Detail Katalog
ID: 30522Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN KOTA BARU KOTA JAMBI PROVINSI JAMBI / TRENADY SAZALI
Edisi: -
Pengarang:
TRENADY SAZALI
TRENADY SAZALI
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Pemerintahan
Deskripsi Fisik:
11 hlm : - ; - -
11 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.145 981 5 TRE i
352.145 981 5 TRE i
Control Number:
INLIS000000001193750
INLIS000000001193750
BIB ID:
0010-0226000834
0010-0226000834
Catatan
Rendahnya tingkat pemahaman
masyarakat tentang surat menyurat dan Kurangnya sarana dan pra sarana yang ada di kantor.
serta Kurangnya sosialisasi dari pihak Kecamatan Kota Baru terhadap masyarakat. Tujuan:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Penyelenggaraan
Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Di Kecamatan Kota Baru Kota Jambi Provinsi
Jambi Metode: Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif
melalui pendekatan deduktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara,
observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui reduksi data, penyajian
data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Penelitian menggunakan teori Teori Implementasi
Edward III dengan dimensi: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Birokrasi.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Kecamatan sebagai garda terdepan
dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tentunya harus memberikan pelayanan
sebaik mungkin. Menghadapi permasalahan yang ada terkait penyelenggaraan PATEN seperti
halnya keterlambatan waktu dalam proses pelayanan baik perizinan maupun non perizinan
yang melampaui waktu yang telah ditentukan, ketidakjelasan dalam pembiayaan yang harus
dikeluarkan serta prosedur dan persyaratan yang kurang jelas merupakan faktor utama
dibentuknya kebijakan mengenai PATEN. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun
2010 tentang penyelenggaraan pelayanan publik di Kecamatan mulai dari tahap permohonan
hingga terbitnya dokumen yang mencakup pelayanan dibidang perizinan dan non perizinan.
penulis menyarankan beberapa hal guna pemerintah Kecamatan Kota Baru Kota Jambi
mampu memberikan Pelayanan Administrasi Terpadu kecamatan yang lebih optimal lagi.
Kesimpulan: Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan di Kecamatan
Kota Baru Kota Jambi Provinsi Jambi di kantor camat Kota Baru belum dapat berjalan
dengan baik dan tepat sasaran karena masih adanya kendala atau hambatan yang dihadapi.
masyarakat tentang surat menyurat dan Kurangnya sarana dan pra sarana yang ada di kantor.
serta Kurangnya sosialisasi dari pihak Kecamatan Kota Baru terhadap masyarakat. Tujuan:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Penyelenggaraan
Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Di Kecamatan Kota Baru Kota Jambi Provinsi
Jambi Metode: Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif
melalui pendekatan deduktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara,
observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui reduksi data, penyajian
data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Penelitian menggunakan teori Teori Implementasi
Edward III dengan dimensi: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Birokrasi.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Kecamatan sebagai garda terdepan
dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tentunya harus memberikan pelayanan
sebaik mungkin. Menghadapi permasalahan yang ada terkait penyelenggaraan PATEN seperti
halnya keterlambatan waktu dalam proses pelayanan baik perizinan maupun non perizinan
yang melampaui waktu yang telah ditentukan, ketidakjelasan dalam pembiayaan yang harus
dikeluarkan serta prosedur dan persyaratan yang kurang jelas merupakan faktor utama
dibentuknya kebijakan mengenai PATEN. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun
2010 tentang penyelenggaraan pelayanan publik di Kecamatan mulai dari tahap permohonan
hingga terbitnya dokumen yang mencakup pelayanan dibidang perizinan dan non perizinan.
penulis menyarankan beberapa hal guna pemerintah Kecamatan Kota Baru Kota Jambi
mampu memberikan Pelayanan Administrasi Terpadu kecamatan yang lebih optimal lagi.
Kesimpulan: Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan di Kecamatan
Kota Baru Kota Jambi Provinsi Jambi di kantor camat Kota Baru belum dapat berjalan
dengan baik dan tepat sasaran karena masih adanya kendala atau hambatan yang dihadapi.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05929/IPDN/2023 |
352.145 981 5 TRE i |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 14 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193750 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260209013429 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000834 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN KOTA BARU KOTA JAMBI PROVINSI JAMBI /$c TRENADY SAZALI | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a TRENADY SAZALI | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15382 | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.145 981 5 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.145 981 5 TRE i | 11 |
| 020 | # |
# |
$a - | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Pemerintahan | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Rendahnya tingkat pemahaman masyarakat tentang surat menyurat dan Kurangnya sarana dan pra sarana yang ada di kantor. serta Kurangnya sosialisasi dari pihak Kecamatan Kota Baru terhadap masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Di Kecamatan Kota Baru Kota Jambi Provinsi Jambi Metode: Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif melalui pendekatan deduktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Penelitian menggunakan teori Teori Implementasi Edward III dengan dimensi: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Birokrasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Kecamatan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tentunya harus memberikan pelayanan sebaik mungkin. Menghadapi permasalahan yang ada terkait penyelenggaraan PATEN seperti halnya keterlambatan waktu dalam proses pelayanan baik perizinan maupun non perizinan yang melampaui waktu yang telah ditentukan, ketidakjelasan dalam pembiayaan yang harus dikeluarkan serta prosedur dan persyaratan yang kurang jelas merupakan faktor utama dibentuknya kebijakan mengenai PATEN. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan pelayanan publik di Kecamatan mulai dari tahap permohonan hingga terbitnya dokumen yang mencakup pelayanan dibidang perizinan dan non perizinan. penulis menyarankan beberapa hal guna pemerintah Kecamatan Kota Baru Kota Jambi mampu memberikan Pelayanan Administrasi Terpadu kecamatan yang lebih optimal lagi. Kesimpulan: Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan di Kecamatan Kota Baru Kota Jambi Provinsi Jambi di kantor camat Kota Baru belum dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran karena masih adanya kendala atau hambatan yang dihadapi. | 14 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 09 Feb 2026