Detail Katalog
ID: 30560Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MANAJEMEN TANGGAP DARURAT DALAM KEBAKARAN PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA : - / Muhammad Nasrul
Edisi: -
Pengarang:
Muhammad Nasrul ; Kusworo
Muhammad Nasrul ; Kusworo
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Manajemen Tanggap Darurat Kebakaran
Deskripsi Fisik:
12 : Ilust. ; - -
12 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
363.375 983 9 MUH m
363.375 983 9 MUH m
Control Number:
INLIS000000001193788
INLIS000000001193788
BIB ID:
0010-0226000872
0010-0226000872
Catatan
Kota Tarakan merupakan satu-satunya kota yang
berada di Kalimantan Utara dan memiliki kepadatan penduduk yang tinggi sehingga muncul
2
pemukiman penduduk yang sebenarnya sudah tidak layak huni. Hal ini memicu timbulnya
bencana kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian harta dan korban jiwa. Untuk
menangani bencana kebakaran yang ada di Kota Tarakan dibentuklah Satuan Pemadam
Kebakaran dan Penyelamatan sebagai garda terdepan pencegahan dan penanggulangan
kebakaran serta yang memberikan pertolongan pertama dalam tanggap darurat bencana
kebakaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen tanggap
darurat dalam kebakaran pemukiman padat penduduk di Kota Tarakan serta untuk
mendeskripsikan faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor
penghambat dalam manajemen tanggap darurat kebakaran tersebut. Metode: Metode yang
digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data di
lapangan menggunakan teknik wawancara dan studi dokumen. Hasil: Hasil penelitian ini dapat
dilihat dari proses pengkajian terhadap lokasi,kerusakan, dan sumberdaya, penentuan status
keadaan darurat, dan proses penyelamatan dan evakuasi masyarakat berjalan cukup optimal
namun masi terdapat beberapa faktor penghambat pelaksanaan manajemen tanggap darurat ini
berasal dari faktor internal dan juga eksternal. Upaya yang dilakukan Satuan Pemadam
Kebakaran Dan Penyelamatan dalam menanggulangi kebakaran pemukiman padat penduduk
di Kota Tarakan yakni dengan meningkatkan kualitas mutu SDM melalui pelatihan berkala
kepada para personil pemadam kebakaran, melakukan pengadaan sarana dan prasarana
penunjang, serta meningkatkan koordinasi dengan pihak lain yang turut serta berkontribusi
dalam penanggulangan kebakaran di Kota Tarakan. Kesimpulan: Manajemen tanggap darurat
dalam kebakaran pemukiman padat penduduk yang dilakukan oleh Satuan Pemadam
Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan seperti yang dijelaskan dalam 3 dimensi masih
belum optimal dalam pelaksanaannya. Hal ini disebabkan oleh berbagai hambatan yang
dihadapi ketika tim Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan ketika
melakukan manajemen tanggap darurat diantaranya, minimnya sumber daya manusia yang
dimiliki oleh Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan juga fasilitas
sarana prasarana infrastruktur yang masih kurang memadai.
berada di Kalimantan Utara dan memiliki kepadatan penduduk yang tinggi sehingga muncul
2
pemukiman penduduk yang sebenarnya sudah tidak layak huni. Hal ini memicu timbulnya
bencana kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian harta dan korban jiwa. Untuk
menangani bencana kebakaran yang ada di Kota Tarakan dibentuklah Satuan Pemadam
Kebakaran dan Penyelamatan sebagai garda terdepan pencegahan dan penanggulangan
kebakaran serta yang memberikan pertolongan pertama dalam tanggap darurat bencana
kebakaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen tanggap
darurat dalam kebakaran pemukiman padat penduduk di Kota Tarakan serta untuk
mendeskripsikan faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor
penghambat dalam manajemen tanggap darurat kebakaran tersebut. Metode: Metode yang
digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data di
lapangan menggunakan teknik wawancara dan studi dokumen. Hasil: Hasil penelitian ini dapat
dilihat dari proses pengkajian terhadap lokasi,kerusakan, dan sumberdaya, penentuan status
keadaan darurat, dan proses penyelamatan dan evakuasi masyarakat berjalan cukup optimal
namun masi terdapat beberapa faktor penghambat pelaksanaan manajemen tanggap darurat ini
berasal dari faktor internal dan juga eksternal. Upaya yang dilakukan Satuan Pemadam
Kebakaran Dan Penyelamatan dalam menanggulangi kebakaran pemukiman padat penduduk
di Kota Tarakan yakni dengan meningkatkan kualitas mutu SDM melalui pelatihan berkala
kepada para personil pemadam kebakaran, melakukan pengadaan sarana dan prasarana
penunjang, serta meningkatkan koordinasi dengan pihak lain yang turut serta berkontribusi
dalam penanggulangan kebakaran di Kota Tarakan. Kesimpulan: Manajemen tanggap darurat
dalam kebakaran pemukiman padat penduduk yang dilakukan oleh Satuan Pemadam
Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan seperti yang dijelaskan dalam 3 dimensi masih
belum optimal dalam pelaksanaannya. Hal ini disebabkan oleh berbagai hambatan yang
dihadapi ketika tim Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan ketika
melakukan manajemen tanggap darurat diantaranya, minimnya sumber daya manusia yang
dimiliki oleh Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan juga fasilitas
sarana prasarana infrastruktur yang masih kurang memadai.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04982/IPDN/2024 |
363.375 983 9 MUH m |
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193788 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210083938 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000872 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MANAJEMEN TANGGAP DARURAT DALAM KEBAKARAN PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA : $b - /$c Muhammad Nasrul | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Nasrul | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 12 : $b Ilust. ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17999 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Kusworo | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 363.375 983 9 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 363.375 983 9 MUH m | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Manajemen Tanggap Darurat Kebakaran | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Kota Tarakan merupakan satu-satunya kota yang berada di Kalimantan Utara dan memiliki kepadatan penduduk yang tinggi sehingga muncul 2 pemukiman penduduk yang sebenarnya sudah tidak layak huni. Hal ini memicu timbulnya bencana kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian harta dan korban jiwa. Untuk menangani bencana kebakaran yang ada di Kota Tarakan dibentuklah Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sebagai garda terdepan pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta yang memberikan pertolongan pertama dalam tanggap darurat bencana kebakaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen tanggap darurat dalam kebakaran pemukiman padat penduduk di Kota Tarakan serta untuk mendeskripsikan faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor penghambat dalam manajemen tanggap darurat kebakaran tersebut. Metode: Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data di lapangan menggunakan teknik wawancara dan studi dokumen. Hasil: Hasil penelitian ini dapat dilihat dari proses pengkajian terhadap lokasi,kerusakan, dan sumberdaya, penentuan status keadaan darurat, dan proses penyelamatan dan evakuasi masyarakat berjalan cukup optimal namun masi terdapat beberapa faktor penghambat pelaksanaan manajemen tanggap darurat ini berasal dari faktor internal dan juga eksternal. Upaya yang dilakukan Satuan Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan dalam menanggulangi kebakaran pemukiman padat penduduk di Kota Tarakan yakni dengan meningkatkan kualitas mutu SDM melalui pelatihan berkala kepada para personil pemadam kebakaran, melakukan pengadaan sarana dan prasarana penunjang, serta meningkatkan koordinasi dengan pihak lain yang turut serta berkontribusi dalam penanggulangan kebakaran di Kota Tarakan. Kesimpulan: Manajemen tanggap darurat dalam kebakaran pemukiman padat penduduk yang dilakukan oleh Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan seperti yang dijelaskan dalam 3 dimensi masih belum optimal dalam pelaksanaannya. Hal ini disebabkan oleh berbagai hambatan yang dihadapi ketika tim Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan ketika melakukan manajemen tanggap darurat diantaranya, minimnya sumber daya manusia yang dimiliki oleh Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan juga fasilitas sarana prasarana infrastruktur yang masih kurang memadai. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026