Detail Katalog
ID: 30450Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KINERJA KELURAHAN DALAM MEMELIHARA KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM MELALUI PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE DI KELURAHAN SUNGAI BARU KECAMATAN BANJARMASIN TENGAH KOTA BANJARMASIN / Ahmad fahmy
Edisi: -
Pengarang:
Ahmad fahmy ; Rizari
Ahmad fahmy ; Rizari
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Keadilan Restoratif
Deskripsi Fisik:
11 hlm : - ; - -
11 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.285 983 611 AHM k
352.285 983 611 AHM k
Control Number:
INLIS000000001193678
INLIS000000001193678
BIB ID:
0010-0226000762
0010-0226000762
Catatan
Permasalahan/ Latar Belakang (GAP): Ketentraman dan ketertiban merupakan salah
satu yang menjadi kewenangan atribusi Lurah sebagai pemimpin yang melekat dan
terdekat kepada masyarakat. Banyak upaya pemerintah dalam mewujudkan Ketentraman
dan ketertiban umum salah satunya dengan mempedomani istilah Restorative Justice.
Contoh suksesnya program tersebut terdapat pada Kelurahan Sungai Baru Kecamatan
Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin yang mendapat penghargaan atas program
tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan kinerja
Kelurahan Sungai Baru dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum melalui
pendekatan Restorative Justice sehingga mampu menjadi salah satu Kelurahan yang
mendapat prestasi dalam program Restorative Justice. Metode: Metode Penelitian yang
digunakan adalah kualitatif deskriftif terhadap kinerja organisasi kelurahan menurut
Dwiyanto (2008). Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Hasil/ Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Kelurahan
Sungai Baru tersebut sudah optimal pada responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas.
Dalam dimensi produktivitas dan kualitas layanan belum optimal karena kinerja
kelurahan tersebut sangat dipengaruhi sarana dan prasarana yang belum sesuai serta
kemampuan pihak lain atau aparatur terkait Restorative Justice kurang kompeten.
Kesimpulan: Masih terdapat kekurangan di berbagai aspek yang dapat diupayakan
dengan meningkatkan sarana dan prasarana serta terus melakukan inovasi terkait
Restorative Justice baik untuk masyarakat dan pegawai lainnya serta alangkah baiknya
kegiatan dan gelar perkara lebih dipublikasikan.
satu yang menjadi kewenangan atribusi Lurah sebagai pemimpin yang melekat dan
terdekat kepada masyarakat. Banyak upaya pemerintah dalam mewujudkan Ketentraman
dan ketertiban umum salah satunya dengan mempedomani istilah Restorative Justice.
Contoh suksesnya program tersebut terdapat pada Kelurahan Sungai Baru Kecamatan
Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin yang mendapat penghargaan atas program
tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan kinerja
Kelurahan Sungai Baru dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum melalui
pendekatan Restorative Justice sehingga mampu menjadi salah satu Kelurahan yang
mendapat prestasi dalam program Restorative Justice. Metode: Metode Penelitian yang
digunakan adalah kualitatif deskriftif terhadap kinerja organisasi kelurahan menurut
Dwiyanto (2008). Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Hasil/ Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Kelurahan
Sungai Baru tersebut sudah optimal pada responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas.
Dalam dimensi produktivitas dan kualitas layanan belum optimal karena kinerja
kelurahan tersebut sangat dipengaruhi sarana dan prasarana yang belum sesuai serta
kemampuan pihak lain atau aparatur terkait Restorative Justice kurang kompeten.
Kesimpulan: Masih terdapat kekurangan di berbagai aspek yang dapat diupayakan
dengan meningkatkan sarana dan prasarana serta terus melakukan inovasi terkait
Restorative Justice baik untuk masyarakat dan pegawai lainnya serta alangkah baiknya
kegiatan dan gelar perkara lebih dipublikasikan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04955/IPDN/2024 |
352.285 983 611 AHM k |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193678 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260209090853 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000762 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KINERJA KELURAHAN DALAM MEMELIHARA KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM MELALUI PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE DI KELURAHAN SUNGAI BARU KECAMATAN BANJARMASIN TENGAH KOTA BANJARMASIN /$c Ahmad fahmy | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Ahmad fahmy | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19350 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Rizari | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.285 983 611 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.285 983 611 AHM k | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Keadilan Restoratif | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/ Latar Belakang (GAP): Ketentraman dan ketertiban merupakan salah satu yang menjadi kewenangan atribusi Lurah sebagai pemimpin yang melekat dan terdekat kepada masyarakat. Banyak upaya pemerintah dalam mewujudkan Ketentraman dan ketertiban umum salah satunya dengan mempedomani istilah Restorative Justice. Contoh suksesnya program tersebut terdapat pada Kelurahan Sungai Baru Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin yang mendapat penghargaan atas program tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan kinerja Kelurahan Sungai Baru dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum melalui pendekatan Restorative Justice sehingga mampu menjadi salah satu Kelurahan yang mendapat prestasi dalam program Restorative Justice. Metode: Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriftif terhadap kinerja organisasi kelurahan menurut Dwiyanto (2008). Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/ Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Kelurahan Sungai Baru tersebut sudah optimal pada responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Dalam dimensi produktivitas dan kualitas layanan belum optimal karena kinerja kelurahan tersebut sangat dipengaruhi sarana dan prasarana yang belum sesuai serta kemampuan pihak lain atau aparatur terkait Restorative Justice kurang kompeten. Kesimpulan: Masih terdapat kekurangan di berbagai aspek yang dapat diupayakan dengan meningkatkan sarana dan prasarana serta terus melakukan inovasi terkait Restorative Justice baik untuk masyarakat dan pegawai lainnya serta alangkah baiknya kegiatan dan gelar perkara lebih dipublikasikan. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 09 Feb 2026