Detail Katalog
ID: 30347Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT : - / Lale Azhelia Andini
Edisi: -
Pengarang:
Lale Azhelia Andini ; Kusworo
Lale Azhelia Andini ; Kusworo
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi
Deskripsi Fisik:
10 : - ; - -
10 : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
363.349 598 6 LAL k
363.349 598 6 LAL k
Control Number:
INLIS000000001193575
INLIS000000001193575
BIB ID:
0010-0226000659
0010-0226000659
Catatan
Pulau Lombok, sebagai letak pertemuan antara subduksi lempeng Australia di bagian
selatan dan patahan flores di bagian utara yang mengalami reaktivasi. Kejadian gempa 2018
mengakibatkan lumpuhnya kehidupan masyarakat Kota Mataram selama beberapa waktu akibat dari
ketidaktahuan masyarakat dalam kesiapsiagaan. Tujuan : Oleh karena itu penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kesiapsiagaan BPBD Kota Mataram dalam pelaksanaannya menghadapi bencana
gempa bumi. Metode : Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif
deskriptif dengan teknik triangulasi data. Penulis menggunakan teori kesiapsiagaan dari
BRIN/UNESCO (2006) dengan 5 parameter kesiapsiagaan yaitu pengetahuan dan sikap masyarakat,
kebijakan dan panduan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini dan mobilisasi sumber daya.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa BPBD melaksanakan penanggulangan bencana berdasar
pada rencana kontingensi. BPBD melakukan program yaitu sosialisasi gempa dan pemasangan rambu
bencana, terdapat sistem peringatan dini WRS dan TEWS, telah mengarsipkan dokumen penting
dengan aman. Tetapi terdapat hambatan yaitu kurangnya sumber daya manusia yang kompeten,
kurangnya anggaran bencana kesiapsiagaan dan kurangnya sarana prasarana penanggulangan bencana.
Kesimpulan : BPBD Kota Mataram belum optimal karena terdapat kekurangan dalam indikator
kesiapsiagaan sehingga penulis menyarankan perbaikan dari permasalahan yg ada dan peningkatan
kesiapsiagaan agar siap menghadapi bencana
selatan dan patahan flores di bagian utara yang mengalami reaktivasi. Kejadian gempa 2018
mengakibatkan lumpuhnya kehidupan masyarakat Kota Mataram selama beberapa waktu akibat dari
ketidaktahuan masyarakat dalam kesiapsiagaan. Tujuan : Oleh karena itu penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kesiapsiagaan BPBD Kota Mataram dalam pelaksanaannya menghadapi bencana
gempa bumi. Metode : Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif
deskriptif dengan teknik triangulasi data. Penulis menggunakan teori kesiapsiagaan dari
BRIN/UNESCO (2006) dengan 5 parameter kesiapsiagaan yaitu pengetahuan dan sikap masyarakat,
kebijakan dan panduan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini dan mobilisasi sumber daya.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa BPBD melaksanakan penanggulangan bencana berdasar
pada rencana kontingensi. BPBD melakukan program yaitu sosialisasi gempa dan pemasangan rambu
bencana, terdapat sistem peringatan dini WRS dan TEWS, telah mengarsipkan dokumen penting
dengan aman. Tetapi terdapat hambatan yaitu kurangnya sumber daya manusia yang kompeten,
kurangnya anggaran bencana kesiapsiagaan dan kurangnya sarana prasarana penanggulangan bencana.
Kesimpulan : BPBD Kota Mataram belum optimal karena terdapat kekurangan dalam indikator
kesiapsiagaan sehingga penulis menyarankan perbaikan dari permasalahan yg ada dan peningkatan
kesiapsiagaan agar siap menghadapi bencana
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04883/IPDN/2024 |
363.349 598 6 LAL k |
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193575 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206110018 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000659 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT : $b - /$c Lale Azhelia Andini | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Lale Azhelia Andini | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 10 : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18983 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Kusworo | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 363.349 598 6 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 363.349 598 6 LAL k | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Pulau Lombok, sebagai letak pertemuan antara subduksi lempeng Australia di bagian selatan dan patahan flores di bagian utara yang mengalami reaktivasi. Kejadian gempa 2018 mengakibatkan lumpuhnya kehidupan masyarakat Kota Mataram selama beberapa waktu akibat dari ketidaktahuan masyarakat dalam kesiapsiagaan. Tujuan : Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan BPBD Kota Mataram dalam pelaksanaannya menghadapi bencana gempa bumi. Metode : Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi data. Penulis menggunakan teori kesiapsiagaan dari BRIN/UNESCO (2006) dengan 5 parameter kesiapsiagaan yaitu pengetahuan dan sikap masyarakat, kebijakan dan panduan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini dan mobilisasi sumber daya. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa BPBD melaksanakan penanggulangan bencana berdasar pada rencana kontingensi. BPBD melakukan program yaitu sosialisasi gempa dan pemasangan rambu bencana, terdapat sistem peringatan dini WRS dan TEWS, telah mengarsipkan dokumen penting dengan aman. Tetapi terdapat hambatan yaitu kurangnya sumber daya manusia yang kompeten, kurangnya anggaran bencana kesiapsiagaan dan kurangnya sarana prasarana penanggulangan bencana. Kesimpulan : BPBD Kota Mataram belum optimal karena terdapat kekurangan dalam indikator kesiapsiagaan sehingga penulis menyarankan perbaikan dari permasalahan yg ada dan peningkatan kesiapsiagaan agar siap menghadapi bencana | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026