Detail Katalog

ID: 30649
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU TANI DALAM MEMENUHI KETERJANGKAUAN PUPUK BERSUBSIDI DI KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA / Wira Abdillah Bintang

Pengarang:
Wira Abdillah Bintang ; Baharuddin Thahir
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Ekonomi Pertanian
Deskripsi Fisik:
15
Nomor Panggil:
338.109 598 128 1 WIR i
Control Number:
INLIS000000001193875
BIB ID:
0010-0226000959
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Program Kartu Tani adalah sebuah kebijakan
nasional di bidang pertanian yang digunakan untuk menebus pupuk bersubsidi.
Penebusan pupuk dilakukan menggunakan Kartu Tani yang terintegrasi dengan
perbankan sebagai media transaksi melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) di Kios
Pengecer. Terdapat beberapa masalah atas tidak terpenuhinya keterjangkauan pupuk
subsidi seperti keterbatasan anggaran subsidi pupuk, maladministrasi, ketidakpahaman
petani terkait peraturan, pembatasan jenis pupuk dan jenis komoditas, terdapat pupuk
ilegal, dan adanya ketidaksesuaian substansi peraturan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari implementasi, faktor pendukung dan
penghambat, serta upaya mengatasi hambatan dalam Program Kartu Tani dalam
memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan
pendekatan kualitatif sesuai dengan teori Van Meter dan Van Horn (1975).
Hasil/Temuan: Implementasi Program Kartu tani memiliki berbagai kendala diantaranya
ialah kurangnya tingkat pemahaman petani akan kebijakan, adanya ketidaksinkronan
peraturan, terdapat mesin EDC yang belum aktif serta sinyal yang belum memadai, masih
banyaknya kartu tani yang belum aktif, tidak adanya inject kuota dari pihak BNI dan tidak
adanya anggaran khusus dalam pelaksanaan Program Kartu Tani. Implementasi
kebijakan Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di
Kabupaten Dairi belum berhasil hingga mengalami pemberhentian. Kesimpulan:
Implementasi kebijakan Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk
bersubsidi di Kabupaten Dairi belum berhasil hingga mengalami pemberhentian,
penebusan pupuk subsidi kembali secara manual menggunakan KTP.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05029/IPDN/2024 338.109 598 128 1 WIR i Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193875 1
005 _ _ 20260210102844 2
035 # # $a 0010-0226000959 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU TANI DALAM MEMENUHI KETERJANGKAUAN PUPUK BERSUBSIDI DI KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Wira Abdillah Bintang 4
100 _ # $a Wira Abdillah Bintang 5
300 # # $a 15 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18025 7
700 _ # $a Baharuddin Thahir 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 338.109 598 128 1 10
084 # # $a 338.109 598 128 1 WIR i 11
650 # 4 $a Ekonomi Pertanian 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Program Kartu Tani adalah sebuah kebijakan nasional di bidang pertanian yang digunakan untuk menebus pupuk bersubsidi. Penebusan pupuk dilakukan menggunakan Kartu Tani yang terintegrasi dengan perbankan sebagai media transaksi melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) di Kios Pengecer. Terdapat beberapa masalah atas tidak terpenuhinya keterjangkauan pupuk subsidi seperti keterbatasan anggaran subsidi pupuk, maladministrasi, ketidakpahaman petani terkait peraturan, pembatasan jenis pupuk dan jenis komoditas, terdapat pupuk ilegal, dan adanya ketidaksesuaian substansi peraturan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya mengatasi hambatan dalam Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif sesuai dengan teori Van Meter dan Van Horn (1975). Hasil/Temuan: Implementasi Program Kartu tani memiliki berbagai kendala diantaranya ialah kurangnya tingkat pemahaman petani akan kebijakan, adanya ketidaksinkronan peraturan, terdapat mesin EDC yang belum aktif serta sinyal yang belum memadai, masih banyaknya kartu tani yang belum aktif, tidak adanya inject kuota dari pihak BNI dan tidak adanya anggaran khusus dalam pelaksanaan Program Kartu Tani. Implementasi kebijakan Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi belum berhasil hingga mengalami pemberhentian. Kesimpulan: Implementasi kebijakan Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi belum berhasil hingga mengalami pemberhentian, penebusan pupuk subsidi kembali secara manual menggunakan KTP. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name