pengembangan Lorong Wisata di Kecamatan Ujung
Pandang Kota Makassar dimana daerah tersebut memiliki potensi sumber daya alam dan sumber
daya manusia yang masih dapat dikembangkan lebih lanjut agar memperkuat ekonomi masyarakat
setempat dengan membantu UMKM di lorong wisata dan tentunya diperlukan partisipasi masyarakat
dalam pengembangannya.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis mengenai
partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan Pengembangan lorong wisata di Kecamatan Ujung
Pandang Kota Makassar dan untuk mendeskripsikan mengenai upaya yang dilakukan pemerintah
untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan lorong wisata
di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneltian
ini dianalisis menggunakan Teori Tingkat Partisipasi dari Cohen, J, and Uphoff (1979) yaitu
Partisipasi dalam perencanaan, Partisipasi dalam pelaksanaan, Partisispasi dalam evaluasi dan
Partisipasi dalam pemanfaaatan hasil. Hasil/Temuan: Masyarakat sudah ikut berpartisipasi dalam
pengembangan lorong wisata baik dalam tahap perencanaan, pengelolaan evaluasi maupun
pemanfaatan hasil dapat dilihat dari kehadiran dan keaktifan mereka dalam kegiatan sosialisasi dan
musyawarah serta memberikan kritik dan saran atau masukan untuk kemajuan lorong wisata,
keikutsertaan dalam mempromosikan obyek wisata. Manfaat partisipasi masyarakat yang dirasakan
dari segi penghasilan menjadi meningkat bukan itu saja tetapi lorong wisata menjadi lebih terawat.
Dalam berpatisipasi masyarakat terdapat juga faktor pendukung yaitu adanya kerjasama dan
dukungan pemerintah serta adanya faktor penghambat yaitu keterbatasan dana seperti penyediaan
fasilitas sarana dan prasarana yang kurang memadai. Selain itu rendahnya keterampilan masyarakat
setempat membuat masih banyak dari mereka yang belum bisa memperbaiki perekonomian mereka.
Kesimpulan: Dengan masih adanya penghambat dalam partisispasi masyarakat dalam
pembangunan dan pengelolaan lorong wisata di kecamatan ujung pondang kota makassar ini membuat pemerintah turun tangan untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan pembinaan
kepada masyarakat, dalam melakukan pembinaan Pemerintah Daerah, Tokoh Pemuda saling
berkordinasi dengan membentuk Setiap lorong wisata ditunjuk Dewan Lorong terdiri dari 3 unsur :
unsur senioritas (tokoh-tokoh masyarakat atau yang dituakan), unsur perwakilan gender (perempuan dan laki-laki), unsur kaum milenial (karena mayoritas penduduknya milenial). Selain itu juga di
harapkan bahwa pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan seperti bantuan dana dan
bantuan pengadaan alat atau fasilitas umum yang berhubungan dengan konsep pembangunan dan
pengembangan lorong wisata.
Masyarakat Terhadap Pembangunan dan Pengembangan Lorong Wisata di Kecamatan Ujung
Pandang Kota Makassar dimana daerah tersebut memiliki potensi sumber daya alam dan sumber
daya manusia yang masih dapat dikembangkan lebih lanjut agar memperkuat ekonomi masyarakat
setempat dengan membantu UMKM di lorong wisata dan tentunya diperlukan partisipasi masyarakat
dalam pengembangannya.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis mengenai
partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan Pengembangan lorong wisata di Kecamatan Ujung
Pandang Kota Makassar dan untuk mendeskripsikan mengenai upaya yang dilakukan pemerintah
untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan lorong wisata
di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneltian
ini dianalisis menggunakan Teori Tingkat Partisipasi dari Cohen, J, and Uphoff (1979) yaitu
Partisipasi dalam perencanaan, Partisipasi dalam pelaksanaan, Partisispasi dalam evaluasi dan
Partisipasi dalam pemanfaaatan hasil. Hasil/Temuan: Masyarakat sudah ikut berpartisipasi dalam
pengembangan lorong wisata baik dalam tahap perencanaan, pengelolaan evaluasi maupun
pemanfaatan hasil dapat dilihat dari kehadiran dan keaktifan mereka dalam kegiatan sosialisasi dan
musyawarah serta memberikan kritik dan saran atau masukan untuk kemajuan lorong wisata,
keikutsertaan dalam mempromosikan obyek wisata. Manfaat partisipasi masyarakat yang dirasakan
dari segi penghasilan menjadi meningkat bukan itu saja tetapi lorong wisata menjadi lebih terawat.
Dalam berpatisipasi masyarakat terdapat juga faktor pendukung yaitu adanya kerjasama dan
dukungan pemerintah serta adanya faktor penghambat yaitu keterbatasan dana seperti penyediaan
fasilitas sarana dan prasarana yang kurang memadai. Selain itu rendahnya keterampilan masyarakat
setempat membuat masih banyak dari mereka yang belum bisa memperbaiki perekonomian mereka.
Kesimpulan: Dengan masih adanya penghambat dalam partisispasi masyarakat dalam
pembangunan dan pengelolaan lorong wisata di kecamatan ujung pondang kota makassar ini membuat pemerintah turun tangan untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan pembinaan
kepada masyarakat, dalam melakukan pembinaan Pemerintah Daerah, Tokoh Pemuda saling
berkordinasi dengan membentuk Setiap lorong wisata ditunjuk Dewan Lorong terdiri dari 3 unsur :
unsur senioritas (tokoh-tokoh masyarakat atau yang dituakan), unsur perwakilan gender (perempuan dan laki-laki), unsur kaum milenial (karena mayoritas penduduknya milenial). Selain itu juga di
harapkan bahwa pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan seperti bantuan dana dan
bantuan pengadaan alat atau fasilitas umum yang berhubungan dengan konsep pembangunan dan
pengembangan lorong wisata.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04877/IPDN/2024 |
910.598 477 1 ANN r |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193567 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206105106 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000651 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a RTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN LORONG WISATA DI KECAMATAN UJUNG PANDANG KOTA MAKASSAR : $b - /$c Annisa Githa Fakhirah | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Annisa Githa Fakhirah | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17552 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Murtir Jeddawi | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 910.598 477 1 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 910.598 477 1 ANN r | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a pariwisata kepariwisataan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas mengenai Partisispasi Masyarakat Terhadap Pembangunan dan Pengembangan Lorong Wisata di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar dimana daerah tersebut memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang masih dapat dikembangkan lebih lanjut agar memperkuat ekonomi masyarakat setempat dengan membantu UMKM di lorong wisata dan tentunya diperlukan partisipasi masyarakat dalam pengembangannya.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis mengenai partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan Pengembangan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar dan untuk mendeskripsikan mengenai upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneltian ini dianalisis menggunakan Teori Tingkat Partisipasi dari Cohen, J, and Uphoff (1979) yaitu Partisipasi dalam perencanaan, Partisipasi dalam pelaksanaan, Partisispasi dalam evaluasi dan Partisipasi dalam pemanfaaatan hasil. Hasil/Temuan: Masyarakat sudah ikut berpartisipasi dalam pengembangan lorong wisata baik dalam tahap perencanaan, pengelolaan evaluasi maupun pemanfaatan hasil dapat dilihat dari kehadiran dan keaktifan mereka dalam kegiatan sosialisasi dan musyawarah serta memberikan kritik dan saran atau masukan untuk kemajuan lorong wisata, keikutsertaan dalam mempromosikan obyek wisata. Manfaat partisipasi masyarakat yang dirasakan dari segi penghasilan menjadi meningkat bukan itu saja tetapi lorong wisata menjadi lebih terawat. Dalam berpatisipasi masyarakat terdapat juga faktor pendukung yaitu adanya kerjasama dan dukungan pemerintah serta adanya faktor penghambat yaitu keterbatasan dana seperti penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang kurang memadai. Selain itu rendahnya keterampilan masyarakat setempat membuat masih banyak dari mereka yang belum bisa memperbaiki perekonomian mereka. Kesimpulan: Dengan masih adanya penghambat dalam partisispasi masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan lorong wisata di kecamatan ujung pondang kota makassar ini membuat pemerintah turun tangan untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan pembinaan kepada masyarakat, dalam melakukan pembinaan Pemerintah Daerah, Tokoh Pemuda saling berkordinasi dengan membentuk Setiap lorong wisata ditunjuk Dewan Lorong terdiri dari 3 unsur : unsur senioritas (tokoh-tokoh masyarakat atau yang dituakan), unsur perwakilan gender (perempuan dan laki-laki), unsur kaum milenial (karena mayoritas penduduknya milenial). Selain itu juga di harapkan bahwa pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan seperti bantuan dana dan bantuan pengadaan alat atau fasilitas umum yang berhubungan dengan konsep pembangunan dan pengembangan lorong wisata. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026