Detail Katalog
ID: 30397Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PEMBERDAYAAN ANAK BERBASIS PENDIDIKAN NONFORMAL MELALUI PROGRAM KOTA LAYAK ANAK (KLA) DI KOTA BIMA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT : - / Nurul Iqlima
Edisi: -
Pengarang:
Nurul Iqlima
Nurul Iqlima
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
permasalahan anak dan remaja
Deskripsi Fisik:
15 hlm : Ilus ; - -
15 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
362.759 865 32 NUR p
362.759 865 32 NUR p
Control Number:
INLIS000000001193625
INLIS000000001193625
BIB ID:
0010-0226000709
0010-0226000709
Catatan
Permasalahan (GAP): Program Kota Layak Anak (KLA) merupakan program yang
dikembangkan oleh pemerintah pusat dan dijalankan bersama dengan pemerintah
daerah dalam rangka menciptakan generasi yang berkualitas. Program Kota Layak
Anak bertujuan untuk memenuhi hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan
baik di lingkungannya serta mendapatkan pendidikan yang layak. Tingginya tingkat
putus sekolah di Kota Bima masih menjadi permasalahan yang harus di atasi
pemerintah. Tujuan: Oleh karena itu, pemerintah Kota Bima menerapkan Program
Kota Layak Anak (KLA) dalam menunjang pendidikan anak-anak yang telah putus
sekolah. Hal ini dilakukan dengan memberikan pendidikan nonformal melalui Sanggar
Kegiatan Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
pemberdayaan anak berbasis pendidikan nonformal melalui Kota Layak Anak (KLA)
di Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode: Peneliti menggunakan metode
penelitian kualitatif deskriptif sebagai acuan dalam menyusun penelitian ini. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data diawali dengan reduksi data, kemudian dilanjutkan dengan
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori
pemberdayaan dari Cook dan Macaulay dengan satu variabel yaitu pemberdayaan.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kota Layak Anak
memiliki dampak yang positif, terlihat dari sarana dan prasarana yang ramah bagi anak,
kemudian pembentukan Forum Anak, dan Sanggar Kegiatan Belajar sebagai fasilitator
pada pendidikan nonformal. Kesimpulan: Pada penerapan program masih terdapat
kendala seperti permasalahan psikologis anak serta tingkat keyakinan masyarakat yang
masih rendah.
dikembangkan oleh pemerintah pusat dan dijalankan bersama dengan pemerintah
daerah dalam rangka menciptakan generasi yang berkualitas. Program Kota Layak
Anak bertujuan untuk memenuhi hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan
baik di lingkungannya serta mendapatkan pendidikan yang layak. Tingginya tingkat
putus sekolah di Kota Bima masih menjadi permasalahan yang harus di atasi
pemerintah. Tujuan: Oleh karena itu, pemerintah Kota Bima menerapkan Program
Kota Layak Anak (KLA) dalam menunjang pendidikan anak-anak yang telah putus
sekolah. Hal ini dilakukan dengan memberikan pendidikan nonformal melalui Sanggar
Kegiatan Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
pemberdayaan anak berbasis pendidikan nonformal melalui Kota Layak Anak (KLA)
di Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode: Peneliti menggunakan metode
penelitian kualitatif deskriptif sebagai acuan dalam menyusun penelitian ini. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data diawali dengan reduksi data, kemudian dilanjutkan dengan
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori
pemberdayaan dari Cook dan Macaulay dengan satu variabel yaitu pemberdayaan.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kota Layak Anak
memiliki dampak yang positif, terlihat dari sarana dan prasarana yang ramah bagi anak,
kemudian pembentukan Forum Anak, dan Sanggar Kegiatan Belajar sebagai fasilitator
pada pendidikan nonformal. Kesimpulan: Pada penerapan program masih terdapat
kendala seperti permasalahan psikologis anak serta tingkat keyakinan masyarakat yang
masih rendah.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04928/IPDN/2024 |
362.759 865 32 NUR p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 14 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193625 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206012420 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000709 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PEMBERDAYAAN ANAK BERBASIS PENDIDIKAN NONFORMAL MELALUI PROGRAM KOTA LAYAK ANAK (KLA) DI KOTA BIMA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT : $b - /$c Nurul Iqlima | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nurul Iqlima | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 15 hlm : $b Ilus ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16724 | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 362.759 865 32 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 362.759 865 32 NUR p | 11 |
| 020 | # |
# |
$a - | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a permasalahan anak dan remaja | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan (GAP): Program Kota Layak Anak (KLA) merupakan program yang dikembangkan oleh pemerintah pusat dan dijalankan bersama dengan pemerintah daerah dalam rangka menciptakan generasi yang berkualitas. Program Kota Layak Anak bertujuan untuk memenuhi hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di lingkungannya serta mendapatkan pendidikan yang layak. Tingginya tingkat putus sekolah di Kota Bima masih menjadi permasalahan yang harus di atasi pemerintah. Tujuan: Oleh karena itu, pemerintah Kota Bima menerapkan Program Kota Layak Anak (KLA) dalam menunjang pendidikan anak-anak yang telah putus sekolah. Hal ini dilakukan dengan memberikan pendidikan nonformal melalui Sanggar Kegiatan Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemberdayaan anak berbasis pendidikan nonformal melalui Kota Layak Anak (KLA) di Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode: Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif sebagai acuan dalam menyusun penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data diawali dengan reduksi data, kemudian dilanjutkan dengan penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori pemberdayaan dari Cook dan Macaulay dengan satu variabel yaitu pemberdayaan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kota Layak Anak memiliki dampak yang positif, terlihat dari sarana dan prasarana yang ramah bagi anak, kemudian pembentukan Forum Anak, dan Sanggar Kegiatan Belajar sebagai fasilitator pada pendidikan nonformal. Kesimpulan: Pada penerapan program masih terdapat kendala seperti permasalahan psikologis anak serta tingkat keyakinan masyarakat yang masih rendah. | 14 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026