Detail Katalog
ID: 30476Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM E-PROCUREMENT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT / Zebua, Jose Eldad Pratama
Edisi: -
Pengarang:
Zebua, Jose Eldad Pratama ; Suripto
Zebua, Jose Eldad Pratama ; Suripto
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Pengadaan Elektronik
Deskripsi Fisik:
15 hlm : Ilust ; - -
15 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.535 982 432 ZEB i
352.535 982 432 ZEB i
Control Number:
INLIS000000001193704
INLIS000000001193704
BIB ID:
0010-0226000788
0010-0226000788
Catatan
Pernyataan Masalah/Latar Belakang (GAP): Memiliki latar belakang permasalahan yaitu
pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki resiko yang cukup tinggi untuk terjadinya korupsi
dan ketidakvalidan administrasi. Tujuan: Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana pengaruh implementasi kebijakan sistem E-Procurement di lingkungan Pemerintah
Daerah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, serta untuk menganalisis upaya-upaya dalam
mengatasi hambatan yang terjadi. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian
kualitatif deskriptif dimana penelitian ini akan mendeskripsikan keadaan yang asli selama penelitian,
melalui cara pengumpulan data kemudian dideskripsikan dalam sebuah analisis dan pendekatan
deduktif untuk dapat menjawab rumusan masalah yang ada. Kemudian teknik pengambilan data pada
penelitian ini menggunakan teknik triangulasi yang terdiri dari observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Hasil: Penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengembangan pegawai di badan
kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia kota bandung sudah berjalan cukup baik
dalam dimensi pelatihan, namun dalam dimensi Pendidikan formal masih perlu ditingkatkan dalam
aspek pengetahuan . Kesimpulan: Temuan dalam penelitian ini yaitu implementasi kebijakan Eprocurement di Pemerintah daerah sudah berjalan cukup baik. Ada beberapa faktor menjadi penentu
berhasil atau tidaknya suatu proses ImpIementasi, yaitu kualitas kebijakan itu sendiri, kecukupan input
kebijakan, ketepatan instrumen yang dipakai untuk mencapai tujuan kebijakan, kapasitas
implementor, karakteristik dan dukungan kelompok sasaran, kondisi lingkungan geografi, sosial,
ekonomi, dan politik.
pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki resiko yang cukup tinggi untuk terjadinya korupsi
dan ketidakvalidan administrasi. Tujuan: Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana pengaruh implementasi kebijakan sistem E-Procurement di lingkungan Pemerintah
Daerah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, serta untuk menganalisis upaya-upaya dalam
mengatasi hambatan yang terjadi. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian
kualitatif deskriptif dimana penelitian ini akan mendeskripsikan keadaan yang asli selama penelitian,
melalui cara pengumpulan data kemudian dideskripsikan dalam sebuah analisis dan pendekatan
deduktif untuk dapat menjawab rumusan masalah yang ada. Kemudian teknik pengambilan data pada
penelitian ini menggunakan teknik triangulasi yang terdiri dari observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Hasil: Penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengembangan pegawai di badan
kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia kota bandung sudah berjalan cukup baik
dalam dimensi pelatihan, namun dalam dimensi Pendidikan formal masih perlu ditingkatkan dalam
aspek pengetahuan . Kesimpulan: Temuan dalam penelitian ini yaitu implementasi kebijakan Eprocurement di Pemerintah daerah sudah berjalan cukup baik. Ada beberapa faktor menjadi penentu
berhasil atau tidaknya suatu proses ImpIementasi, yaitu kualitas kebijakan itu sendiri, kecukupan input
kebijakan, ketepatan instrumen yang dipakai untuk mencapai tujuan kebijakan, kapasitas
implementor, karakteristik dan dukungan kelompok sasaran, kondisi lingkungan geografi, sosial,
ekonomi, dan politik.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04965/IPDN/2024 |
352.535 982 432 ZEB i |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193704 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260209094315 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000788 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM E-PROCUREMENT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /$c Zebua, Jose Eldad Pratama | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Zebua, Jose Eldad Pratama | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 15 hlm : $b Ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18354 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Suripto | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.535 982 432 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.535 982 432 ZEB i | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengadaan Elektronik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Pernyataan Masalah/Latar Belakang (GAP): Memiliki latar belakang permasalahan yaitu pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki resiko yang cukup tinggi untuk terjadinya korupsi dan ketidakvalidan administrasi. Tujuan: Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh implementasi kebijakan sistem E-Procurement di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, serta untuk menganalisis upaya-upaya dalam mengatasi hambatan yang terjadi. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana penelitian ini akan mendeskripsikan keadaan yang asli selama penelitian, melalui cara pengumpulan data kemudian dideskripsikan dalam sebuah analisis dan pendekatan deduktif untuk dapat menjawab rumusan masalah yang ada. Kemudian teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik triangulasi yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil: Penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengembangan pegawai di badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia kota bandung sudah berjalan cukup baik dalam dimensi pelatihan, namun dalam dimensi Pendidikan formal masih perlu ditingkatkan dalam aspek pengetahuan . Kesimpulan: Temuan dalam penelitian ini yaitu implementasi kebijakan Eprocurement di Pemerintah daerah sudah berjalan cukup baik. Ada beberapa faktor menjadi penentu berhasil atau tidaknya suatu proses ImpIementasi, yaitu kualitas kebijakan itu sendiri, kecukupan input kebijakan, ketepatan instrumen yang dipakai untuk mencapai tujuan kebijakan, kapasitas implementor, karakteristik dan dukungan kelompok sasaran, kondisi lingkungan geografi, sosial, ekonomi, dan politik. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 09 Feb 2026