Detail Katalog
ID: 30395Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PROGRAM KOTA TANPA KUMUH DI KELURAHAN DALAM BUGIS KOTA PONTIANAK : - / Muhammad Zacky Rizkullah
Edisi: -
Pengarang:
Muhammad Zacky Rizkullah ; Hadi Prabowo
Muhammad Zacky Rizkullah ; Hadi Prabowo
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
permasalahan permukiman
Deskripsi Fisik:
10 hlm : - ; - -
10 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
363.559 832 32 MUH c
363.559 832 32 MUH c
Control Number:
INLIS000000001193623
INLIS000000001193623
BIB ID:
0010-0226000707
0010-0226000707
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan kawasan kumuh
di Kelurahan Dalam Bugis dan proses kolaborasi dalam penanganannya melalui program Kota
Tanpa Kumuh (KOTAKU).Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan
proses collaborative governance program KOTAKU dalam mengatasi kawasan kumuh di
Kelurahan Dalam Bugis Kota Pontianak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode
pendekatankualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
observasi, wawancara semi terstruktur (9 informan), dan dokumentasi. Hasil/Temuan:
Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah collaborative governance yang
dilakukan dalam program KOTAKU dari kelima dimensi menurut teori ansell dan gash (2008)
telah berjalan dengan baik kecuali pada dimensi pemahaman bersama. Dalam pelaksanaan
program KOTAKU ditemukan faktor penghambat yaitu target yang tidak sesuai dengan
tenggat waktu dan program yang tidak berkelanjutan. Kesimpulan: Proses collaborative
governance dalam program KOTAKU telah berjalan dengan baik dalam empat dimensi namun
tidak pada satu dimensi lainnya dan terdapat beberapa faktor penghambat berjalannya program.
di Kelurahan Dalam Bugis dan proses kolaborasi dalam penanganannya melalui program Kota
Tanpa Kumuh (KOTAKU).Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan
proses collaborative governance program KOTAKU dalam mengatasi kawasan kumuh di
Kelurahan Dalam Bugis Kota Pontianak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode
pendekatankualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
observasi, wawancara semi terstruktur (9 informan), dan dokumentasi. Hasil/Temuan:
Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah collaborative governance yang
dilakukan dalam program KOTAKU dari kelima dimensi menurut teori ansell dan gash (2008)
telah berjalan dengan baik kecuali pada dimensi pemahaman bersama. Dalam pelaksanaan
program KOTAKU ditemukan faktor penghambat yaitu target yang tidak sesuai dengan
tenggat waktu dan program yang tidak berkelanjutan. Kesimpulan: Proses collaborative
governance dalam program KOTAKU telah berjalan dengan baik dalam empat dimensi namun
tidak pada satu dimensi lainnya dan terdapat beberapa faktor penghambat berjalannya program.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04926/IPDN/2024 |
363.559 832 32 MUH c |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193623 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206012103 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000707 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PROGRAM KOTA TANPA KUMUH DI KELURAHAN DALAM BUGIS KOTA PONTIANAK : $b - /$c Muhammad Zacky Rizkullah | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Zacky Rizkullah | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 10 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17941 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Hadi Prabowo | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 363.559 832 32 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 363.559 832 32 MUH c | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a permasalahan permukiman | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan kawasan kumuh di Kelurahan Dalam Bugis dan proses kolaborasi dalam penanganannya melalui program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses collaborative governance program KOTAKU dalam mengatasi kawasan kumuh di Kelurahan Dalam Bugis Kota Pontianak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatankualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara semi terstruktur (9 informan), dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah collaborative governance yang dilakukan dalam program KOTAKU dari kelima dimensi menurut teori ansell dan gash (2008) telah berjalan dengan baik kecuali pada dimensi pemahaman bersama. Dalam pelaksanaan program KOTAKU ditemukan faktor penghambat yaitu target yang tidak sesuai dengan tenggat waktu dan program yang tidak berkelanjutan. Kesimpulan: Proses collaborative governance dalam program KOTAKU telah berjalan dengan baik dalam empat dimensi namun tidak pada satu dimensi lainnya dan terdapat beberapa faktor penghambat berjalannya program. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026