Detail Katalog
ID: 30399Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) PENGOLAHAN RUMPUT LAUT DI DESA MALLARI KECAMATAN AWANGPONE KABUPATEN BONE : - / Sri Rizky Aprilianti Pahrun
Edisi: -
Pengarang:
Sri Rizky Aprilianti Pahrun ; Murtir Jeddawi
Sri Rizky Aprilianti Pahrun ; Murtir Jeddawi
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Pemberdayaan Masyarakat
Deskripsi Fisik:
18 hlm : Ilus ; - -
18 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
307.159 847 62 SRI p
307.159 847 62 SRI p
Control Number:
INLIS000000001193627
INLIS000000001193627
BIB ID:
0010-0226000711
0010-0226000711
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini berjudul “PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) PENGOLAHAN RUMPUT
LAUT DI DESA MALLARI KECAMATAN AWANGPONE KABUPATEN BONE”.
Pelaksanaan penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya pelaksanaan pemberdayaan dengan
tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk dalam hal pemberdayaan
Kelompok Usaha Bersama Pengolahan Rumput Laut.Selanjutnya peneliti tertarik untuk
meneliti mengenai bagaimana pemberdayaan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Mallari
Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone kepada Kelompok Usaha Bersama Pengolahan
Rumput Laut. Tujuan : Penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan data dan kemudian
dianalisis untuk memperoleh hasil yang dapat memberikan gambaran tentang pemberdayaan
Kelompok Usaha Bersama Pengolahan Rumput Laut oleh Pemerintah Desa, serta menguraikan
faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat.Landasan teori yang peneliti gunakan dalam
penelitian ini adalah teori pemberdayaan masyarakat Mardikanto dan Soebito. Empat aspek
dalam teori ini meliputi bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, dan bina kelembagaan.
Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif
dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara
yaitu, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul dianalisis
mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Upaya
pemerintah dalam mengatasi salah satu hambatan pemberdayaan yang dialami oleh para pelaku
kelompok usaha bersama pengolahan rumput laut dalam hal ini, kurangnya pengetahuan akan
teknologi para pelaku kelompok usaha bersama pengolahan rumput laut adalah dengan
memberikan edukasi mengenai pemahaman terkait perkembangan teknologi. Pendidikan
teknologi sangat penting bagi para pelaku usaha pengolahan rumput laut karena teknologi telah
menjadi bagian integral dari bisnis modern. Dalam era digital, kehadiran teknologi
memungkinkan pelaku kelompok usaha bersama pengolahan rumput laut untuk
mengoptimalkan pengelolaan bisnis mereka, meningkatkan efisiensi dan efektivitas
operasional, dan mencapai lebih banyak pelanggan. Kesimpulan : Penelitian ini dilaksanakan
di Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone.Dari hasil penelitian ini, dapat
disimpulkan bahwa pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama Pengolahan Rumput Laut
melalui pembinaan langsung oleh Pemerintah Desa Mallari telah terlaksana. Namun, masih ada
faktor penghambat seperti kurangnya sarana prasarana dan kurang mahirnya dalam
menggunakan teknologi dalam pelaksanaan program tersebut. Oleh karena itu, peneliti
memberikan saran untuk terus memaksimalkan proses pemberdayaan masyarakat dengan
menyediakan sarana dan prasarana, serta untuk tetap terus konsisten dalam pelaksanaannya.
MASYARAKAT KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) PENGOLAHAN RUMPUT
LAUT DI DESA MALLARI KECAMATAN AWANGPONE KABUPATEN BONE”.
Pelaksanaan penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya pelaksanaan pemberdayaan dengan
tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk dalam hal pemberdayaan
Kelompok Usaha Bersama Pengolahan Rumput Laut.Selanjutnya peneliti tertarik untuk
meneliti mengenai bagaimana pemberdayaan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Mallari
Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone kepada Kelompok Usaha Bersama Pengolahan
Rumput Laut. Tujuan : Penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan data dan kemudian
dianalisis untuk memperoleh hasil yang dapat memberikan gambaran tentang pemberdayaan
Kelompok Usaha Bersama Pengolahan Rumput Laut oleh Pemerintah Desa, serta menguraikan
faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat.Landasan teori yang peneliti gunakan dalam
penelitian ini adalah teori pemberdayaan masyarakat Mardikanto dan Soebito. Empat aspek
dalam teori ini meliputi bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, dan bina kelembagaan.
Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif
dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara
yaitu, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul dianalisis
mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Upaya
pemerintah dalam mengatasi salah satu hambatan pemberdayaan yang dialami oleh para pelaku
kelompok usaha bersama pengolahan rumput laut dalam hal ini, kurangnya pengetahuan akan
teknologi para pelaku kelompok usaha bersama pengolahan rumput laut adalah dengan
memberikan edukasi mengenai pemahaman terkait perkembangan teknologi. Pendidikan
teknologi sangat penting bagi para pelaku usaha pengolahan rumput laut karena teknologi telah
menjadi bagian integral dari bisnis modern. Dalam era digital, kehadiran teknologi
memungkinkan pelaku kelompok usaha bersama pengolahan rumput laut untuk
mengoptimalkan pengelolaan bisnis mereka, meningkatkan efisiensi dan efektivitas
operasional, dan mencapai lebih banyak pelanggan. Kesimpulan : Penelitian ini dilaksanakan
di Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone.Dari hasil penelitian ini, dapat
disimpulkan bahwa pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama Pengolahan Rumput Laut
melalui pembinaan langsung oleh Pemerintah Desa Mallari telah terlaksana. Namun, masih ada
faktor penghambat seperti kurangnya sarana prasarana dan kurang mahirnya dalam
menggunakan teknologi dalam pelaksanaan program tersebut. Oleh karena itu, peneliti
memberikan saran untuk terus memaksimalkan proses pemberdayaan masyarakat dengan
menyediakan sarana dan prasarana, serta untuk tetap terus konsisten dalam pelaksanaannya.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04930/IPDN/2024 |
307.159 847 62 SRI p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193627 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206012822 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000711 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) PENGOLAHAN RUMPUT LAUT DI DESA MALLARI KECAMATAN AWANGPONE KABUPATEN BONE : $b - /$c Sri Rizky Aprilianti Pahrun | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Sri Rizky Aprilianti Pahrun | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 18 hlm : $b Ilus ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17682 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Murtir Jeddawi | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 307.159 847 62 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 307.159 847 62 SRI p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Pemberdayaan Masyarakat | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini berjudul “PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) PENGOLAHAN RUMPUT LAUT DI DESA MALLARI KECAMATAN AWANGPONE KABUPATEN BONE”. Pelaksanaan penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya pelaksanaan pemberdayaan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk dalam hal pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama Pengolahan Rumput Laut.Selanjutnya peneliti tertarik untuk meneliti mengenai bagaimana pemberdayaan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone kepada Kelompok Usaha Bersama Pengolahan Rumput Laut. Tujuan : Penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan data dan kemudian dianalisis untuk memperoleh hasil yang dapat memberikan gambaran tentang pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama Pengolahan Rumput Laut oleh Pemerintah Desa, serta menguraikan faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat.Landasan teori yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah teori pemberdayaan masyarakat Mardikanto dan Soebito. Empat aspek dalam teori ini meliputi bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, dan bina kelembagaan. Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul dianalisis mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Upaya pemerintah dalam mengatasi salah satu hambatan pemberdayaan yang dialami oleh para pelaku kelompok usaha bersama pengolahan rumput laut dalam hal ini, kurangnya pengetahuan akan teknologi para pelaku kelompok usaha bersama pengolahan rumput laut adalah dengan memberikan edukasi mengenai pemahaman terkait perkembangan teknologi. Pendidikan teknologi sangat penting bagi para pelaku usaha pengolahan rumput laut karena teknologi telah menjadi bagian integral dari bisnis modern. Dalam era digital, kehadiran teknologi memungkinkan pelaku kelompok usaha bersama pengolahan rumput laut untuk mengoptimalkan pengelolaan bisnis mereka, meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional, dan mencapai lebih banyak pelanggan. Kesimpulan : Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone.Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama Pengolahan Rumput Laut melalui pembinaan langsung oleh Pemerintah Desa Mallari telah terlaksana. Namun, masih ada faktor penghambat seperti kurangnya sarana prasarana dan kurang mahirnya dalam menggunakan teknologi dalam pelaksanaan program tersebut. Oleh karena itu, peneliti memberikan saran untuk terus memaksimalkan proses pemberdayaan masyarakat dengan menyediakan sarana dan prasarana, serta untuk tetap terus konsisten dalam pelaksanaannya. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026