Detail Katalog

ID: 30603
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH : - / Miftah Rahmat Nur Sidik

Edisi: -

Pengarang:
Miftah Rahmat Nur Sidik ; -
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
banjir
Deskripsi Fisik:
10 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
363.349 259 826 MIF p
Control Number:
INLIS000000001193831
BIB ID:
0010-0226000915
Catatan
Kabupaten Purworejo memiliki indeks resiko
bencana dan jumlah kejadian banjir yang tinggi pada lima tahun terakhir. Badan
Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo menyikapi hal tersebut dengan
melakukan pemberdayaan masyarakat dalam menanggulangi bencana banjir. Upaya
pemberdayaan yang dilakukan Badan Penaggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo
belum menjangkau seluruh desa yang masuk ke daerah rawan banjir. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan
bencana banjir di Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah dan apa saja yang menjadi faktor
penghambatnya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan
perdekatan induktif untuk mengembangkan teori pemberdayaan masyarakat menurut
2
Mardikanto (2010:73) yang terdiri atas enam dimensi yaitu pemberdayaan sebagai proses
perubahan, pembelajaran, peningkatan kapasitas, perubahan sosial, pembangunan masyarakat
dan partisipasi masyarakat. Teknis pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan
dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Hasil/Temuan: keenam dimensi pemberdayaan masyarakat dalam
penanggulangan bencana banjir sebagai proses perubahan, pembelajaran, peningkatan
kapasitas, perubahan sosial, pembangunan masyarakat dan partisipasi masyarakat telah
terlaksana dengan sosialisasi, pelatihan dan simulasi tanggap darurat bencana, dan
pembentukan kelembagaan penanggulangan bencana namun masih terdapat beberapa
hambatan dalam efektivitas pemberdayaan, seperti kurangnya prioritas terhadap penanganan
banjir, keterbatasan anggaran, dan rendahnya kesadaran masyarakat akan bahaya banjir.
Kesimpulan: Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir
di Kabupaten Purworejo telah terlaksana namun masih mendapati hambatan yang
menyebabkan belum optima
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05008/IPDN/2024 363.349 259 826 MIF p Baca di tempat Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193831 1
005 _ _ 20260210093508 2
035 # # $a 0010-0226000915 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH : $b - /$c Miftah Rahmat Nur Sidik 4
100 _ # $a Miftah Rahmat Nur Sidik 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 10 : $b Ilust. ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17779 8
700 _ # $a - 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 363.349 259 826 11
084 # # $a 363.349 259 826 MIF p 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a banjir 14
520 # # $a Kabupaten Purworejo memiliki indeks resiko bencana dan jumlah kejadian banjir yang tinggi pada lima tahun terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo menyikapi hal tersebut dengan melakukan pemberdayaan masyarakat dalam menanggulangi bencana banjir. Upaya pemberdayaan yang dilakukan Badan Penaggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo belum menjangkau seluruh desa yang masuk ke daerah rawan banjir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah dan apa saja yang menjadi faktor penghambatnya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan perdekatan induktif untuk mengembangkan teori pemberdayaan masyarakat menurut 2 Mardikanto (2010:73) yang terdiri atas enam dimensi yaitu pemberdayaan sebagai proses perubahan, pembelajaran, peningkatan kapasitas, perubahan sosial, pembangunan masyarakat dan partisipasi masyarakat. Teknis pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: keenam dimensi pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir sebagai proses perubahan, pembelajaran, peningkatan kapasitas, perubahan sosial, pembangunan masyarakat dan partisipasi masyarakat telah terlaksana dengan sosialisasi, pelatihan dan simulasi tanggap darurat bencana, dan pembentukan kelembagaan penanggulangan bencana namun masih terdapat beberapa hambatan dalam efektivitas pemberdayaan, seperti kurangnya prioritas terhadap penanganan banjir, keterbatasan anggaran, dan rendahnya kesadaran masyarakat akan bahaya banjir. Kesimpulan: Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Purworejo telah terlaksana namun masih mendapati hambatan yang menyebabkan belum optima 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 10 Feb 2026
Export