Detail Katalog

ID: 30341
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS KESIAPAN E-GOVERNMENT DALAM MENDUKUNG SMART GOVERNANCE DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR / Muh. Hidayat Basri

Pengarang:
Muh. Hidayat Basri ; Agung Nurrahman
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Perencanaan Administrasi Negara
Deskripsi Fisik:
15 hlm
Nomor Panggil:
352.340 959 846 32 MUH a
Control Number:
INLIS000000001193569
BIB ID:
0010-0226000653
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini layak dan perlu dilakukan
karena pertama dari hasil kajian literatur belum terdapat penelitian yang secara
spesifik membahas lokus dan fokus ini. Kedua, terjadi penurunan indeks SPBE
yang cukup drastis di kabupaten Polewali Mandar pada tahun 2020-2021. Ketiga,
belum ada kebijakan Smart City di Polewali Mandar. Keempat, beberapa aplikasi
website pemerintah yang tidak bisa diakses. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk menganilisis dan mendeskripsikan terkait kesiapan e-government di
pemerintah kabupaten Polewali Mandar dan bagaimana penerapan Smart
Governance di kabupaten Polewali Mandar. Metode: Metode yang digunakan
ialah Quasi Qualitative. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik
wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dua teori
sebagai alat analisis yaitu, pertama, teori kesiapan e-government (Indrajit, 2005),
dan yang kedua, teori Smart Governance (Giffinger, 2007). Hasil/Temuan:
Pemerintah kabupaten Polewali Mandar dinilai siap untuk menerapakan dan
mengembangkan e-government sesuai dengan enam dimensi yang secara
keseluhan telah berjalan dengan baik meskipun pada infrastruktur telekomunikasi
masih belum maksimal. Adapun, Smart Governance di Polewali Mandar belum
sepenuhnya optimal, karena kurangnya partisipasi masyarakat, infrastruktur
command center dinas Kominfo-SP yang belum tersedia, dan kebijakan atau
masterplan Smart City sebagai fondasi dalam menciptakan Smart Governance
yang belum tersedia. Kesimpulan: Meskipun belum ada kebijakan atau
masterplan Smart City, namun pemerintah kabupaten Polewali Mandar telah
menunjukkan berbagai upaya dan terus berusaha dalam menciptakan Smart
Governance. Hal ini ditandai dengan adanya berbagai aplikasi atau layanan sistem
informasi pemerintahan atau e-government, layanan publik yang disediakan baik
secara langsung, jemput bola, maupun layanan online, melibatkan stakeholder lain
dalam setiap pengambilan keputusan untuk pembangunan Polewali Mandar, dan
mempunyai regulasi dalam mengembangankan e-government atau sistem
pemerintahan berbasis elektronik.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04879/IPDN/2024 352.340 959 846 32 MUH a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193569 1
005 _ _ 20260206105125 2
035 # # $a 0010-0226000653 3
245 1 # $a ANALISIS KESIAPAN E-GOVERNMENT DALAM MENDUKUNG SMART GOVERNANCE DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR /$c Muh. Hidayat Basri 4
100 _ # $a Muh. Hidayat Basri 5
300 # # $a 15 hlm 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18898 7
700 _ # $a Agung Nurrahman 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 352.340 959 846 32 10
084 # # $a 352.340 959 846 32 MUH a 11
650 # 4 $a Perencanaan Administrasi Negara 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini layak dan perlu dilakukan karena pertama dari hasil kajian literatur belum terdapat penelitian yang secara spesifik membahas lokus dan fokus ini. Kedua, terjadi penurunan indeks SPBE yang cukup drastis di kabupaten Polewali Mandar pada tahun 2020-2021. Ketiga, belum ada kebijakan Smart City di Polewali Mandar. Keempat, beberapa aplikasi website pemerintah yang tidak bisa diakses. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis dan mendeskripsikan terkait kesiapan e-government di pemerintah kabupaten Polewali Mandar dan bagaimana penerapan Smart Governance di kabupaten Polewali Mandar. Metode: Metode yang digunakan ialah Quasi Qualitative. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dua teori sebagai alat analisis yaitu, pertama, teori kesiapan e-government (Indrajit, 2005), dan yang kedua, teori Smart Governance (Giffinger, 2007). Hasil/Temuan: Pemerintah kabupaten Polewali Mandar dinilai siap untuk menerapakan dan mengembangkan e-government sesuai dengan enam dimensi yang secara keseluhan telah berjalan dengan baik meskipun pada infrastruktur telekomunikasi masih belum maksimal. Adapun, Smart Governance di Polewali Mandar belum sepenuhnya optimal, karena kurangnya partisipasi masyarakat, infrastruktur command center dinas Kominfo-SP yang belum tersedia, dan kebijakan atau masterplan Smart City sebagai fondasi dalam menciptakan Smart Governance yang belum tersedia. Kesimpulan: Meskipun belum ada kebijakan atau masterplan Smart City, namun pemerintah kabupaten Polewali Mandar telah menunjukkan berbagai upaya dan terus berusaha dalam menciptakan Smart Governance. Hal ini ditandai dengan adanya berbagai aplikasi atau layanan sistem informasi pemerintahan atau e-government, layanan publik yang disediakan baik secara langsung, jemput bola, maupun layanan online, melibatkan stakeholder lain dalam setiap pengambilan keputusan untuk pembangunan Polewali Mandar, dan mempunyai regulasi dalam mengembangankan e-government atau sistem pemerintahan berbasis elektronik. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name