Detail Katalog
ID: 30592Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENGARUSUTAMAAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN MAJALENGKA PROVINSI JAWA BARAT : - / Toni Saputra
Edisi: -
Pengarang:
Toni Saputra ; Muslim
Toni Saputra ; Muslim
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
bencana alam
Deskripsi Fisik:
8 : - ; - -
8 : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
363.345 982 4 TON p
363.345 982 4 TON p
Control Number:
INLIS000000001193820
INLIS000000001193820
BIB ID:
0010-0226000904
0010-0226000904
Catatan
Penelitian ini berfokus pada permasalahan
pembangunan di Kabupaten Majalengka yang kurang memperhatikan dan mempertimbangkan
pengurangan risiko bencana tanah longsor dalam setiap perencanaannya. Tujuan: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengarusutamaan pengurangan risiko
bencana tanah longsor di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis terhadap pengarusutamaan pengurangan
risiko bencana tanah longsor menurut Teori Sutiyo & Eva. Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara mendalam (6 informan), observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan:
Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu pengarusutamaan pengurangan
risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Majalengka kurang berjalan dengan baik dan
terdapat beberapa hambatan yaitu kurangnya anggaran, mindset masyarakat dan ego sektoral
antar instansi yang masih tinggi. Kesimpulan: Pengarusutamaan pengurangan risiko bencana
tanah longsor di Kabupaten Majalengka belum berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan ada
beberapa dimensi yang masih belum terpenuhi yaitu pembiayaan, integrasi serta political will.
Guna meningkatkan pengarusutamaan pengurangan risiko bencana tanah longsor di Kabupaten
Majalengka, disarankan untuk mengoptimalkan pemanfaatan anggaran tambahan, menginisiasi
forum atau pertemuan rutin antar instansi pemerintah, meningkatkan kampanye kesadaran
masyarakat tentang pentingnya pengurangan risiko bencana, meningkatkan advokasi kepada
pemerintah daerah dan lembaga terkait serta membangun kemitraan strategis dengan berbagai
pihak.
pembangunan di Kabupaten Majalengka yang kurang memperhatikan dan mempertimbangkan
pengurangan risiko bencana tanah longsor dalam setiap perencanaannya. Tujuan: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengarusutamaan pengurangan risiko
bencana tanah longsor di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis terhadap pengarusutamaan pengurangan
risiko bencana tanah longsor menurut Teori Sutiyo & Eva. Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara mendalam (6 informan), observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan:
Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu pengarusutamaan pengurangan
risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Majalengka kurang berjalan dengan baik dan
terdapat beberapa hambatan yaitu kurangnya anggaran, mindset masyarakat dan ego sektoral
antar instansi yang masih tinggi. Kesimpulan: Pengarusutamaan pengurangan risiko bencana
tanah longsor di Kabupaten Majalengka belum berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan ada
beberapa dimensi yang masih belum terpenuhi yaitu pembiayaan, integrasi serta political will.
Guna meningkatkan pengarusutamaan pengurangan risiko bencana tanah longsor di Kabupaten
Majalengka, disarankan untuk mengoptimalkan pemanfaatan anggaran tambahan, menginisiasi
forum atau pertemuan rutin antar instansi pemerintah, meningkatkan kampanye kesadaran
masyarakat tentang pentingnya pengurangan risiko bencana, meningkatkan advokasi kepada
pemerintah daerah dan lembaga terkait serta membangun kemitraan strategis dengan berbagai
pihak.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05002/IPDN/2024 |
363.345 982 4 TON p |
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193820 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210092417 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000904 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENGARUSUTAMAAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN MAJALENGKA PROVINSI JAWA BARAT : $b - /$c Toni Saputra | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Toni Saputra | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 8 : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17967 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Muslim | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 363.345 982 4 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 363.345 982 4 TON p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a bencana alam | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penelitian ini berfokus pada permasalahan pembangunan di Kabupaten Majalengka yang kurang memperhatikan dan mempertimbangkan pengurangan risiko bencana tanah longsor dalam setiap perencanaannya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengarusutamaan pengurangan risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis terhadap pengarusutamaan pengurangan risiko bencana tanah longsor menurut Teori Sutiyo & Eva. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (6 informan), observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu pengarusutamaan pengurangan risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Majalengka kurang berjalan dengan baik dan terdapat beberapa hambatan yaitu kurangnya anggaran, mindset masyarakat dan ego sektoral antar instansi yang masih tinggi. Kesimpulan: Pengarusutamaan pengurangan risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Majalengka belum berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan ada beberapa dimensi yang masih belum terpenuhi yaitu pembiayaan, integrasi serta political will. Guna meningkatkan pengarusutamaan pengurangan risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Majalengka, disarankan untuk mengoptimalkan pemanfaatan anggaran tambahan, menginisiasi forum atau pertemuan rutin antar instansi pemerintah, meningkatkan kampanye kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengurangan risiko bencana, meningkatkan advokasi kepada pemerintah daerah dan lembaga terkait serta membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026