Detail Katalog
ID: 30594Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PERAN RELAWAN DEMOKRASI DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PENYANDANG DISABILITAS PADA PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2019 DI KOTA PALEMBANG : - / Tri Agustina Wardani
Edisi: -
Pengarang:
Tri Agustina Wardani ; Ahmad Averus
Tri Agustina Wardani ; Ahmad Averus
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Partisipasi Politik
Deskripsi Fisik:
16 hlm : Ilus ; - -
16 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
323.042 598 161 62 TRI p
323.042 598 161 62 TRI p
Control Number:
INLIS000000001193822
INLIS000000001193822
BIB ID:
0010-0226000906
0010-0226000906
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi masyarakat pada pemilihan
umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di Kota Palembang meningkat
drastis dengan menggunakan strategi perekrutan Relawan Demokrasi, hal tersebut
berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan strategi pemilih pemula
cerdas dan rumah pintar pemilihan umum yang kurang menargetkan adanya
peningkatan pada partisipasi politik penyandang disabilitas, padahal hak-hak
penyandang disabilitas telah dijamin oleh peraturan perundang-undangan yang
berlaku. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Relawan
Demokrasi serta mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi upaya peningkatan
partisipasi politik penyandang disabilitas pada pemilihan umum Presiden dan Wakil
Presiden Tahun 2019 di Kota Palembang. Metode: Pendekatan penelitian yang
digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori Peran oleh
Biddle & Thomas (1966) serta teknik pengumpulan data melalui wawancara dan
dokumentasi. Hasil/Temuan: Peran Relawan Demokrasi sebagai fasilitator
pendidikan politik dan teknis penyelenggaraan pemilu bagi pemilih penyandang
disabilitas memiliki harapan umum, kelompok dan individualis berdasarkan kode
etik yang berlaku, dibuktikan melalui pelaksanaan agenda kegiatan serta sifat
kesukarelaan. Faktor yang mempengaruhi berupa faktor pendorong yaitu sarana
dan prasarana sosialisasi yang memadai, pendekatan yang efektif serta
produktivitas usia Anggota Relawan Demokrasi. Faktor penghambat meliputi
keterbatasan anggaran, durasi pelaksanaan tugas pokok, serta kemampuan
penyandang disabilitas dalam memahami materi sosialisasi. Kesimpulan: Relawan
Demokrasi sebagai fasilitator pendidikan politik telah baik dalam meningkatkan
partisipasi politik penyandang disabilitas di Kota Palembang pada pemilihan umum
Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, karena pelaksanaan perannya sesuai
dengan harapan dan kode etik, merealisasikan wujud perilaku serta berkontribusi
proaktif dengan tetap memperhatikan etika kepada para penyandang disabilitas. Untuk mengoptimalkan peran Relawan Demokrasi diharapkan terlibat pada
pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 mendatang serta mampu
mengatasi faktor penghambat dengan berkoordinasi kepada Organisasi Perangkat
Daerah terkait. Kemudian, diharapkan pula bagi KPU Kota Palembang memberikan
fasilitas sarana prasarana, anggaran serta durasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi
yang memadai kepada Relawan Demokrasi.
umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di Kota Palembang meningkat
drastis dengan menggunakan strategi perekrutan Relawan Demokrasi, hal tersebut
berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan strategi pemilih pemula
cerdas dan rumah pintar pemilihan umum yang kurang menargetkan adanya
peningkatan pada partisipasi politik penyandang disabilitas, padahal hak-hak
penyandang disabilitas telah dijamin oleh peraturan perundang-undangan yang
berlaku. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Relawan
Demokrasi serta mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi upaya peningkatan
partisipasi politik penyandang disabilitas pada pemilihan umum Presiden dan Wakil
Presiden Tahun 2019 di Kota Palembang. Metode: Pendekatan penelitian yang
digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori Peran oleh
Biddle & Thomas (1966) serta teknik pengumpulan data melalui wawancara dan
dokumentasi. Hasil/Temuan: Peran Relawan Demokrasi sebagai fasilitator
pendidikan politik dan teknis penyelenggaraan pemilu bagi pemilih penyandang
disabilitas memiliki harapan umum, kelompok dan individualis berdasarkan kode
etik yang berlaku, dibuktikan melalui pelaksanaan agenda kegiatan serta sifat
kesukarelaan. Faktor yang mempengaruhi berupa faktor pendorong yaitu sarana
dan prasarana sosialisasi yang memadai, pendekatan yang efektif serta
produktivitas usia Anggota Relawan Demokrasi. Faktor penghambat meliputi
keterbatasan anggaran, durasi pelaksanaan tugas pokok, serta kemampuan
penyandang disabilitas dalam memahami materi sosialisasi. Kesimpulan: Relawan
Demokrasi sebagai fasilitator pendidikan politik telah baik dalam meningkatkan
partisipasi politik penyandang disabilitas di Kota Palembang pada pemilihan umum
Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, karena pelaksanaan perannya sesuai
dengan harapan dan kode etik, merealisasikan wujud perilaku serta berkontribusi
proaktif dengan tetap memperhatikan etika kepada para penyandang disabilitas. Untuk mengoptimalkan peran Relawan Demokrasi diharapkan terlibat pada
pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 mendatang serta mampu
mengatasi faktor penghambat dengan berkoordinasi kepada Organisasi Perangkat
Daerah terkait. Kemudian, diharapkan pula bagi KPU Kota Palembang memberikan
fasilitas sarana prasarana, anggaran serta durasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi
yang memadai kepada Relawan Demokrasi.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05951/IPDN/2023 |
323.042 598 161 62 TRI p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193822 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210092710 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000906 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PERAN RELAWAN DEMOKRASI DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PENYANDANG DISABILITAS PADA PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2019 DI KOTA PALEMBANG : $b - /$c Tri Agustina Wardani | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Tri Agustina Wardani | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 16 hlm : $b Ilus ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15180 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Ahmad Averus | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 323.042 598 161 62 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 323.042 598 161 62 TRI p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Partisipasi Politik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi masyarakat pada pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di Kota Palembang meningkat drastis dengan menggunakan strategi perekrutan Relawan Demokrasi, hal tersebut berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan strategi pemilih pemula cerdas dan rumah pintar pemilihan umum yang kurang menargetkan adanya peningkatan pada partisipasi politik penyandang disabilitas, padahal hak-hak penyandang disabilitas telah dijamin oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Relawan Demokrasi serta mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi upaya peningkatan partisipasi politik penyandang disabilitas pada pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di Kota Palembang. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori Peran oleh Biddle & Thomas (1966) serta teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Peran Relawan Demokrasi sebagai fasilitator pendidikan politik dan teknis penyelenggaraan pemilu bagi pemilih penyandang disabilitas memiliki harapan umum, kelompok dan individualis berdasarkan kode etik yang berlaku, dibuktikan melalui pelaksanaan agenda kegiatan serta sifat kesukarelaan. Faktor yang mempengaruhi berupa faktor pendorong yaitu sarana dan prasarana sosialisasi yang memadai, pendekatan yang efektif serta produktivitas usia Anggota Relawan Demokrasi. Faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, durasi pelaksanaan tugas pokok, serta kemampuan penyandang disabilitas dalam memahami materi sosialisasi. Kesimpulan: Relawan Demokrasi sebagai fasilitator pendidikan politik telah baik dalam meningkatkan partisipasi politik penyandang disabilitas di Kota Palembang pada pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, karena pelaksanaan perannya sesuai dengan harapan dan kode etik, merealisasikan wujud perilaku serta berkontribusi proaktif dengan tetap memperhatikan etika kepada para penyandang disabilitas. Untuk mengoptimalkan peran Relawan Demokrasi diharapkan terlibat pada pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 mendatang serta mampu mengatasi faktor penghambat dengan berkoordinasi kepada Organisasi Perangkat Daerah terkait. Kemudian, diharapkan pula bagi KPU Kota Palembang memberikan fasilitas sarana prasarana, anggaran serta durasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang memadai kepada Relawan Demokrasi. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026