Detail Katalog
ID: 30363Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENGEMBANGAN PARIWISATA PULAU PENYENGAT GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT OLEH DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DI KOTA TANJUNGPINANG KEPULAUAN RIAU : - / Vera Christin Mangunsong
Edisi: -
Pengarang:
Vera Christin Mangunsong
Vera Christin Mangunsong
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
pariwisata kepariwisataan
Deskripsi Fisik:
12 hlm : Ilus ; - -
12 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
910.598 143 7 VER p
910.598 143 7 VER p
Control Number:
INLIS000000001193591
INLIS000000001193591
BIB ID:
0010-0226000675
0010-0226000675
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan Pulau Penyengat oleh
Dinas Kebudayaan dan Parisiwata Kota Tanjungpinang belum maksimal
dikarenakan infrastruktur fasilitas yang belum lengkap juga menjadi penyebab
belum berhasilnya pengembangan Pulau Penyengat sebagai obyek wisata unggulan
di Kota Tanjungpinang, seperti sangat minimnya fasilitas seperti Toilet dan yang
lainnya serta kuranganya kesadaran masyarakat terhadap objek wisata Pulau
Penyengat. Tujuan: Penelitian diadakan guna mengetahui dan menganalisis
Pengembangan Pariwisata Pulau Penyengat oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik Wawancara Semistruktur,
Observasi partisipatif & pendekatan teorisasi deduktif, dan dokumentasi untuk
memperoleh gambaran serta uraian proses fenomena sosial maupun interaksi yang
terbentuk dalam lingkup penelitian. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian diperoleh
bahwa Pulau Penyengat memiliki kondisi internal yang tinggi dalam
pengembangan pariwisata berbasis budaya, namun belum mencapai tujuan yang
optimal dan ada faktor yang menjadi penghambat dalam pengembangan pariwisata
ini serta Penelitian ini merumuskan beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh
Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam pengembangan destinasi wisata Pulau
Penyengat. Kesimpulan: Pengembangan Objek wisata Pulau Penyengat perlu
dukangan dan masih perlu perhatain oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota
Tanjungpinang serta masyarakat lokat di sekitaran objek wisata Pulau Penyengat.
Dinas Kebudayaan dan Parisiwata Kota Tanjungpinang belum maksimal
dikarenakan infrastruktur fasilitas yang belum lengkap juga menjadi penyebab
belum berhasilnya pengembangan Pulau Penyengat sebagai obyek wisata unggulan
di Kota Tanjungpinang, seperti sangat minimnya fasilitas seperti Toilet dan yang
lainnya serta kuranganya kesadaran masyarakat terhadap objek wisata Pulau
Penyengat. Tujuan: Penelitian diadakan guna mengetahui dan menganalisis
Pengembangan Pariwisata Pulau Penyengat oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik Wawancara Semistruktur,
Observasi partisipatif & pendekatan teorisasi deduktif, dan dokumentasi untuk
memperoleh gambaran serta uraian proses fenomena sosial maupun interaksi yang
terbentuk dalam lingkup penelitian. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian diperoleh
bahwa Pulau Penyengat memiliki kondisi internal yang tinggi dalam
pengembangan pariwisata berbasis budaya, namun belum mencapai tujuan yang
optimal dan ada faktor yang menjadi penghambat dalam pengembangan pariwisata
ini serta Penelitian ini merumuskan beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh
Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam pengembangan destinasi wisata Pulau
Penyengat. Kesimpulan: Pengembangan Objek wisata Pulau Penyengat perlu
dukangan dan masih perlu perhatain oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota
Tanjungpinang serta masyarakat lokat di sekitaran objek wisata Pulau Penyengat.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04894/IPDN/2024 |
910.598 143 7 VER p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 14 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193591 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206120208 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000675 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENGEMBANGAN PARIWISATA PULAU PENYENGAT GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT OLEH DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DI KOTA TANJUNGPINANG KEPULAUAN RIAU : $b - /$c Vera Christin Mangunsong | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Vera Christin Mangunsong | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 12 hlm : $b Ilus ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19409 | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 910.598 143 7 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 910.598 143 7 VER p | 11 |
| 020 | # |
# |
$a - | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a pariwisata kepariwisataan | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan Pulau Penyengat oleh Dinas Kebudayaan dan Parisiwata Kota Tanjungpinang belum maksimal dikarenakan infrastruktur fasilitas yang belum lengkap juga menjadi penyebab belum berhasilnya pengembangan Pulau Penyengat sebagai obyek wisata unggulan di Kota Tanjungpinang, seperti sangat minimnya fasilitas seperti Toilet dan yang lainnya serta kuranganya kesadaran masyarakat terhadap objek wisata Pulau Penyengat. Tujuan: Penelitian diadakan guna mengetahui dan menganalisis Pengembangan Pariwisata Pulau Penyengat oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik Wawancara Semistruktur, Observasi partisipatif & pendekatan teorisasi deduktif, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran serta uraian proses fenomena sosial maupun interaksi yang terbentuk dalam lingkup penelitian. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian diperoleh bahwa Pulau Penyengat memiliki kondisi internal yang tinggi dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya, namun belum mencapai tujuan yang optimal dan ada faktor yang menjadi penghambat dalam pengembangan pariwisata ini serta Penelitian ini merumuskan beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam pengembangan destinasi wisata Pulau Penyengat. Kesimpulan: Pengembangan Objek wisata Pulau Penyengat perlu dukangan dan masih perlu perhatain oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang serta masyarakat lokat di sekitaran objek wisata Pulau Penyengat. | 14 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026