Detail Katalog
ID: 30559Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT PERDESAAN DI DESA JLUMBANG KECAMATAN KANDANGAN KABUPATEN KEDIRI / ALAN DWI HADI SAPUTRO
Edisi: -
Pengarang:
ALAN DWI HADI SAPUTRO ; Heru Sulistiyo
ALAN DWI HADI SAPUTRO ; Heru Sulistiyo
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Air Bersih
Deskripsi Fisik:
10 hlm : - ; - -
10 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
363.615 982 825 ALA p
363.615 982 825 ALA p
Control Number:
INLIS000000001193787
INLIS000000001193787
BIB ID:
0010-0226000871
0010-0226000871
Catatan
Sebagai pelayanan publik yang mendasar, pelayanan air
minum dan sanitasi sudah menjadi urusan wajib bagi Pemerintah Daerah. Dalam menyediakan
layanan air minum dan sanitasi yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk mendukung
kapasitas Pemerintah Daerah. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya Program PAMSIMAS di
beberapa desa di Kabupaten Kediri yang pasif atau mati dan Desa Jlumbang Kecamatan Kandangan
merupakan salah satu desa yang pasif dan memiliki permasalahan yang paling parah. Tujuan: Tujuan
penelitian yaitu mengetahui sejauh mana pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan
sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat perdesaan di desa Jlumbang kecamatan
Kandangan Kaupaten Kediri. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Penelitian ini berdasarkan pendapat Mardikanto (2019:113-117) yang memiliki
empat pokok upaya pemberdayaan masyarakat yaitu Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan
dan Bina Kelembagaan. Prosedur penginputan data menggunakan metode obsevasi, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan
masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat
perdesaan di Desa Jlumbang belum maksimal karena masih ditemukannya kendala dalam program
Pamsimas yaitu biaya operasioal yang mahal untuk desa dengan pengguna sedikit. Kesimpulan:
Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis
masyarakat perdesaan di Desa Jlumbang Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri dalam
pelaksanaanya secara umum sudah berjalan dengan baik; Bina Manusia Sudah sering mengadakan
BimTek untuk pengembangan kapasitas individu tidak hanya di Desa Jlumbang tapi seluruh desa yang
ada di Kabupaten Kediri, Bina Usaha dengan memasukkan KP SPAMS dalam unit Badan Usaha Milik
Desa mereka sehingga hasil dari program ini dapat menjadi Pendapatan Asli Desa bagi Desa
Jlumbang, Bina Kelembagaan yaitu aktifnya lembaga dan organisasi yang ada di Desa Jlumbang
untuk saling bahu membahu membantu kelancaran program Pamsimas, Bina Lingkungan dalam
bidang pelestarian lingkungan hijau masih perlu ditingkatkan kembali karena untuk lingkungan di
sekitar Desa Jlumbang tidak memiliki sumber mata air sehingga Desa Jlumbang belum bisa memiliki
aliran air bersih sendiri.
minum dan sanitasi sudah menjadi urusan wajib bagi Pemerintah Daerah. Dalam menyediakan
layanan air minum dan sanitasi yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk mendukung
kapasitas Pemerintah Daerah. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya Program PAMSIMAS di
beberapa desa di Kabupaten Kediri yang pasif atau mati dan Desa Jlumbang Kecamatan Kandangan
merupakan salah satu desa yang pasif dan memiliki permasalahan yang paling parah. Tujuan: Tujuan
penelitian yaitu mengetahui sejauh mana pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan
sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat perdesaan di desa Jlumbang kecamatan
Kandangan Kaupaten Kediri. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Penelitian ini berdasarkan pendapat Mardikanto (2019:113-117) yang memiliki
empat pokok upaya pemberdayaan masyarakat yaitu Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan
dan Bina Kelembagaan. Prosedur penginputan data menggunakan metode obsevasi, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan
masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat
perdesaan di Desa Jlumbang belum maksimal karena masih ditemukannya kendala dalam program
Pamsimas yaitu biaya operasioal yang mahal untuk desa dengan pengguna sedikit. Kesimpulan:
Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis
masyarakat perdesaan di Desa Jlumbang Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri dalam
pelaksanaanya secara umum sudah berjalan dengan baik; Bina Manusia Sudah sering mengadakan
BimTek untuk pengembangan kapasitas individu tidak hanya di Desa Jlumbang tapi seluruh desa yang
ada di Kabupaten Kediri, Bina Usaha dengan memasukkan KP SPAMS dalam unit Badan Usaha Milik
Desa mereka sehingga hasil dari program ini dapat menjadi Pendapatan Asli Desa bagi Desa
Jlumbang, Bina Kelembagaan yaitu aktifnya lembaga dan organisasi yang ada di Desa Jlumbang
untuk saling bahu membahu membantu kelancaran program Pamsimas, Bina Lingkungan dalam
bidang pelestarian lingkungan hijau masih perlu ditingkatkan kembali karena untuk lingkungan di
sekitar Desa Jlumbang tidak memiliki sumber mata air sehingga Desa Jlumbang belum bisa memiliki
aliran air bersih sendiri.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05948/IPDN/2023 |
363.615 982 825 ALA p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193787 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210083706 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000871 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT PERDESAAN DI DESA JLUMBANG KECAMATAN KANDANGAN KABUPATEN KEDIRI /$c ALAN DWI HADI SAPUTRO | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a ALAN DWI HADI SAPUTRO | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 10 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14960 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Heru Sulistiyo | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 363.615 982 825 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 363.615 982 825 ALA p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Air Bersih | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Sebagai pelayanan publik yang mendasar, pelayanan air minum dan sanitasi sudah menjadi urusan wajib bagi Pemerintah Daerah. Dalam menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk mendukung kapasitas Pemerintah Daerah. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya Program PAMSIMAS di beberapa desa di Kabupaten Kediri yang pasif atau mati dan Desa Jlumbang Kecamatan Kandangan merupakan salah satu desa yang pasif dan memiliki permasalahan yang paling parah. Tujuan: Tujuan penelitian yaitu mengetahui sejauh mana pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat perdesaan di desa Jlumbang kecamatan Kandangan Kaupaten Kediri. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berdasarkan pendapat Mardikanto (2019:113-117) yang memiliki empat pokok upaya pemberdayaan masyarakat yaitu Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina Kelembagaan. Prosedur penginputan data menggunakan metode obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat perdesaan di Desa Jlumbang belum maksimal karena masih ditemukannya kendala dalam program Pamsimas yaitu biaya operasioal yang mahal untuk desa dengan pengguna sedikit. Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat perdesaan di Desa Jlumbang Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri dalam pelaksanaanya secara umum sudah berjalan dengan baik; Bina Manusia Sudah sering mengadakan BimTek untuk pengembangan kapasitas individu tidak hanya di Desa Jlumbang tapi seluruh desa yang ada di Kabupaten Kediri, Bina Usaha dengan memasukkan KP SPAMS dalam unit Badan Usaha Milik Desa mereka sehingga hasil dari program ini dapat menjadi Pendapatan Asli Desa bagi Desa Jlumbang, Bina Kelembagaan yaitu aktifnya lembaga dan organisasi yang ada di Desa Jlumbang untuk saling bahu membahu membantu kelancaran program Pamsimas, Bina Lingkungan dalam bidang pelestarian lingkungan hijau masih perlu ditingkatkan kembali karena untuk lingkungan di sekitar Desa Jlumbang tidak memiliki sumber mata air sehingga Desa Jlumbang belum bisa memiliki aliran air bersih sendiri. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026