Detail Katalog

ID: 30382
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN PENGRAJIN KAIN TENUN CORAK INSANG MELALUI EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG WISATA KHATULISTIWA KELURAHAN BATU LAYANG KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT : - / Fikri Adiwidya

Edisi: -

Pengarang:
Fikri Adiwidya ; Juliati Prihatini
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Pemberdayaan Masyarakat
Deskripsi Fisik:
13 hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
307.159 832 32 FIK p
Control Number:
INLIS000000001193610
BIB ID:
0010-0226000694
Catatan
Permasalahan (GAP): Kain Tenun Corak Insang merupakan salah satu kain
khas yang dimiliki oleh Kota Pontianak Dimana salah satunya terpusat di
Kampung Wisata Khatulistiwa. Kain tenun corak insang memiliki nilai budaya
yang tinggi yang harus terus dilestarikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan Pengrajin Kain Tenun Corak
Insang, faktor pendukung dan penghambat, upaya mengatasi faktor penghambat
melalui ekonomi kreatif di Kampung Wisata Khatulistiwa. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif
mengunakan teori pemberdayaan menurut Mardikanto. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemberdayaan yang dilakukan sudah ada tetapi belum optimal dilihat dari segi
bina manusia, bina usaha, bina lingkungan dan bina kelembagaan hanya saja
masih memiliki kekurangan pada proses pemberdayaan masyarakat tersebut.
Kesimpulan: Pemberdayaan pengrajin kain tenun corak insang di kampung
wisata Khatulistiwa harus memperhatikan segala dimensi yang ada sehingga
berjalan dengan optimal agar meningkatnya pendapatan pengrajin kain tenun
corak insang. Faktor pendukung yang ada turut mendorong keberhasilan
pemberdayaan masyarakat sedangkan faktor penghambat yang ada juga telah
dilakukan upaya-upaya penyelesaian untuk memaksimalkan proses
pemberdayaan pengrajin Kain Tenun Corak Insang.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04913/IPDN/2024 307.159 832 32 FIK p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193610 1
005 _ _ 20260206125541 2
035 # # $a 0010-0226000694 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN PENGRAJIN KAIN TENUN CORAK INSANG MELALUI EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG WISATA KHATULISTIWA KELURAHAN BATU LAYANG KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT : $b - /$c Fikri Adiwidya 4
100 _ # $a Fikri Adiwidya 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 13 hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19362 8
700 _ # $a Juliati Prihatini 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 307.159 832 32 11
084 # # $a 307.159 832 32 FIK p 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Pemberdayaan Masyarakat 14
520 # # $a Permasalahan (GAP): Kain Tenun Corak Insang merupakan salah satu kain khas yang dimiliki oleh Kota Pontianak Dimana salah satunya terpusat di Kampung Wisata Khatulistiwa. Kain tenun corak insang memiliki nilai budaya yang tinggi yang harus terus dilestarikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan Pengrajin Kain Tenun Corak Insang, faktor pendukung dan penghambat, upaya mengatasi faktor penghambat melalui ekonomi kreatif di Kampung Wisata Khatulistiwa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif mengunakan teori pemberdayaan menurut Mardikanto. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan sudah ada tetapi belum optimal dilihat dari segi bina manusia, bina usaha, bina lingkungan dan bina kelembagaan hanya saja masih memiliki kekurangan pada proses pemberdayaan masyarakat tersebut. Kesimpulan: Pemberdayaan pengrajin kain tenun corak insang di kampung wisata Khatulistiwa harus memperhatikan segala dimensi yang ada sehingga berjalan dengan optimal agar meningkatnya pendapatan pengrajin kain tenun corak insang. Faktor pendukung yang ada turut mendorong keberhasilan pemberdayaan masyarakat sedangkan faktor penghambat yang ada juga telah dilakukan upaya-upaya penyelesaian untuk memaksimalkan proses pemberdayaan pengrajin Kain Tenun Corak Insang. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 06 Feb 2026
Export