Detail Katalog
ID: 30524Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI PENERTIBAN PASAR LAMBARO OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KABUPATEN ACEH BESAR PROVINSI ACEH / Fadhillah Muhammad Afif
Edisi: -
Pengarang:
Fadhillah Muhammad Afif ; Anselmus Tan
Fadhillah Muhammad Afif ; Anselmus Tan
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Kebijakan Publik
Deskripsi Fisik:
9 hlm : Ilust ; - -
9 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
320.659 811 11 FAD o
320.659 811 11 FAD o
Control Number:
INLIS000000001193752
INLIS000000001193752
BIB ID:
0010-0226000836
0010-0226000836
Catatan
Dalam UUD No 23 Tahun 2014 Pasal 148 ayat 1
bahwa untuk membantu kepala daerah dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan
ketentraman masyarakat dapat di bentuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Salah satu
wewenang Satpol PP adalah menertibkan pasar. Aceh Besar merupakan salah satu Kabupaten
di Provinsi aceh yang memiliki pasar yang luas, oleh karena itu satuan polisi pamong praja
sangat berperan dalam menertibkan dan menciptakan pasar yang kondusif.. Tujuan: Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi penertiban pasar lambaro, upaya dalam
penertiban pasar lambaro dan faktor yang dapat menghambat kegiatan optimalisasi
penertiban pasar lambaro oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Aceh Besar.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan
induktif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi
penertiban pasar lambaro oleh Satuan Polisi Pamong Praja sudah dilakukan sesuai dengan
prosedur dan Qanun yang ditetapkan, namun hasil belum sesuai dengan yang diharapkan. Hal
tersebut dikarenakan masih banyak para pedagang yang melakukan kesalahan yang sama
seakan tidak merasakan efek jera. Hal etrsebut juga dikarenakan kurangnya personil Satuan
Polisi Pamong Praja dalam setiap regu dan kurangnya juga sarana dan prasarana dalam
menunjang pekerjaan. Saran penelitian ini kepada Satuan Polisi pamong Praja agar
melakukan evaluasi kinerja sehingga kinerja Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Aceh
Besar dapat dimaksimalkan. Kesimpulan: Berdasarkan dari data hasil wawancara dana
analisis yang telah dilakukan terkait pengoptimalisasian penertiban pasar lambaro oleh Satpol
PP belum maksimal, hal tersebut dapat dilihat hingga saat ini masih banyak para pedagang
yang telah ditertibkan melakukan kesalahan yang sama bahkan tidak ada efek jera.
bahwa untuk membantu kepala daerah dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan
ketentraman masyarakat dapat di bentuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Salah satu
wewenang Satpol PP adalah menertibkan pasar. Aceh Besar merupakan salah satu Kabupaten
di Provinsi aceh yang memiliki pasar yang luas, oleh karena itu satuan polisi pamong praja
sangat berperan dalam menertibkan dan menciptakan pasar yang kondusif.. Tujuan: Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi penertiban pasar lambaro, upaya dalam
penertiban pasar lambaro dan faktor yang dapat menghambat kegiatan optimalisasi
penertiban pasar lambaro oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Aceh Besar.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan
induktif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi
penertiban pasar lambaro oleh Satuan Polisi Pamong Praja sudah dilakukan sesuai dengan
prosedur dan Qanun yang ditetapkan, namun hasil belum sesuai dengan yang diharapkan. Hal
tersebut dikarenakan masih banyak para pedagang yang melakukan kesalahan yang sama
seakan tidak merasakan efek jera. Hal etrsebut juga dikarenakan kurangnya personil Satuan
Polisi Pamong Praja dalam setiap regu dan kurangnya juga sarana dan prasarana dalam
menunjang pekerjaan. Saran penelitian ini kepada Satuan Polisi pamong Praja agar
melakukan evaluasi kinerja sehingga kinerja Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Aceh
Besar dapat dimaksimalkan. Kesimpulan: Berdasarkan dari data hasil wawancara dana
analisis yang telah dilakukan terkait pengoptimalisasian penertiban pasar lambaro oleh Satpol
PP belum maksimal, hal tersebut dapat dilihat hingga saat ini masih banyak para pedagang
yang telah ditertibkan melakukan kesalahan yang sama bahkan tidak ada efek jera.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05931/IPDN/2023 |
320.659 811 11 FAD o |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193752 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260209014813 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000836 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI PENERTIBAN PASAR LAMBARO OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KABUPATEN ACEH BESAR PROVINSI ACEH /$c Fadhillah Muhammad Afif | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Fadhillah Muhammad Afif | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 9 hlm : $b Ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15321 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Anselmus Tan | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 320.659 811 11 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 320.659 811 11 FAD o | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Kebijakan Publik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Dalam UUD No 23 Tahun 2014 Pasal 148 ayat 1 bahwa untuk membantu kepala daerah dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dapat di bentuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Salah satu wewenang Satpol PP adalah menertibkan pasar. Aceh Besar merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi aceh yang memiliki pasar yang luas, oleh karena itu satuan polisi pamong praja sangat berperan dalam menertibkan dan menciptakan pasar yang kondusif.. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi penertiban pasar lambaro, upaya dalam penertiban pasar lambaro dan faktor yang dapat menghambat kegiatan optimalisasi penertiban pasar lambaro oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Aceh Besar. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi penertiban pasar lambaro oleh Satuan Polisi Pamong Praja sudah dilakukan sesuai dengan prosedur dan Qanun yang ditetapkan, namun hasil belum sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut dikarenakan masih banyak para pedagang yang melakukan kesalahan yang sama seakan tidak merasakan efek jera. Hal etrsebut juga dikarenakan kurangnya personil Satuan Polisi Pamong Praja dalam setiap regu dan kurangnya juga sarana dan prasarana dalam menunjang pekerjaan. Saran penelitian ini kepada Satuan Polisi pamong Praja agar melakukan evaluasi kinerja sehingga kinerja Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Aceh Besar dapat dimaksimalkan. Kesimpulan: Berdasarkan dari data hasil wawancara dana analisis yang telah dilakukan terkait pengoptimalisasian penertiban pasar lambaro oleh Satpol PP belum maksimal, hal tersebut dapat dilihat hingga saat ini masih banyak para pedagang yang telah ditertibkan melakukan kesalahan yang sama bahkan tidak ada efek jera. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 09 Feb 2026